SOLOBALAPAN.COM – Hilangnya akun Instagram milik Ahmad Dhani mendadak menjadi sorotan publik.
Musisi yang juga anggota DPR RI itu mengaku heran dengan penangguhan tersebut, apalagi terjadi setelah unggahan yang disebutnya memiliki jangkauan besar dan sensitif.
Kondisi ini memunculkan spekulasi luas, termasuk dugaan adanya campur tangan pihak tertentu di balik hilangnya akun tersebut, terutama setelah Dhani sempat menyinggung mantan istrinya, Maia Estianty.
Konsultasi ke Bareskrim, Muncul Dugaan Keterlibatan Pihak Penting
Ahmad Dhani bahkan mendatangi Bareskrim Polri untuk mencari penjelasan terkait hilangnya akun Instagram pribadinya. Ia ingin mengetahui bagaimana mekanisme sebuah akun bisa dihapus atau ditangguhkan.
“Kami bertanya bagaimana proses Instagram bisa di-take down itu dari mana gitu,” ucap Dhani saat ditemui di Gedung Awaloeddin Djamin Bareskrim Polri, Senin.
Dari hasil konsultasi tersebut, muncul dugaan bahwa akun tersebut tidak sekadar hilang karena laporan massal biasa.
“Penting banget itu postingan saya yang sehari 20 juta view. Itu berbahaya banget untuk sebagian orang,” terangnya.
Meski demikian, Dhani memilih untuk tidak membawa persoalan ini ke ranah hukum.
“Enggak (melaporkan),” katanya kemudian.
Pernyataan Emosional Lewat Akun Dewa 19
Setelah akun pribadinya hilang, Ahmad Dhani menggunakan akun resmi band Dewa 19 untuk menyampaikan pesan kepada publik.
“IG (Instagram) saya bisa mati, tapi kebenaran tidak bisa dikubur,” tulis diduga Dhanni dalam unggahan foto tersebut.
Tak hanya itu, ia juga menyampaikan pesan emosional terkait putrinya.
“I am a man who will fight for your honour (aku seorang pria yang akan berjuang demi kehormatanmu) @shafeeamd_,” demikian bunyi narasi unggahannya.
Diduga Berkaitan dengan Konflik Lama
Hilangnya akun ini tak lepas dari konteks konflik lama antara Ahmad Dhani dan Maia Estianty yang kembali mencuat.
Dhani disebut sempat menyindir mantan istrinya terkait sejumlah isu, termasuk acara keluarga hingga tudingan lama.
Ia juga membantah berbagai tudingan yang pernah diarahkan kepadanya, bahkan mengungkit kembali isu-isu lama yang sempat menjadi perhatian publik.
Situasi ini memperkuat dugaan bahwa unggahan tersebut menjadi pemicu reaksi tertentu hingga berujung pada penonaktifan akun.
Tuduhan Lebih Serius: Ada Oknum dan Buzzer?
Dalam pernyataan terpisah, Ahmad Dhani bahkan melontarkan tuduhan lebih serius terkait hilangnya akun tersebut.
"Pengambilalihan atau pemutusan akses akun Instagram ADP merupakan bentuk penyalahgunaan kekuasaan yang diduga kuat dilakukan oleh oknum pimpinan media TV bekerjasama dengan kelompok buzzer bayaran," tulis Dhani.
Ia menilai tindakan tersebut sebagai upaya untuk membungkam narasi tertentu yang dianggap sensitif.
"Tindakan ini kami nilai sebagai upaya pengecut untuk menutupi kebenaran mengenai skandal perselingkuhan yang melibatkan ME (Maia Estianty)," tegasnya. (lz)
Editor : Laila Zakiya