Kenapa BBM dan Gas Melon Langka di Sulsel? Picu Antrean Panjang, Pertamina Beberkan Alasannya

Didi Agung Eko Purnomo • Dipublikasikan Minggu, 13 September 2026 | 15:49 WIB
Situasi SPBU yang ditutup menunggu pasokan BBM dari Integrated Terminal Makassar (eks Terminal BBM) PT Pertamina Patra Niaga, di Jalan Aroepala (eks Letjen Hertasning) di Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis (10/9). (ANTARA/Darwin Fatir)
Situasi SPBU yang ditutup menunggu pasokan BBM dari Integrated Terminal Makassar (eks Terminal BBM) PT Pertamina Patra Niaga, di Jalan Aroepala (eks Letjen Hertasning) di Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis (10/9). (ANTARA/Darwin Fatir)

SOLOBALAPAN, MAKASSAR — Fenomena kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi yang memicu antrean panjang kendaraan di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Sulawesi Selatan mendapat respons tanggap dari PT Pertamina Patra Niaga per Minggu (13/9/2026).

Kondisi antrean kendaraan bermotor, khususnya truk-truk logistik, yang mengular di berbagai ruas jalan utama dinilai dipicu oleh lonjakan permintaan mendadak serta pergeseran pola konsumsi energi masyarakat.

Berdasarkan data internal perseroan, serapan terhadap Solar Jenis BBM Tertentu (JBT) di wilayah Sulawesi Selatan melonjak tajam hingga 10–15 persen dalam kurun waktu Juni hingga Agustus 2026.

Menyikapi situasi tersebut, Pertamina mempertebal pasokan distribusi sekaligus menyiagakan puluhan SPBU beroperasi penuh 24 jam.

Konsumsi Solar Naik 15 Persen, Pasokan Terminal BBM Makassar Diperkuat

VP Corporate Communication Pertamina Patra Niaga, Kitty Andhora, menjelaskan bahwa penumpukan antrean di lapangan terjadi akibat perpaduan antara peningkatan volume kebutuhan riil sektor usaha dan perubahan perilaku pembelian BBM oleh masyarakat secara bersamaan.

Guna menstabilkan ketersediaan pasokan, Pertamina menggenjot pengiriman stok dari kilang menuju Terminal BBM guna mengamankan ketahanan energi di Kota Makassar dan daerah penyangga sekitarnya agar tetap berada pada level aman (buffer stock).

Baca Juga: Heboh Wajib Tunjukkan STNK Saat Beli BBM Subsidi, Pertamina Buka Suara dan Minta Maaf!

Pernyataan Resmi Pertamina Patra Niaga (Kitty Andhora): "Pertamina terus meningkatkan pasokan BBM ke Terminal BBM untuk memperkuat suplai BBM ke Makassar agar ketersediaan dapat terjaga pada level yang aman. Untuk merespons peningkatan permintaan tersebut, kami meningkatkan penyaluran, mengoptimalkan operasional SPBU, serta memperkuat distribusi."

Mitigasi Lapangan: Armada Tangki 24 Jam dan Tambahan Nozzle Pertalite

Sebagai langkah cepat mereduksi antrean kendaraan yang kian padat, Pertamina Patra Niaga mengerahkan armada truk tangki pengangkut BBM untuk beroperasi selama 24 jam tanpa henti.

Pola distribusi non-stop ini diterapkan guna mempercepat rotasi bongkar muat dan pengisian tangki timbun di SPBU yang mengalami kekosongan stok.

Selain optimalisasi armada angkut, Pertamina mengeksekusi langkah rekonfigurasi teknis di area dispenser, meliputi:

Desakan Legislator DPRD Sulsel dan Penyelidikan Polda Terkait Penimbunan

Persoalan energi di Sulawesi Selatan kian mendesak setelah kelangkaan tidak hanya menyasar Solar dan Pertalite, melainkan juga merembet pada pasokan gas elpiji 3 kg (LPG melon).

Kondisi ini sempat memicu lonjakan harga jual eceran di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) dan memicu keluhan luas dari kalangan masyarakat berpenghasilan rendah.

Ketua DPRD Sulawesi Selatan, Andi Rachmatika Dewi, melayangkan desakan keras kepada pihak Pertamina agar segera menghadirkan solusi konkret dan transparan untuk mengurai antrean truk yang mengular serta menertibkan rantai pasok gas melon di pasaran.

Di sisi lain, penegakan hukum mulai diaktifkan. Jajaran Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Selatan resmi turun ke lapangan untuk menggelar penyelidikan mendalam.

Pihak kepolisian menelusuri potensi adanya tindak pidana penyalahgunaan, kecurangan takaran, hingga indikasi penimbunan BBM dan LPG bersubsidi oleh oknum spekulan yang memanfaatkan celah tingginya permintaan.

Tabel Pemetaan Fakta Penanganan Kelangkaan BBM & LPG di Sulawesi Selatan

Guna memberikan pemetaan informasi mengenai akar masalah, data kenaikan konsumsi, langkah penanganan Pertamina, serta tindakan aparat penegak hukum secara rapi, terstruktur, dan mudah dipahami, berikut adalah rangkuman datanya:

Parameter Informasi Detail Fakta & Catatan Penanganan Energi
Wilayah Terdampak Provinsi Sulawesi Selatan (Fokus utama Kota Makassar)
Komoditas Bermasalah Solar JBT (Subsidi), Pertalite, dan Gas Elpiji 3 kg
Pemicu Kelangkaan Lonjakan permintaan dan perubahan pola konsumsi masyarakat
Tingkat Kenaikan Solar Melonjak 10 hingga 15 persen (Periode Juni – Agustus 2026)
Langkah Distribusi Pengoperasian mobil tangki suplai selama 24 jam penuh
Layanan SPBU Makassar 25 SPBU disiagakan beroperasi 24 jam
Rekonfigurasi Teknis Penambahan jumlah nozzle pengisian BBM jenis Pertalite
Desakan Legislatif Ketua DPRD Sulsel (Andi Rachmatika Dewi) minta solusi konkret
Sorotan LPG Melon Kelangkaan gas 3 kg memicu lonjakan harga di tingkat pengecer
Tindakan Hukum Polda Sulsel selidiki potensi penimbunan dan penyalahgunaan kuota

Upaya intensif Pertamina Patra Niaga dalam mempertebal pasokan dan menyiagakan SPBU 24 jam diharapkan mampu menuntaskan sengkarut antrean BBM dalam beberapa hari ke depan, sembari penegakan hukum kepolisian diharapkan mampu menutup celah penyelewengan komoditas bersubsidi di wilayah Sulawesi Selatan.

(did)

Editor : Didi Agung Eko Purnomo
pertamina gas melon langka sulsel bbm