SOLOBALAPAN.COM – Kabar bahagia datang dari selebgram hijabers populer, Dara Arafah.
Setelah perjalanan cinta yang berliku, ia akhirnya resmi dilamar oleh sang kekasih, Rehan Mubarak, pada November 2025 ini.
Momen lamaran ini langsung menjadi sorotan publik, bukan hanya karena kemesraan mereka, tetapi karena latar belakang Rehan Mubarak yang ternyata bukan orang sembarangan.
Pria yang dikenal low profile ini memiliki garis keturunan dari tokoh penting di dunia pendidikan Islam Indonesia.
Profil Mentereng: Pengusaha Muda & Cucu Tokoh Penting
Siapa sebenarnya sosok yang berhasil meluluhkan hati Dara Arafah?
Rehan Mubarak adalah seorang pengusaha muda kelahiran Jakarta yang kini diperkirakan berusia 20-an tahun.
Di balik sosoknya yang gemar berkuda, terungkap fakta menarik bahwa Rehan berasal dari keluarga terpandang di Yogyakarta.
Ia adalah cucu dari pendiri Iqro AMM di Kotagede, Yogyakarta.
Latar belakang ini membuat warganet kagum, mengingat besarnya jasa kakeknya dalam metode pembelajaran Al-Qur'an di Indonesia.
Meskipun berasal dari keluarga terhormat, Rehan dikenal sangat menjaga privasi dan tidak suka memamerkan kehidupan pribadinya secara berlebihan.
Kisah Cinta CLBK: Putus 2021, Lamaran 2025
Perjalanan cinta Dara dan Rehan bisa dibilang definisi "jodoh takkan ke mana". Keduanya diketahui mulai dekat sejak Desember 2020.
Namun, hubungan asmara mereka sempat kandas di tengah jalan pada tahun 2021.
Meski putus, keduanya tetap menjalin komunikasi yang baik sebagai teman. Siapa sangka, benih-benih cinta itu tumbuh kembali.
Setelah balikan, Rehan membuktikan keseriusannya dengan melamar Dara di tahun 2025.
Momen Haru Tukar Cincin
Dalam video dokumentasi yang dibagikan Dara, suasana lamaran berlangsung hangat dan dihadiri keluarga inti.
Momen paling menyentuh terjadi saat ibunda Rehan yang menyematkan cincin di jari manis Dara Arafah, menandakan restu penuh dari keluarga.
"Semoga niat baik ini dilancarkan sampai hari H," tulis Dara dalam unggahannya yang bernuansa sinematik, memohon doa restu dari para pengikutnya.
Editor : Didi Agung Eko Purnomo