Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo

Review Film Michael: Debut Memukau Jaafar Jackson dalam Biografi Termahal Sang Legenda Dunia

Didi Agung Eko Purnomo • Rabu, 22 April 2026 | 21:42 WIB
Berkumpulnya bintang film Michael (DOK. @michaelmovie
Berkumpulnya bintang film Michael (DOK. @michaelmovie

SOLOBALAPAN, INTERNASIONAL — Kerinduan para penggemar akan sosok Michael Jackson akhirnya terobati melalui layar lebar. Universal Pictures bersama Lionsgate Films resmi merilis film biografi bertajuk Michael pada Rabu (22/4/2026).

Film ini menjadi persembahan bagi sang "King of Pop" untuk mengenang karier fenomenalnya yang telah mendominasi industri musik sejak abad ke-20.

Film arahan sutradara Antoine Fuqua ini menghabiskan anggaran fantastis sebesar $155 juta.

Kehebohannya sudah terasa sejak peluncuran trailernya yang berhasil memecahkan rekor dengan ditonton lebih dari 116 juta kali hanya dalam waktu 24 jam pertama.

Jaafar Jackson: Keponakan yang Menjadi Sang Paman

Salah satu daya tarik utama film berdurasi 127 menit ini adalah keterlibatan Jaafar Jackson, keponakan kandung Michael Jackson, sebagai pemeran utama.

Baca Juga: Sinopsis Film The Devil Wears Prada 2 dan Alasan Absennya Tokoh Nate, Reuni Ikonik Setelah 20 Tahun!

Dalam debut aktingnya, Jaafar dinilai berhasil menangkap esensi, aura, dan teknik dansa moonwalk ikonik sang paman dengan sangat sempurna.

Totalitas Jaafar mendapatkan banjir pujian di media sosial. Akun Instagram @naiarasouzals menuliskan, "@jaafarjackson, kamu bersinar! Pamanmu pasti akan sangat bangga padamu!".

Kehadirannya didukung oleh deretan aktor ternama seperti Miles Teller, Colman Domingo, dan Nia Long yang semakin memperkuat alur cerita biopik ini.

Mengungkap Sisi Lain Sang Visioner

Penulis naskah John Logan membawa penonton melintasi waktu, mulai dari masa kecil Michael sebagai vokalis utama Jackson 5 pada tahun 1960-an hingga puncak kejayaannya sebagai artis solo.

Film ini tidak hanya menyoroti gemerlap panggung, tetapi juga ambisi kreatif dan pengejaran tanpa henti Michael untuk menjadi penyanyi terbesar di dunia.

Beberapa bagian cerita bahkan mengungkap sisi hidup Michael yang belum pernah diketahui publik atau mulai terlupakan oleh zaman.

Visual film ini pun digarap dengan sangat cantik oleh sinematografer Dion Beebe, menghasilkan kualitas gambar yang elegan dan layak untuk merepresentasikan seorang legenda besar.

Legenda yang Tetap Hidup

Meski Michael Jackson telah berpulang sejak tahun 2009, film ini membuktikan bahwa pengaruh budayanya tidak pernah pudar.

Antusiasme penonton di hari pertama penayangan menunjukkan bahwa musik dan karyanya, seperti album legendaris Thriller (1982), masih memiliki tempat spesial di hati lintas generasi.

"Even after MJ’s death, the legendary is still alive," tulis salah satu kreator digital di kolom komentar Instagram resmi film tersebut.

Melalui Michael, Universal Pictures tidak hanya menyajikan hiburan, tetapi juga sebuah penghormatan mendalam bagi seniman visioner yang telah mengubah wajah musik pop dunia selamanya.

(did)

Editor : Didi Agung Eko Purnomo
#Michael #film