SOLOBALAPAN.COM – Drummer Tyo Nugros dicekal di Bandara Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang, dan tak bisa berangkat bersama Dewa 19 ke Malaysia. Pihak Direktorat Jenderal Imigrasi mengungkap penyebab pencekalan tersebut.
Insiden penahanan dokumen perjalanan ini terjadi pada Jumat (5/6) lalu saat rombongan Dewa 19 tengah bersiap terbang menuju Kuala Lumpur.
Kejadian mendadak tersebut sempat membuat manajemen dan pentolan Dewa 19 kebingungan, hingga akhirnya sang anak bos, Al Ghazali, harus turun tangan mengambil alih posisi penting di belakang set drum.
Kronologi Pencekalan dan Penahanan Paspor Tyo Nugros
Direktur Jenderal Imigrasi Hendarsam Marantoko awalnya mengaku sempat ditanya oleh pentolan Dewa 19, Ahmad Dhani, dan Manajer Dewa 19, Dian Rahmaniar, terkait pencekalan Tyo di Bandara Soetta pada Jumat (5/6).
"Jadi saya mengecek, karena khawatir ada kesamaan nama, saya hubungi petugas Direktorat di Soekarno-Hatta, kemudian petugas Direktorat sudah mengonfirmasi dan mengecek bahwa memang benar," terang Hendarsam, Rabu (10/6/2026).
Mantan drummer Dewa 19, Tyo Nugros, tidak hanya dicegah bepergian ke luar negeri, tetapi paspornya juga kini berada dalam penguasaan pihak Imigrasi.
Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) Soekarno-Hatta menyatakan bahwa paspor Tyo diserahkan kepada Imigrasi setelah yang bersangkutan dicegah berangkat ke Malaysia pada 5 Juni 2026.
Saat pemeriksaan dokumen perjalanan dilakukan, kata Panca, nama Tyo Nugros terdeteksi dalam daftar cegah tangkal pada Sistem Informasi Manajemen Keimigrasian (SIMKIM).
"Ketika yang bersangkutan akan melintas tanggal 5 Juni lalu, nama dan data yang bersangkutan identik 100 persen dengan yang ada di daftar cegah-tangkal, atas permintaan KPKNL Jakarta I," jelasnya.
Alasan Imigrasi: Ada Urusan yang Belum Rampung dengan KPKNL
Terkait dengan alasan hukum di balik penahanan tersebut, pihak berwenang menjelaskan bahwa status cekal tersebut dikeluarkan atas permohonan dari instansi keuangan negara.
Menurut Hendarsam, Tyo Nugros dicekal atas permohonan dari Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL). Ia pun menyampaikan dugaan persoalan yang dialami oleh Tyo Nugros.
"Terkait apa permasalahannya, ditanyakan ke KPKNL. Tapi, sepengetahuan kami, yang bersangkutan ada kaitan dengan salah satu perusahaan yang menjadi debitur KPKNL. Jadi, kurang lebih seperti itu," katanya.
Pihak Humas Imigrasi Soekarno-Hatta, Panca, ikut mempertegas situasi finansial yang mengikat sang drummer.
"Ada kewajiban dari yang bersangkutan kepada negara dan belum diselesaikan," jelas Panca. Menurut dia, paspor Tyo Nugros baru akan dikembalikan setelah urusannya dengan KPKNL Jakarta I dinyatakan selesai.
"Akan dikembalikan setelah perkara dengan KPKNL Jakarta I rampung. SOP-nya demikian," ucap dia.
Di sisi lain, Tyo Nugros sendiri mengaku cukup syok karena tidak mengetahui detail perkara keuangan yang menyeret namanya ke daftar cekal keimigrasian tersebut.
Tyo menceritakan hal itu dalam pesan video yang diunggah saat Dewa 19 menggelar konser mereka di Stadium Unifi Arena, Bukit Jalil, Kuala Lumpur, Malaysia, Sabtu (6/6/2026).
Tyo mengaku tidak diizinkan melanjutkan perjalanan ke Malaysia. "Pada saat melalui proses Imigrasi saya tidak diperkenankan berangkat karena mendapat pencekalan dari Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Jakarta 1," kata Tyo, dikutip dari YouTube Ahmad Dhani.
Tyo tak tahu pasti alasan dirinya sampai dicekal untuk terbang ke luar negeri. "Atas permasalahan yang saya tidak saya ketahui sama sekali," ucap Tyo.
"Saya beserta keluarga masih berupaya mencari segala informasi yang terkait dengan permasalahan ini," lanjutnya.
Al Ghazali Jadi Penyelamat Dadakan di Konser Malaysia
Akibat insiden di Bandara Soetta tersebut, manajemen Dewa 19 harus memutar otak secepat mungkin agar konser di Negeri Jiran tetap berjalan lancar.
Beruntung, putra sulung Ahmad Dhani memiliki bakat mumpuni dalam menggebuk drum hingga akhirnya ia ditunjuk menggantikan posisi Tyo secara dadakan.
Al Ghazali menggantikan Tyo Nugros sebagai drummer di konser Dewa19 di Malaysia.
Melalui akun media sosialnya, kekasih Alyssia Daguise ini mengungkapkan kebahagiaan sekaligus rasa gugupnya saat harus mengiringi lagu-lagu hits band legendaris milik ayahnya tersebut.
"Sebuah kehormatan untuk menggantikan peran Om Tyo @realnugros karena beliau tidak bisa hadir di KL tadi malam. Izin aku gebuk2 drum nya ya Om hehe.. Bener2 dadakan dan untungnya H-2 sempet iseng ngejam bareng dewa waktu latihan alhamdulillah semua berjalan lancar. Buat kalian Baladewa Baladewi Malaysia. Antusias kalian luar biasa, awal sempet nervous tapi karena energy kalian semua jadi terasa nyaman! Thank you Malaysia!," tulis Al Ghazali dalam Instagram miliknya.
Aksi panggung penyelamat dari Al Ghazali tersebut rupanya langsung mendapatkan atensi positif dan apresiasi tinggi dari sang pemilik posisi asli di band. Aksinya itu mendapatkan komentar dari Tyo Nugros. "Thank you Al @alghazali7, Good Job," ungkap Tyo Nugros. (lz)