Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo

Pakai Orang Tua Palsu? Pernikahan Roby Tremonti dan Aurelie Moeremans Terbongkar, Sang Aktor Sempat Ketahuan DM Cewek Muda Tahun 2019 Lalu

Laila Zakiya • Senin, 19 Januari 2026 | 10:24 WIB

 

Roby Tremonti.
Roby Tremonti.

SOLOBALAPAN.COM - Hubungan masa lalu Roby Tremonti dan Aurelie Moeremans kembali jadi sorotan publik setelah memoar Broken Strings viral di media sosial.

Buku tersebut mengungkap pengalaman pahit Aurelie yang mengaku menjadi korban child grooming oleh sosok pria bernama “Bobby”, nama yang disamarkan.

Meski tidak menyebut identitas secara gamblang, publik mengaitkan sosok tersebut dengan Roby Tremonti, terlebih setelah sang aktor mengaku pernah menikah dengan Aurelie pada 2011 dan bahkan sempat memamerkan surat nikah sebagai bukti.

Namun klaim tersebut justru membuka babak baru kontroversi.

Terbongkar Sosok yang Menikahkan Roby dan Aurelie

Fakta pernikahan Roby Tremonti dan Aurelie Moeremans mulai terkuak saat Roby menunjukkan surat nikah yang menyebutkan pernikahan mereka disahkan di Cibinong, Kabupaten Bogor, pada 10 Oktober 2011.

Dalam surat tersebut tertulis nama Maximillian Kolbe Roby Sutanto dan Aurelie Alida Marie Moeremans, lengkap dengan foto pasangan di bagian bawah dokumen.

Saat menikah, Aurelie diketahui baru berusia 18 tahun.

Surat kawin itu juga ditandatangani oleh seorang bernama Michael Suharsono.

Namun belakangan, pihak Aurelie menyatakan bahwa pernikahan tersebut tidak sah, baik secara agama maupun hukum, lantaran telah dilakukan pembatalan pernikahan.

Pengakuan ini sejalan dengan isi memoar Broken Strings yang menyebut Aurelie dipaksa dan dijebak dalam prosesi pernikahan yang tidak pernah ia kehendaki.

Fakta Mengejutkan: Orang Tua Palsu di Pernikahan

Salah satu pengakuan paling mengejutkan dalam buku Broken Strings adalah soal kehadiran orang tua palsu dalam pernikahan tersebut.

Aurelie menyebut orang tua kandungnya sama sekali tidak hadir dalam prosesi sakral itu.

"Saat terbangun, mobil terparkir di depan gereja. Kecil, tua, dinding krem. Beberapa mobil di dekatnya. Tikus melintas di samping bangunan. Lalu kusadari aku kenal tempat ini. Ini gereja yang sama tempat ia pernah memaksaku mengaku dosa. Lalu datang momen untuk orang tua, momen ketika mempelai perempuan berlutut untuk minta restu. Orang tuaku tidak ada," tutur Aurelie.

Ia mengaku diminta menganggap sepasang lansia asing sebagai orang tuanya sendiri.

"Saat pastor memberi isyarat, Bobby mencondong dan berbisik, “Berlutut. Anggap mereka orang tuamu,” sambil menunjuk pasangan lansia di samping orang tuanya," tulisnya lagi.

"Di bangku depan duduk pasangan Tionghoa lansia yang belum pernah kulihat, menatap, menunggu. Aku menunduk, berlutut, dan berbisik kikuk, “Halo... maaf, saya nggak tahu harus bilang apa.” Perempuan itu mencondongkan badan dengan ramah. “Sudah, tidak apa-apa. Pura-pura saja.”," tulis Aurelie lagi.

Belakangan, ibu kandung Aurelie mengonfirmasi langsung ke pihak gereja dan mendapati bahwa pernikahan tersebut tidak memenuhi prosedur Gereja Katolik.

“Ia bilang, dalam Gereja Katolik, sebelum pernikahan bisa dilakukan, nama pasangan harus diumumkan di hadapan jemaat selama beberapa Minggu berturut-turut. Itu prosedur wajib, supaya kalau ada yang tahu alasan kenapa pernikahan tidak boleh dilanjutkan, mereka bisa datang dan mencegahnya," kata ibu Aurelie dalam buku tersebut.

Ironisnya, nama Aurelie disebut diumumkan secara diam-diam.

"Tapi dia mengaku, waktu namamu dan nama Bobby disebut, volume mikrofon sengaja diturunkan supaya tidak ada yang sadar," tulisnya lagi.

Pihak Gereja Akhirnya Buka Suara

Di tengah polemik yang kembali memanas, pihak Gereja Katolik Paroki Keluarga Kudus, Cibinong, akhirnya memberikan tanggapan. Y

ohanna, perwakilan sekretariat gereja, membenarkan adanya pernikahan tersebut.

"Setahu aku itu kejadiannya 2011," jelasnya.

Namun, ia menyebut keterbatasan informasi lantaran romo yang menikahkan Roby dan Aurelie sudah lama berpindah tugas.

"Kebetulan romonya juga sudah pindah tugas udah lama banget dan udah enggak di sini sih," jelas Yohanna.

"Bukan aku yang bertugas kan karena aku di sini tuh masih terbilang baru lah ya dari 2020."

"Aku tidak bisa kasih keterangan panjang-panjang karena memang bukan kapasitasnya sebenarnya. Aku enggak bisa kasih keterangan," terangnya.

Roby Tremonti Sempat Ketahuan DM Cewek Muda Tahun 2019

Di tengah sorotan soal pernikahan, nama Roby Tremonti kembali ramai setelah seorang selebgram mengungkap pernah menerima DM darinya pada 2019.

Melalui akun Instagram @adhi_tyaazahra, ia menuliskan pengakuannya.

“Siapa sangka 2019 pernah followan dan DM-an.”

Ia menegaskan interaksi tersebut bersifat wajar dan tidak mengandung hal mencurigakan.

"Iya itu chat beneran tapi ga ada indikasi aneh-aneh. Orangnya itu baik malah dulu pas pernah ketemu ramean di cafe, aku diajarin untuk hati-hati kalau diajak kenalan sama laki-laki," katanya.

"Pada masa itu juga malah aku diceng-cengin sama cowo, emang anggep kaya temen aja. Dan itu 2020 awal terakhir ngobrol, kayanya abis itu ga ada lagi,"

"Makanya waktu baca buku dan tiktok sampai sebooming ini agak shock si karena aku kenalnya orangnya ga kaya gitu."

Namun ia mengaku langsung memutus komunikasi dan memblokir Roby setelah membaca isi buku Broken Strings.

Menanggapi tudingan yang berkembang, Roby Tremonti membantah keras tuduhan grooming dan pemaksaan pernikahan.

Ia menegaskan pernikahannya dengan Aurelie sah dan dilakukan tanpa paksaan.

Roby juga mengklaim memiliki bukti berupa rekaman wawancara lama Aurelie yang dinilainya bertolak belakang dengan narasi yang kini berkembang di publik. (lz)

Editor : Laila Zakiya
#viral #Roby Tremonti #DM #Broken Strings #pernikahan siri #orang tua palsu