SOLOBALAPAN.COM – Tekanan bertubi-tubi yang dialami Aurelie Moeremans mulai dari upaya peretasan akun Instagram hingga intimidasi terhadap rekan-rekan artis yang membantunya promosi, terbukti gagal membendung kesuksesan bukunya.
Memoar Broken Strings kini justru memasuki babak baru yang jauh lebih masif di tengah kondisi Aurelie yang sedang hamil tua.
Upaya pembredelan karya tersebut malah memicu gelombang dukungan publik yang lebih besar, ditandai dengan rencana perilisan versi buku fisik (hard cover) hingga rencana adaptasi layar lebar.
Aurelie sempat mengungkapkan adanya pihak yang mencoba mengambil alih akun pribadinya dan melakukan hack terhadap akun promosi bukunya.
Berkat sistem keamanan yang kuat, akun utama Aurelie tetap aman sehingga ia bisa terus bersuara.
Beberapa teman artis yang memberikan dukungan dilaporkan mendapat tekanan dari pihak tertentu agar berhenti mempromosikan buku tersebut.
Perlawanan Terhadap Upaya Pembredelan Digital
Di tengah tekanan terhadap rekan-rekan artis yang membantu promosi, Aurelie yang kini tengah hamil tua tetap berdiri tegak.
Melalui proteksi akun yang kuat, ia berhasil mengamankan jalur komunikasinya dengan publik.
Kini, Broken Strings siap hadir dalam versi fisik yang lebih hidup. Menggandeng penerbit Oharabooks, buku ini akan tersaji dalam format hard cover dengan ilustrasi penuh warna hasil karya @tea.with.ami.
"Naskah ini disunting dengan tetap menjaga ruh dari penulisnya dalam setiap huruf demi huruf," tulis akun resmi oharabooks yang mempromosikan masa pre-order bulan ini.
Jadi Rebutan Rumah Produksi Film
Keberhasilan buku ini bukan hanya terlihat dari angka penjualan atau viralitasnya saja.
Kabar terbaru menyebutkan bahwa sejumlah rumah produksi (PH) besar mulai berlomba-lomba mendapatkan hak eksklusif untuk mengadaptasi kisah Broken Strings ke dalam bentuk film layar lebar maupun series.
Narasi mengenai perjuangan penyintas kekerasan masa remaja ini dinilai memiliki kekuatan cerita yang sangat relevan dan edukatif bagi masyarakat luas.
Reaksi Roby Tremonti: Sebut Cerita "Dibumbui"
Meskipun Aurelie tidak menyebutkan nama secara eksplisit dalam bukunya, aktor Roby Tremonti merasa narasi tersebut mengarah kepadanya.
Roby pun secara terbuka membantah tuduhan kekerasan, pengancaman, maupun penculikan di masa lalu.
Roby mengklaim bahwa isi buku tersebut sudah banyak "dibumbui" oleh proses penyuntingan ilmiah dan tidak sepenuhnya sesuai dengan fakta kejadian yang sebenarnya.
Namun, pembelaan diri Roby ini justru semakin memicu keingintahuan publik untuk membaca langsung isi buku Broken Strings.
Kini, bola panas ada di tangan pembaca dan publik yang akan menilai sendiri kejujuran dari setiap baris tulisan Aurelie Moeremans di tengah badai kontroversi ini. (dam)
Editor : Damianus Bram