SOLOBALAPAN, BALI - Kabar mengejutkan datang dari dunia influencer kesehatan dan kebugaran, Yulia Baltschun.
Unggahan terbaru di akun Instagram pribadinya (@yuliabaltschun) pada Kamis (16/4/2026) mendadak viral lantaran berisi pengakuan jujur sang suami terkait kasus perselingkuhan.
Alih-alih ditutupi, pengakuan dosa tersebut justru diunggah ulang oleh Yulia agar publik mengetahui fakta yang terjadi dalam rumah tangga mereka.
Pengakuan Terbuka Scot Humphreys
Dalam unggahan tersebut, suami Yulia secara terbuka mengakui bahwa dirinya telah mengkhianati komitmen pernikahan mereka.
Ia mengaku tetap melanjutkan hubungan dengan wanita lain meskipun Yulia sudah memberikan kesempatan kedua sebelumnya.
"Aku perlu mengakui sesuatu. Aku selingkuh dari istriku @yulibaltschun. Saya tahu persis apa yang saya lakukan salah... Meskipun dia memberiku kesempatan kedua dan memintaku untuk berhenti, aku melanggar janji itu," tulisnya dalam pernyataan yang diunggah ulang Yulia.
Ia juga menambahkan bahwa tindakan tersebut merupakan "pengkhianatan total" dan mengakui bahwa istrinya sangat berhak untuk merasa sakit hati serta marah atas perilaku egoisnya tersebut.
Siapa Sosok Scot Humphreys?
Banyak netizen yang kemudian mencari tahu sosok pria yang telah lama mendampingi Yulia Baltschun ini. Berikut adalah profil singkatnya:
-
Nama: Scot Humphreys
-
Domisili: Bali (Menetap bersama Yulia dan anak-anak)
-
Pekerjaan: Diketahui menjabat sebagai Chief Executive Officer (CEO) dan ahli dalam bidang Business Development.
-
Status Pernikahan: Menikah dengan Yulia Baltschun dan selama ini dikenal sebagai pasangan yang kompak dalam konten-konten seputar gaya hidup sehat.
Dampak Pengakuan di Media Sosial
Langkah Yulia mengunggah pengakuan suaminya ini menuai beragam reaksi dari pengikutnya.
Banyak yang memberikan dukungan moral kepada Yulia, mengingat ia adalah sosok yang dikenal tangguh dan inspiratif dalam memberikan edukasi diet serta kesehatan.
Hingga saat ini, Yulia belum memberikan pernyataan tambahan terkait langkah hukum atau status pernikahan mereka ke depannya pasca-pengakuan tersebut.
Namun, keterbukaan ini menjadi peringatan keras bahwa pengkhianatan dalam rumah tangga memiliki konsekuensi sosial yang besar.
(did)
Editor : Didi Agung Eko Purnomo