SOLOBALAPAN.COM — Jagat hiburan tanah air kembali digegerkan oleh aksi saling sindir di media sosial yang melibatkan presenter Ruben Onsu.
Ayah kandung dari Thalia dan Thania sekaligus ayah angkat Betrand Peto tersebut secara terbuka melayangkan kalimat menohok yang diduga kuat dialamatkan kepada Giorgio Antonio, pria yang santer dikabarkan tengah menjalin kedekatan khusus dengan Sarwendah.
Prahara ini memuncak setelah sebuah rekaman visual komersial memperlihatkan sang pria menggunakan latar belakang kediaman yang selama ini dikenal sebagai milik keluarga Ruben-Sarwendah, namun dengan narasi klaim pribadi yang dinilai tidak pada tempatnya.
Baca Juga: Isu Pembatasan Pembelian Pertalite Rp50 Ribu Per Kendaraan Viral, Beneran atau Hoaks? Ini Faktanya
Kronologi Sindiran Menohok: "Ngopi di Rumah" yang Berujung Viral
Awal mula kegaduhan ini dipicu oleh sebuah unggahan promosi komersial di mana Giorgio Antonio bertindak sebagai model utama.
Publik mendapati adanya kejanggalan besar karena visual properti mewah yang digunakan dalam konten tersebut sangat identik dengan rumah hunian milik Sarwendah.
Dalam materi promosi tersebut, pria yang kerap diidentifikasi netizen sebagai seorang CEO itu membawakan naskah seolah-olah dirinya tengah berada di dalam istana pribadinya sendiri.
“Setelah seharian beraktivitas rasanya capek dan butuh refreshment banget. Mau ngopi di luar tapi jalanan macet. Malah bikin makin pusing.”
“Emang paling bener recharge di rumah aja sih,” ujar Giorgio Antonio dalam video.
Konten tersebut langsung memancing reaksi keras dari Ruben Onsu. Tanpa banyak kata, sahabat karib para artis ini mengunggah ulang klip video tersebut ke laman Instagram pribadinya dengan menyematkan keterangan singkat yang sangat sarkastis.
“Di rumah emang paling enak kita ngopi dulu yuk,” tulis Ruben Onsu di Instagram @ruben_onsu pada Minggu (14/6/2026).
Unggahan tersebut seketika menjadi bola salju liar di internet. Tokoh industri hiburan sekaligus mantan manajer Ruben, Nanda Persada, bahkan terlihat ikut meninggalkan jejak komentar di baris unggahan yang sama guna menguatkan sindiran tersebut.
“Memang paling enak ngopi di rumah,” kata Nanda Persada melalui akunnya @nandapersada.
Respons Publik dan Polemik Klaim Sepihak di Media Sosial
Melihat reaksi frontal dari Ruben Onsu, warganet langsung membanjiri kolom komentar dengan berbagai kritik tajam yang menyudutkan posisi Giorgio Antonio. Banyak dari mereka yang menilai tindakan pria tersebut tidak etis karena menumpang konten di properti orang lain tanpa menjaga privasi pemilik aslinya.
“Langsung dinotice sama pemilik rumahnya,” kata akun @nana***.
“Pede banget bilang ngopi di rumah aja deh,” kata akun @nana***.
“Sok gaya mau meeting, ngonten aja numpang kagak ijin yang punya rumah duh,” kata akun @jmonly***.
“Elo kan dapat duit dari iklan. Bayar sewa dong… itu kan rumah orang wkwkwk,” kata akun @dini***.
Di sisi lain, situasi ini terjadi di tengah upaya komunikasi yang sebenarnya sedang dirintis oleh Sarwendah.
Mantan personel Cherrybelle tersebut dikabarkan telah melayangkan undangan resmi kepada Ruben Onsu untuk duduk bersama demi menyelesaikan dinamika pasca-cerai secara kekeluargaan, sebuah iktikad yang juga disambut positif oleh sang presenter.
Penegasan Hukum: Fokus pada Perlindungan Psikologis Anak
Di balik riuhnya persoalan sindiran rumah, kubu Ruben Onsu melalui tim penasihat hukumnya memberikan klasifikasi mendasar.
Pihak Ruben menegaskan bahwa keberatan yang diajukan selama ini sama sekali tidak ada kaitannya dengan urusan asmara baru mantan istrinya, melainkan murni demi melindungi kondisi mental buah hatinya.
"Bukan karena Ruben cemburu, tetapi ini karena ada anak-anak dan anak-anak itu adalah anak-anak Ruben yang dilibatkan dalam suatu lingkungan, satu kegiatan, satu aktivitas yang menurut pemikiran Ruben sebagai seorang ayah," beber Minola Sebayang kepada awak media, Jumat (12/6).
Sebagai kepala keluarga, Ruben merasa memiliki kewajiban moral untuk membatasi keterlibatan anak-anaknya dari lingkaran aktivitas media sosial yang melibatkan orang asing di masa transisi keluarga ini.
Baca Juga: Peserta Membeludak, Ajang Piala Gubernur Jateng 2026 Sukses Digelar di GOR FKOR UNS Solo
"Jadi bukan kapasitas Ruben sebagai seorang mantan suami, atau kapasitas Ruben sebagai laki-laki dan wanita yang cemburu, tapi dalam kapasitas Ruben sebagai seorang ayah," ucap Minola.
"Dia melihat ini tidak baik bagi psikologis anaknya begitu lho. Ya, jadi tolong dipahami beda kapasitas ketika Ruben menyatakan keberatannya ya," lanjutnya.
Pihak kuasa hukum juga meminta kepada masyarakat umum maupun pihak-pihak terkait agar tidak menyalahartikan sikap tegas Ruben Onsu sebagai bentuk ketidakikhlasan menerima kenyataan hidup yang baru.
"Jangan dihubungkan dengan gagal move on, cemburu dan lain-lain sebagainya begitu. Kalau mau melakukan apa pun, kan ya Ruben tidak pernah melarang, yang penting jangan libatkan anak di dalamnya, kan begitu, kalau itu hal-hal yang tidak baik. Kalau positif sih silakan saja," tutup Minola Sebayang. (lz)
Editor : Laila Zakiya