SOLOBALAPAN.COM - Fenomena “Furab” mendadak jadi perbincangan panas di media sosial.
Julukan ini merujuk pada kedekatan Fujianti Utami Putri dan Reza Arap Oktovian yang ramai dijodoh-jodohkan oleh netizen.
Tak hanya viral, istilah ini bahkan sempat trending dan memicu beragam reaksi, termasuk dari ayah Fuji, Haji Faisal, yang mengaku merasa risih.
Lantas, bagaimana awal mula istilah “Furab” bisa muncul?
Berawal dari Live Streaming Marapthon
Perjodohan antara Fuji dan Reza Arap bermula saat keduanya tampil dalam acara live streaming Marapthon.
Dalam momen tersebut, Fuji hadir bersama Rachel Vennya dan Erika Carlina. Kehadiran mereka langsung menarik perhatian publik.
Sepanjang acara berlangsung, interaksi antara Fuji dan Arap justru menjadi sorotan utama.
Tingkah Arap yang terlihat canggung atau “salting” semakin memancing reaksi penonton.
Dari situlah, netizen mulai menjodoh-jodohkan keduanya hingga menciptakan istilah “Furab” atau “Furap”.
Baca Juga: Cuaca Mendung Berujung Petaka, Warga Wonogiri Meninggal Disambar Petir
Viral dan Jadi Trending Topic
Fenomena ini berkembang cepat di berbagai platform seperti X, TikTok, hingga Instagram.
Konten-konten bertema “Furab” bermunculan, mulai dari edit video hingga narasi romantisasi kedekatan keduanya.
Bahkan, istilah tersebut sempat menjadi trending topic dan digunakan luas oleh warganet sebagai simbol “dugaan pasangan” Fuji dan Arap.
Tak hanya netizen, teman-teman mereka juga ikut meramaikan suasana dengan candaan yang memperkuat narasi tersebut.
Reaksi Haji Faisal: Risih dan Tak Nyaman
Di tengah viralnya “Furab”, Haji Faisal akhirnya buka suara.
"Ah itu mah selalu begitu. Kalau anak saya sudah berkolaborasi dengan seseorang selalu dijodohin, ya enggak perlu ditanggapi," kata Haji Faisal.
Ia mengaku fenomena ini bukan hal baru, namun tetap membuatnya tidak nyaman.
"Saya sebagai orangtuanya kan enggak begitu suka, enggak begitu tertarik dengan itu, tapi selalu orang menjodoh-jodohkan, saya juga bingung. Padahal anak saya diundang, datang, sebagaimana orang diundang. Tapi ada juga orang yang selalu menjodohkan, enggak ngerti saya begitu" jelasnya.
Bahkan, ia mempertanyakan sampai kapan hal tersebut akan terus terjadi.
"Kalau begitu setiap acara anak saya dijodohkan, yah, sampai kapan selesainya?" kata Haji Faisal kemudian.
Tak hanya itu, ia juga menegaskan bahwa perjodohan semacam ini bisa berdampak negatif.
"Karena kalau terlalu dijodoh-jodohkan akhirnya kan risih juga, risih saya. Lagian pula anak saya enggak terlalu ngebet banget sih ya," akunya.
Tegaskan Hanya Sekadar Kolaborasi
Haji Faisal juga meluruskan bahwa hubungan Fuji dan Reza Arap hanyalah sebatas profesional.
"Hanya mereka itu kerja sama, kolaborasi, gitu aja. Mereka collab. Enggak ada pikiran saya ke hal-hal lain ya," jelas Haji Faisal.
Ia bahkan mengingatkan bahwa suasana akrab dalam pekerjaan adalah hal wajar.
"Kita kan harus, di dalam kolaborasi itu bagaimana suasana itu bisa mencair. Kita kerja ya kerja. Jadi jangan dalam bekerja itu dihubung-hubungkan mencari jodoh ya," tandasnya.
Fuji Dinilai Masih Terlalu Muda
Selain soal perjodohan, faktor usia Fuji juga menjadi pertimbangan besar bagi sang ayah.
"Lagian pula anak saya enggak terlalu ngebet banget sih ya, umur baru 23, masih muda banget lah menurut saya sih," ujar Haji Faisal.
Ia bahkan mengaku belum siap jika Fuji menikah dalam waktu dekat.
"Anak saya cuma satu, satu perempuan umurnya baru 23 tahun. Malah kalau dia sekarang (nikah) apa... mungkin saya sedih sekarang kali ya," sambungnya.
Baca Juga: Suzuki Burgman Siap Rilis Motor Baru Bulan Depan? Katanya Bakal Saingi Vario 125, Intip Bocorannya!
Reza Arap Ikut Bereaksi
Di sisi lain, Reza Arap juga sempat merespons fenomena ini.
Ia bahkan terlihat terkejut saat mengetahui bahwa Haji Faisal ikut menanggapi isu “Furab”.
"Om, ya Allah, gue minta tolong, ini bapaknya udah diwawancara, wah," balas Reza Arap.
Ia juga menegaskan belum pernah bertemu langsung dengan ayah Fuji.
"Kita belum pernah ketemu om," sambungnya.
Respons tersebut menunjukkan bahwa Arap pun tidak sepenuhnya nyaman dengan perjodohan yang berkembang liar di media sosial.
Hingga saat ini, hubungan Fuji dan Reza Arap tetap sebatas rekan kerja. Sementara “Furab” masih menjadi fenomena viral yang terus diperbincangkan, meski tidak semua pihak merasa nyaman dengan hal tersebut. (lz)
Editor : Laila Zakiya