Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo Sepak Bola

Demi Keselamatan Teman! Aurelie Moeremans Stop Repost Dukungan Artis Usai Hesti Purwadinata Diteror Lewat WhatsApp

Damianus Bram • Selasa, 13 Januari 2026 | 15:54 WIB
Aurelie Moeremans.
Aurelie Moeremans.

SOLOBALAPAN.COM – Keberanian Aurelie Moeremans mengungkap tabir gelap child grooming lewat memoar Broken Strings ternyata harus dibayar mahal dengan keselamatan lingkaran pertemanannya.

Usai membagikan dukungan dari rekan sesama artis, Aurelie mendapati kenyataan pahit, dimana para pendukungnya justru menjadi sasaran ancaman pihak tak dikenal.

Kejadian yang menimpa presenter Hesti Purwadinata dan suaminya menjadi puncak kekhawatiran Aurelie, hingga akhirnya ia memutuskan untuk melakukan "isolasi digital" demi melindungi teman-temannya.

Akibat kejadian ini, Aurelie mengambil keputusan drastis untuk berhenti mengunggah ulang (repost) segala bentuk dukungan dari teman-temannya di media sosial.

Teror Menyasar Privasi Hesti Purwadinata

Langkah perlindungan ini diambil Aurelie setelah melihat sahabatnya mendapatkan ancaman yang sudah melampaui batas media sosial.

Ancaman tersebut dikabarkan tidak hanya melalui pesan singkat di Instagram, tetapi sudah masuk ke jalur pribadi.

"Aku pernah repost story Teh Hesti. Setelah itu, sampai sekarang, Teh Hesti dan suaminya masih terus diancam. Dari DM sampai ke WhatsApp," tulis Aurelie dalam keterangan di akun media sosialnya.

Aurelie merasa sangat terbebani jika perjuangannya untuk mengedukasi masyarakat soal bahaya child grooming justru mencelakai orang-orang baik di sekitarnya.

Strategi Memutus Rantai Ancaman

Dalam memoarnya, Aurelie menceritakan proses manipulasi yang dialaminya saat remaja demi menjadi pembelajaran bagi orang lain.

Namun, ada pihak yang tampaknya merasa terusik dengan kehadiran buku tersebut hingga melakukan tindakan intimidasi.

"Kalau aku yang diancam, aku bisa terima, tapi kalau sampai orang lain ikut kena hanya karena berdiri di sampingku, itu berat," tegas Aurelie.

Ia pun memohon pengertian kepada rekan-rekannya jika dukungan mereka tidak ia tampilkan di profil publiknya.

Hal ini semata-mata dilakukan untuk memutus mata rantai informasi bagi sang peneror.

"Dengan aku tidak repost, dia tidak tahu siapa saja yang mendukungku. Dan teman-temanku bisa tetap aman dari ancaman nggak jelas," paparnya.

Dukungan Tetap Kuat di Balik Layar

Meskipun kini tidak lagi terlihat saling dukung secara terang-terangan di feed atau story, Aurelie memastikan bahwa solidaritas dari rekan-rekan artis tetap mengalir deras secara privat.

Kejadian yang menimpa Hesti Purwadinata ini justru semakin menguatkan dugaan netizen mengenai sosok pelaku yang disebutkan dalam buku tersebut, sekaligus menjadi pengingat bahwa perjuangan melawan praktik child grooming dan relasi manipulatif seringkali harus berhadapan dengan risiko keamanan yang nyata. (dam)

Editor : Damianus Bram
#Hesti Purwadinata #memoar broken strings #aurelie moeremans #child grooming