Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Teknologi Otomotif

Epy Kusnandar Sakit Apa? Ini Kronologi Detik-detik Terakhir Kang Mus hingga Dikabarkan Meninggal Dunia di Usia 61 Tahun

Laila Zakiya • 2025-12-04 16:22:27

 

Aktor senior sekaligus penyanyi Epy Kusnandar dikabarkan telah meninggal dunia pada usia 61 tahun.
Aktor senior sekaligus penyanyi Epy Kusnandar dikabarkan telah meninggal dunia pada usia 61 tahun.

SOLOBALAPAN.COM - Kabar duka menyelimuti dunia hiburan Tanah Air setelah aktor senior Epy Kusnandar meninggal dunia pada Rabu (3/12/2025) pukul 14.24 WIB.

Informasi tersebut disampaikan sang istri, Karina Ranau, melalui Instagram.

"Innalillahi wa inna ilaihi raji'un, telah berpulang ke Rahmatullah Epy Kusnandar bin Erning Sutarsa," kata Karina.

Aktor yang identik dengan karakter Kang Mus di Preman Pensiun itu menghembuskan napas terakhir di usia 61 tahun, meninggalkan istri dan tiga anak—Damar Rizal, Qodrat Pratama Putra, dan Quentina Qepy Kusnandar.

Riwayat Kesehatan: Dari Tumor Otak hingga Penyumbatan Pembuluh Darah

Sebelum wafat, Epy diketahui memiliki riwayat kesehatan yang cukup panjang.

Pada 2010, ia pernah divonis mengidap tumor otak berbahaya.

Sang istri menyebut kondisi itu diawali muntah-muntah, demam, hingga tidak sadarkan diri saat menyetir.

Hasil CT scan menunjukkan adanya tumor pada otaknya.

Meski sempat disarankan operasi, pasangan ini memilih pengobatan alternatif, termasuk mengonsumsi akar sidaguri dan sarang semut.

Dalam sebuah wawancara, Epy pernah berkata:

"Alhamdulillah. Sembuhnya itu menenangkan diri, jangan mikir macam-macam."

Usai pulih, ia berkarya lebih dari satu dekade.

Namun, dalam salah satu pernyataannya, Epy sempat berkata bahwa usia 61 adalah usia ketika ia merasa "harus pergi."

Pada hari kepergiannya, pihak keluarga menyampaikan bahwa Epy mengalami masalah serius pada pembuluh darah otak.

Putranya, Damar Rizal Marzuki, menjelaskan:

"Memang betul ada penyumbatan pembuluh darah di belakang otak. Katanya ukurannya cuma segini. Batang otak itu katanya ukurannya cuma segini. Yang tersumbatnya hanya satu tapi itu pusat kontrol kehidupan. Gerak, napas."

Kronologi Detik-Detik Terakhir Epy Kusnandar

Damar menceritakan bahwa kondisi ayahnya memburuk sejak waktu subuh.

Ia menerima kabar pada pukul 05.30 WIB dan segera menuju rumah sakit di Cawang.

Saat ditemukan Karina Ranau, Epy sudah dalam kondisi kritis.

Menurut Damar:

"Kronologisnya begitu cepat kalau kata dokter. Karena, penyakitnya berhubungan dengan alat yang paling vital, otak manusia ya. Sama kayak jantung."

Sesampainya di rumah sakit, keluarga hanya bisa berharap keajaiban.

"Penyakit jantung, penyakit otak, itu bisa tiba-tiba. Bisa dalam hitungan detik, tidak sampai berhari-hari atau berbulan-bulan. Itu di situ udah mulai menunggu keajaiban gitu," lanjutnya.

Sementara itu, adik Epy, Deniar Hendarsah, menjelaskan bahwa sang aktor sudah dalam kondisi semi-koma dengan tensi tinggi yang tak kunjung turun sehingga operasi tidak memungkinkan.

Meskipun dokter telah memberikan alat bantu oksigen dan obat-obatan, kondisinya semakin memburuk.

Deniar menuturkan momen-momen terakhir sang kakak:

"Akhirnya dengan bertahan beberapa jam, beberapa menit, sampai di suatu saat di ruangan itu udah dipenuhi sama keluarga, sama kerabat, terus menyemangati, ya akhirnya di pukul 14:24 dinyatakan detak jantung berhenti dan napas... nafas berpulang."

Warisan 25 Tahun Berkarya di Dunia Seni Peran

Lahir di Garut pada 1 Mei 1964, Epy menghabiskan lebih dari 25 tahun dalam dunia seni peran.

Dari teater, sinetron, film hingga FTV, ia dikenal sebagai aktor dengan karakter kuat dan autentik.

Beberapa karyanya antara lain Preman Pensiun, The Raid 2, Get Married 2, Suami-Suami Takut Istri, Amanah Wali, dan puluhan judul lain.

Pada FFI 2012, ia meraih penghargaan Pemeran Pendukung Pria FTV Terbaik, menegaskan posisinya di industri hiburan.

Selain dunia akting, Epy juga menekuni usaha kuliner Jukut Goreng Samali bersama sang istri.

Kepergian Epy Kusnandar menjadi kehilangan besar bagi keluarga, penggemar, dan dunia seni peran Indonesia. Sosoknya yang hangat, rendah hati, serta kedisiplinannya dalam berkarya akan selalu dikenang.

Selamat jalan, Epy Kusnandar. Terima kasih atas dedikasi dan jejak panjangmu di dunia hiburan Tanah Air. (lz)

Editor : Laila Zakiya
#meninggal dunia #epy kusnandar