Deretan 11 Gunung Api Aktif di Indonesia yang Erupsi Sepanjang 2026, Erupsi Krakatau Tambah Daftar Panjang!

Damianus Bram • Dipublikasikan Rabu, 9 September 2026 | 10:27 WIB
Erupsi Gunung Anak Krakatau. (STIMEWA)
Erupsi Gunung Anak Krakatau. (STIMEWA)

 

SOLOBALAPAN.COM — Erupsi Gunung Anak Krakatau menambah panjang deretan aktivitas vulkanik di tanah air.

Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mencatat, hingga awal September 2026, sebanyak 11 gunung api aktif di Indonesia telah mengalami erupsi.

Sebanyak 11 gunung api tersebut tersebar dari wilayah barat hingga timur Indonesia, dengan rincian 5 gunung berstatus Siaga (Level III) dan 6 gunung berstatus Waspada (Level II).

"Data Badan Geologi selama tahun 2026 tercatat sebelas gunung api aktif mengalami erupsi," tulis Badan Geologi dalam rilis resminya, Selasa (8/9/2026).

Frekuensi letusan dari masing-masing gunung api pun bervariasi. Beberapa gunung tercatat hanya meletus beberapa kali, sementara gunung lainnya seperti Gunung Ibu dan Ili Lewotolok telah memuntahkan material vulkanik hingga puluhan ribu kali.

Baca Juga: Tak Cuma Anak Krakatau, 5 Gunung Api di Indonesia Ini Berstatus Level III Siaga Erupsi, Cek Zona Merahnya

Daftar 6 Gunung Api Berstatus Waspada (Level II):

  1. Gunung Ibu (Halmahera Barat, Maluku Utara) – Erupsi 25.556 kali.
  2. Gunung Ili Lewotolok (Lembata, NTT) – Erupsi 24.442 kali.
  3. Gunung Dukono (Halmahera Utara, Maluku Utara) – Erupsi 8.216 kali.
  4. Gunung Marapi (Tanah Datar, Sumatra Barat) – Erupsi 51 kali
  5. Gunung Dempo (Pagar Alam, Sumatra Selatan) – Erupsi 3 kali.
  6. Gunung Karangetang (Kabupaten Sitaro, Sulawesi Utara) – Erupsi 1 kali.

Daftar 5 Gunung Api Berstatus Siaga (Level III):

  1. Gunung Semeru (Jawa Timur) – Erupsi 20.326 kali.
  2. Gunung Lewotobi Laki-Laki (Flores Timur, NTT) – Erupsi 790 kali.
  3. Gunung Anak Krakatau (Selat Sunda) – Erupsi 243 kali.
  4. Gunung Merapi (DIY - Jawa Tengah) – Erupsi 115 kali (disertai awan panas guguran).
  5. Gunung Sinabung (Karo, Sumatra Utara) – Erupsi 2 kali.

Hujan Abu Masil Mengintai, Masyarakat Imbau Waspada

Aktivitas Gunung Anak Krakatau sendiri masih menunjukkan riak erupsi berkala. Tercatat terjadi 6 kali letusan ringan dengan pola berkala yang berpotensi memicu paparan hujan abu vulkanik ke wilayah sekitarnya.

"Arah sebaran abu dapat berubah mengikuti kondisi angin di lapangan. Mitigasi dan monitoring terus diupayakan oleh Badan Geologi secara berkelanjutan," jelas pihak Badan Geologi.

Badan Geologi menggarisbawahi bahwa setiap gunung api memiliki karakteristik dan dapur magma tersendiri, sehingga peningkatan aktivitas di satu gunung tidak berkaitan langsung dengan gunung lainnya.

Masyarakat diimbau tetap tenang dan hanya memantau pemutakhiran data resmi dari Badan Geologi serta PVMBG. (dam)

Editor : Damianus Bram
gunung sinabung anak krakatau erupsi gunung merapi gunung semeru