Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo Sepak Bola

Rina Nose Ungkap Alasan Mantap Childfree, Sebut Sudah Diskusi Panjang dengan Suami dan Mertua

Didi Agung Eko Purnomo • Selasa, 28 April 2026 | 19:51 WIB
Rina Nose. (Instagram)
Rina Nose. (Instagram)

SOLOBALAPAN, NASIONAL — Pilihan hidup untuk tidak memiliki anak atau childfree kian menjadi perbincangan hangat di kalangan publik figur Indonesia.

Setelah Gita Savitri, kini artis dan komedian Rina Nose secara terbuka membagikan pemikiran mendalamnya terkait keputusan serupa yang ia jalani bersama sang suami, Josscy Vallazza Aartsen.

Menikah sejak tahun 2019, pasangan ini dikenal harmonis dan jauh dari isu miring.

Dalam pengakuannya baru-baru ini, Rina menegaskan bahwa keputusan childfree tersebut lahir dari proses pengenalan diri yang sangat matang dan diskusi panjang dengan keluarga besar.

Mengenali Kondisi Diri dan Kekhawatiran Genetik

Rina Nose (43) menjelaskan bahwa pemicu utama keputusannya adalah kesadaran penuh akan kondisi psikologis dan fisik dirinya sendiri.

Baca Juga: Rina Nose Bongkar Alasan di Balik Keputusannya Lakukan Operasi Hidung, Pilih Dokter Tompi Gegara 'Local Pride'

Ia merasa perlu jujur pada diri sendiri sebelum memikul tanggung jawab besar sebagai orang tua.

"Triggernya yaitu karena kesadaran itu. Udah mengenali kondisi diri sendiri. Akhirnya memutuskan kayaknya mendingan jangan deh," ujar Rina dalam kutipan YouTube @C8Podcast, Senin (27/4/2026).

Salah satu pertimbangan yang cukup personal bagi Rina adalah kekhawatiran mengenai faktor genetik

Ia mengaku khawatir jika sifat-sifat tertentu yang ia miliki dan dianggap kurang menyenangkan justru menurun serta memberikan beban bagi sang anak di masa depan.

Menghitung Risiko Masa Depan Sang Anak

Keputusan ini tidak diambil secara dangkal. Rina mengaku sudah membayangkan jauh ke depan, mulai dari saat anak berusia 5 hingga 10 tahun, hingga ketika anak tersebut tumbuh dewasa di era yang penuh tantangan.

"Aku juga takut misalnya ada genetik aku, sifat yang tidak menyenangkan nanti turun ke anak. Dia akan dewasa di tahun berapa dan kehidupannya akan seperti apa, aku udah mikirin ke situ," tuturnya.

Baginya, menghadirkan nyawa baru ke dunia memerlukan kesiapan mental untuk menghadapi segala kompleksitas kemauan dan pertanyaan sang anak nantinya.

Komunikasi dengan Suami dan Mertua

Menyadari bahwa pilihannya bisa memicu pro dan kontra di keluarga, Rina Nose mengutamakan komunikasi yang suportif dengan suaminya, Josscy.

Beruntung, sang suami memiliki pemahaman yang sejalan setelah melalui diskusi mendalam.

Tak berhenti di situ, Rina juga secara perlahan memberikan pengertian kepada pihak mertua yang sempat menanyakan kehadiran cucu.

"Aku harus jelasin ini supaya enggak ngerasa ada sesuatu pihak yang enggak enak. Gimana caranya aku ngomong pelan-pelan. Aku ngobrol sama suamiku dulu dan ternyata sama dia pun akhirnya paham," jelas wanita kelahiran Bandung ini.

Bagi Rina, childfree adalah bentuk kejujuran terhadap kapasitas diri demi menghindari potensi ketidakharmonisan atau kesalahan dalam pola asuh di masa depan.

Fokusnya saat ini adalah menjalani kehidupan rumah tangga yang bahagia dan bermakna bersama pasangan.

(did)

Editor : Didi Agung Eko Purnomo
#rina nose #childfree