Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo

Roby Tremonti Sempat Pertanyakan Soal Surat Status Liber Sang Mantan, Aurelie Moeremans Blak-blakan Bongkar Buktinya

Laila Zakiya • Selasa, 20 Januari 2026 - 09:09 WIB

 

Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti.
Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti.

SOLOBALAPAN.COM - Konflik lama antara Roby Tremonti dan Aurelie Moeremans kembali mencuat ke ruang publik usai terbitnya buku memoar Broken Strings.

Polemik yang sempat meredup itu kini kembali menjadi sorotan, terutama terkait status pernikahan dan keabsahan surat gereja yang disebut-sebut menjadi kunci persoalan.

Roby Tremonti, yang lama tak terdengar kabarnya, akhirnya angkat bicara.

Ia menepis tudingan yang mengaitkan dirinya dengan sosok “Bobby” dalam buku Aurelie, sekaligus mempertanyakan proses pembatalan pernikahan yang disebut telah dilakukan secara gerejawi.

Roby Tremonti Pertanyakan Keabsahan Status Liber

Dalam keterangannya, Roby menegaskan bahwa dirinya tidak pernah dilibatkan dalam proses pembatalan pernikahan di gereja Katolik.

Ia mengaku heran karena tidak pernah menerima panggilan resmi ataupun pemberitahuan dari pihak gereja terkait penerbitan surat status liber yang diklaim Aurelie.

Keraguan itu muncul lantaran Roby pernah diminta menandatangani dokumen narasi pembatalan pernikahan, namun ia menolak karena isi dokumen dinilai tidak sesuai fakta.

“Ya di situ saya harus menulis bahwa saya KDRT. Kan nggak mungkin, saya nggak melakukan. Itu lho jawabannya,” kata Roby.

Meski demikian, Roby menegaskan tidak ingin memperpanjang konflik dan memilih bersikap netral terhadap kehidupan pribadi Aurelie ke depannya.

“Tetapi saya tidak peduli. Benar jawabannya, saya benar-benar tidak mau. Kalau menurut dia sudah dapat (surat), ya silakan. Bisa menikah ya silakan. Saya benar-benar tidak mau menyinggung pihak dia. Dia mau punya pasangan baru dan menikah dan syaratnya memenuhi, silakan,” ujarnya.

Aurelie Moeremans Blak-blakan Ungkap Peran Romo Driyanto

Di sisi lain, Aurelie Moeremans secara terbuka mengungkap upayanya menelusuri kebenaran status pernikahan yang selama ini menjadi beban hidupnya.

Melalui buku Broken Strings dan kanal YouTube pribadinya, Aurelie menyebut dirinya mengambil langkah langsung dengan mendatangi Katedral Bogor.

“Aku ke Katedral di Bogor, aku ketemu sama Romo Driyanto, beliau baik sekali, aku cerita semua dari A sampai Z tentang kasus aku yang dulu. Aku ngadu ke dia ada salah satu gereja di Cibinong yang ngeluarin surat nikah di gereja yang aku tahu itu palsu, aku tahu itu permainan pastor dan si orang itu,” papar Aurelie di akun YouTube-nya.

Pendampingan Romo Driyanto menjadi titik balik penting.

Bersama romo tersebut, Aurelie mendatangi langsung gereja di Cibinong yang namanya tercantum dalam dokumen pernikahan bermasalah.

Hasil klarifikasi itu berujung pada pengakuan dari pastor yang namanya tertera dalam surat nikah tersebut.

“Akhirnya kita samperin si pastor itu, kita samperin gereja itu ketemu sama pastor itu dan dia meminta maaf dan mengakui surat yang sempat ia keluarin itu enggak benar, enggak sah, akhirnya si Romonya minta maaf, dia enggak tahu kalau anak buahnya bisa melakukan seperti itu,” beber Aurelie.

Pengakuan Aurelie soal Pernikahan di Usia 18 Tahun

Aurelie juga kembali mengungkap kisah masa lalunya terkait pernikahan yang terjadi saat dirinya masih sangat muda.

Ia menyebut pernikahan itu dilakukan tanpa kehadiran orang tua dan di bawah tekanan psikologis.

"Aku menikah itu di gereja Cibinong, aku lupa namanya. Pokoknya di Cibinong gitu dan itu enggak sah sebenarnya karena dilakukan tanpa ada orang tua aku," kata Aurelie Moeremans dikutip dari channel Intens Investigasi, Minggu (16/1/2026).

Ia menggambarkan situasi pernikahan yang menurutnya tidak wajar, termasuk minimnya dukungan keluarga dan rasa tertekan akibat ancaman.

"Aku juga dipaksa kan, maksudnya enggak dipaksa banget tetapi kayak dikekang, diancam gitu kan dan itu bisa dibilang enggak sah. Apalagi yang hadir itu hanya keluarganya Roby doang gitu," ujarnya.

Pengakuan itu berlanjut dengan cerita ancaman berulang yang membuatnya kembali merasa tidak memiliki pilihan.

"Dia kayak seenaknya ngancam, kalau kamu enggak gini (menikah) aku sebarin loh. Jadi, ya sudah aku jadi takut kan. Aku sempat kayak ya sudahlah sebarin saja daripada aku harus hidup sama orang kayak kamu (Roby Tremonti) gitu," tuturnya.

Baca Juga: Hujan Deras Picu Longsor, Jalur Selo–Gladagsari Boyolali Sempat Terputus

Bantahan Roby Tremonti

Menanggapi tudingan tersebut, Roby Tremonti membantah keras adanya ancaman atau paksaan dalam pernikahan mereka.

Ia menegaskan bahwa pernikahan terjadi atas dasar suka sama suka.

"Gue menikah itu sama dia ya karena atas dasar suka sama suka. Kalau misalkan gua mengancam dia menikah, apa namanya foto b*g*l itu harus disebarin kayak seperti itu, mendingan pada saat itu dia lapor polisi langsung jadi biar jelas gitu. Karena buat gue itu enggak ada," bantahnya.

Ia juga menegaskan bahwa Aurelie justru aktif mengurus kebutuhan administrasi gereja saat itu.

"Gue menikah itu pada 10 Oktober 2011. Pada saat gue nikah, justru dia yang mau mengusahakan surat baptis dari Belgia. Dia yang usahain," paparnya. (lz)

Editor : Laila Zakiya
#viral #Romo Driyanto #Roby Tremonti #aurelie moeremans #Status Liber #surat nikah #Broken Strings