SOLOBALAPAN.COM - Polemik pernikahan Teuku Rassya dan Cleantha Islan rupanya belum benar-benar selesai.
Setelah ramai dibahas karena kehadiran Tamara Bleszynski hanya sebagai tamu undangan di resepsi sang putra, kini muncul babak baru yang menyeret nama Nurah Pasya.
Ibu tiri Teuku Rassya itu mengungkapkan keinginannya untuk bertemu Tamara Bleszynski demi meluruskan situasi yang memanas di media sosial. Namun, permintaan tersebut disebut belum mendapat lampu hijau.
Melalui unggahan di media sosial, Nurah Pasya memperlihatkan percakapannya dengan Teuku Rassya. Dalam pesan itu, ia meminta waktu untuk sekadar menyapa Tamara secara langsung.
"Cuma ketemu nyapa sebentar saja. Kemarin juga baik-baik aja kan. Mamaoya enggak mungkin bikin Rassya dalam masalah," isi chat Nurah kepada Rassya.
Namun permintaan itu ditolak melalui jawaban Rassya yang menyampaikan kondisi belum kondusif.
Baca Juga: Terkendala Lahan, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Mandek—Perencanaan Dipertanyakan
"Baiknya, jangan ketemu dulu ya Maoya. Agak kurang stabil situasinya," balas Rassya menolak permintaan bertemu tersebut.
Penolakan itu membuat Nurah Pasya mempertanyakan sikap Tamara Bleszynski. Ia mengaku bingung karena selama ini hubungan mereka disebut baik-baik saja.
"Aku salah apa kak Tamara? Kok enggak mau ketemu aku? Selama ini kan kita selalu saling menyapa dan baik-baik saja kan?" curhatnya.
Nurah juga mengaku ingin bertemu agar bisa menjernihkan keadaan. Ia merasa keluarganya ikut menjadi sasaran cibiran warganet setelah isu pernikahan Teuku Rassya ramai dibicarakan.
"Aku begini, karena dia (Tamara Bleszynski) enggak mau bersihin apa yang sudah dia kotorin. Mana bisa aku diam saja! Berarti kan dia senang melihat aku dan anak-anak aku dibully."
Sebelumnya, Teuku Rassya juga sudah buka suara soal tudingan dirinya menelantarkan sang ibu di hari pernikahan. Ia mengaku terpaksa membuka ranah pribadi demi melindungi istri dan keluarga dari komentar negatif.
"Biar clear aja sebelum post foto nikahan. Walaupun sebenernya malu-maluin ngumbar chat personal antara ibu dan anak, tapi berhubung banyak dari kalian yang mempertanyakan, suudzon bahkan sampai menghina keluarga dan adik-adik saya," tulis Teuku Rassya dikutip dari Instagram pribadinya, Selasa (14/4/2026).
Rassya menegaskan bahwa Tamara tetap diprioritaskan dalam prosesi keluarga. Bahkan nama sang ibu disebut berada di urutan pertama untuk sungkeman saat akad.
"Mana mungkin terlintas buat ngundang ibu sendiri sebagai tamu? Jelas kok dari potongan rundownnya, dari semua orang tua saya nama siapa yang berada di urutan paling pertama untuk saya sungkem di saat prosesi adat pada akad," bebernya.
Ia juga mengungkap bahwa dirinya sudah berusaha membujuk Tamara agar hadir di kedua acara, namun situasi akhirnya berjalan berbeda dari rencana.
"Kalian bisa lihat juga siapa yang memohon-mohon kepada ibunya untuk datang ke kedua acara di saat ibunya tidak berkenan datang ke akad dan berencana hadir hanya mau sebagai tamu pada acara resepsi," sambungnya.
Menurut penjelasan Rassya, masalah bermula dari miskomunikasi soal kebaya yang akan dikenakan Tamara saat akad dan resepsi. Karena persoalan itu, Tamara memutuskan tidak hadir di akad nikah dan datang saat resepsi sebagai tamu. (lz)
Editor : Laila Zakiya