SOLOBALAPAN.COM – Aroma kuliner lawas dan suasana pasar tempo dulu kembali menghidupkan kawasan Gunung Kunci, Kartasura, Minggu (27/9/2026). Bertepatan dengan Minggu Pahing, Pasar Tempo Doeloe menghadirkan beragam makanan dan minuman tradisional yang mulai jarang ditemui.
Lapak-lapak kuliner berjajar menawarkan jajanan pasar hingga makanan berat khas Jawa. Ketan jurug, cabuk rambak, sawut, gatot, getuk tela, klepon ketan, gemblong, combro, kue ku hingga serabi kinca menjadi sebagian pilihan yang bisa dicicipi pengunjung.
Baca Juga: Unik! Ini Rahasia Kota Barcelona Tersusun Pola Kotak-Kotak Rapi Dipotong Miring
Untuk makanan berat, tersedia nasi pecel, gudeg, sego liwet, sego megono, sego jagung, nasi kare, nasi soto, lontong opor, gado-gado hingga bubur tumpang. Beragam lauk dan pendamping seperti pepes ikan, bothok, sate kere, brambang asem, sayur lodeh gereh, gudeg jati dan krawu turut melengkapi pilihan.
Minuman tradisional juga tak kalah beragam. Pengunjung bisa menikmati wedang rempah, wedang ronde, jamu, dawet nganten, es cincau ijo, es selendang mayang, es degan hingga es gempol pleret.
Tak hanya kuliner, nuansa lawas juga hadir melalui sejumlah barang bernuansa tradisional, termasuk aksesori wayang. Assalam Hypermarket turut meramaikan kegiatan dengan menawarkan sejumlah produknya.
Baca Juga: Manis yang Mengintai: Bahaya Tersembunyi di Balik Segarnya Segelas Boba
Pasar Tempo Doeloe Gunung Kunci bukan agenda mingguan. Kegiatan ini digelar mengikuti kalender pasaran Jawa, tepatnya setiap Minggu Pahing. Sebelumnya, pasar serupa digelar pada Minggu Pahing, 5 April 2026.
Pemilihan Gunung Kunci sebagai lokasi bukan tanpa alasan. Kawasan tersebut tercatat dalam peta sebaran tinggalan arkeologi di kawasan Keraton Kartasura.
Kartasura memiliki posisi penting dalam sejarah Mataram Islam. Kawasan ini pernah menjadi pusat pemerintahan sebelum pusat kerajaan berpindah ke Surakarta. Sejumlah tinggalan masa Keraton Kartasura masih tercatat hingga kini.
Baca Juga: Eleanor Whisper, Band Indie Beraliran Alternative Rock Asal Medan
Karena itu, Pasar Tempo Doeloe tak sekadar menjadi tempat berburu kuliner tradisional. Aktivitas tersebut sekaligus mempertemukan sajian lawas dengan kawasan yang menyimpan jejak sejarah Kartasura.
Pada Minggu Pahing, Gunung Kunci pun kembali ramai. Pengunjung datang menikmati jajanan tradisional sekaligus merasakan suasana pasar yang membawa kembali nuansa tempo dulu. (Hanifatuz Zahra)
Editor : Kabun Triyatno