SOLOBALAPAN.COM – Rumah selebritas biasanya dijaga ketat dan tertutup privasinya.
Namun, berbeda dengan kediaman penyanyi dangdut koplo fenomenal, Denny Caknan, di Ngawi, Jawa Timur.
Alih-alih steril dari warga, rumah pelantun Kartonyono Medot Janji ini justru mendadak viral karena beralih fungsi menjadi "Pusat COD" (Cash on Delivery) alias titik temu transaksi jual beli warga setempat.
Terdaftar di Google Maps: "Pusat COD Ngawi"
Fenomena kocak ini bermula dari kebiasaan warga yang menjadikan halaman depan rumah megah Denny sebagai patokan lokasi transaksi.
Mulai dari jual beli ponsel, helm, ban kendaraan, hingga peralatan rumah tangga, semua dilakukan di sana.
Saking seringnya, lokasi tersebut kini terdaftar resmi di Google Maps dengan nama unik: “Pusat COD Ngawi”.
Hebatnya lagi, lokasi dadakan ini mendapatkan rating sempurna bintang 5 dari para pengguna internet.
Respons Santuy: "Tak Usahakne Panyuwunmu"
Mengetahui rumahnya jadi lapak transaksi umum, suami Bella Bonita ini tidak marah.
Ia justru merespons dengan gaya jenaka khas Jawa Timuran melalui unggahan Instagram-nya, Senin (22/12/2025).
“Aku akan mencoba bertanya padamu... Kok ada-ada aja kelakuannya bocah ini,” tulis Denny heran namun terhibur.
Tak sekadar tertawa, Denny justru memfasilitasi "kebutuhan" warga yang nongkrong di depan rumahnya.
Menjawab permintaan netizen yang iseng meminta fasilitas tambahan, Denny benar-benar mewujudkannya.
“Katanya di sini tempat pusatnya COD. Ada yang minta disediakan WiFi, gazebo, sampai teh jumbo. Tak usahakne panyuwunmu (Aku usahakan permintaanmu),” ujar Denny dalam videonya.
Pasang WiFi Gratis: Password "Rumah DC 1"
Sebagai bukti totalitasnya mendukung "UMKM" warga yang COD di depan rumahnya, Denny menempelkan secarik kertas di tembok pagar rumahnya.
Kertas tersebut berisi password WiFi gratis yang bisa diakses siapa saja.
Password: Rumah DC 1
Aksi Denny Caknan ini sontak menuai pujian warganet.
Ia dianggap sebagai artis yang sangat merakyat dan tidak berjarak dengan tetangganya.
Di akhir unggahannya, Denny menutup dengan kalimat manis: “Indahnya kebersamaan.” (did)
Editor : Didi Agung Eko Purnomo