SOLOBALAPAN.COM — Kejutan besar mewarnai dinamika Kabinet Merah Putih. Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, secara resmi melakukan perombakan (reshuffle) posisi kunci di sektor perekonomian pada Senin (14/9/2026).
Jabatan Menteri Keuangan (Menkeu) yang sebelumnya diampu oleh Purbaya Yudhi Sadewa kini resmi dialihkan kepada Profesor Suahasil Nazara, Ph.D.
Keputusan perombakan kabinet tersebut tertuang dalam petikan Keputusan Presiden yang dibacakan langsung oleh Deputi Bidang Administrasi Aparatur Kementerian Sekretariat Negara, Nanik Purwanti, di Istana Merdeka, Jakarta.
"Mengangkat Profesor Suahasil Nazara, Ph.D. sebagai Menteri Keuangan Kabinet Merah Putih dalam sisa masa jabatan periode tahun 2024–2029," demikian petikan keputusan yang dibacakan Nanik Purwanti, Senin (14/9/2026).
Baca Juga: Mental Garuda di Santiago Bernabeu! Emil Audero Panen Pujian John Herdman Usai Debut di La Liga
Prosesi Pengambilan Sumpah Jabatan di Istana Merdeka
Usai pembacaan surat keputusan, Presiden Prabowo Subianto memimpin langsung prosesi pengambilan sumpah janji jabatan bagi Suahasil Nazara sebagai Bendahara Negara yang baru.
"Sebelum saya mengambil sumpah janji berkenaan dengan pengangkatan Saudara sebagai Menteri Keuangan Kabinet Merah Putih, terlebih dahulu saya bertanya, apakah Saudara beragama Kristen?" tanya Presiden Prabowo di hadapan para pejabat negara.
"Siap, beragama Kristen Protestan," jawab Suahasil dengan tegas.
Komitmen Setia Pada UUD 1945 dan Pengabdian Negara
Presiden Prabowo kemudian mendiktekan sumpah jabatan yang diikuti oleh Suahasil Nazara. Dalam sumpahnya, Suahasil menegaskan komitmen untuk menjalankan tugas dengan penuh integritas serta patuh terhadap konstitusi.
"Demi Tuhan saya berjanji, bahwa saya akan setia kepada Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. Serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya, demi dharma bakti saya kepada bangsa dan negara," tegas Suahasil menguncinya.
Pergantian nakhoda di Kementerian Keuangan ini diharapkan mampu menjaga stabilitas fiskal serta mengakselerasi program-program prioritas pembangunan nasional di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo. (dam)
Editor : Damianus Bram