SOLOBALAPAN.COM – Kepergian penyanyi berbakat Vidi Aldiano di usia yang masih sangat muda, 35 tahun, meninggalkan luka mendalam bagi dunia hiburan Tanah Air.
Kabar duka ini memicu gelombang kesedihan dari rekan-rekan sesama publik figur yang mengenal dekat sosok sang musisi.
Salah satu yang paling terpukul adalah mentalis dan pemandu podcast ternama, Deddy Corbuzier.
Melalui unggahan di media sosialnya, Deddy mengungkapkan rasa sedih yang luar biasa atas berpulangnya sahabat karibnya tersebut.
"Hatiku hancur, hancur sekali. Kau pergi terlalu cepat... Jiwa yang indah... Vidi Aldiano," tulis Deddy Corbuzier melalui akun Instagram pribadinya, Sabtu (7/3/2026).
Meninggal di Bulan Suci Ramadhan
Ucapan duka juga datang dari musisi senior Melly Goeslaw. Ia menyoroti momen kepergian Vidi yang bertepatan dengan bulan suci Ramadhan, yang diyakini sebagai waktu yang penuh berkah bagi umat Muslim.
"Innalillahi wainailaihi rojiun. Selamat jalan @vidialdiano, kembali ke pangkuan Allah SWT di bulan suci Ramadhan, sungguh diinginkan oleh semua hamba-Nya," ungkap Melly Goeslaw penuh haru.
Melly meyakini bahwa perjuangan Vidi melawan penyakitnya selama ini telah berakhir dengan indah di sisi Tuhan.
Ia pun memberikan penguatan bagi keluarga dan penggemar yang merasa kehilangan.
"Kamu terpilih oleh-Nya. Insya Allah surga tempatmu. Sudah nggak sakit lagi sekarang, meski kepergianmu membuat kami semua kehilangan," tambah pelantun lagu Gantung tersebut.
Warisan Karya yang Terus Dikenang
Di mata para sahabat, Vidi Aldiano bukan hanya musisi hebat, tetapi juga pribadi yang sangat dicintai oleh lingkungannya.
Melly Goeslaw pun mengajak seluruh netizen untuk mengirimkan doa terbaik bagi almarhum.
"Banyak yang sayang Vidi, namun Allah SWT lebih sayang dan tahu yang terbaik untukmu. Karya dan kecintaanmu pada musik akan tetap kami kenang. Mohon semua yang melihat postingan ini, mengirimkan Alfatihah untuk almarhum Vidi Aldiano," tutup Melly.
Vidi Aldiano sebelumnya dikenal gigih berjuang melawan kanker ginjal stadium 3 yang dideritanya sejak akhir 2019.
Kini, sang "Social Butterfly" telah beristirahat dengan tenang, meninggalkan jejak karya yang akan selalu abadi. (dam)
Editor : Damianus Bram