Kondisi Korban Keracunan MBG Karo Kian Kritis: Usai Hilang Ingatan 70 Persen, Febiola Kini Alami Kejang!

Damianus Bram • Dipublikasikan Selasa, 8 September 2026 | 16:18 WIB
Pilu Febiola siswi korban MBG di Karo diduga terpapar racun jamur/bakteri. Alami hilang ingatan 70% dan dipindah ke 5 RS! (ISTIMEWA)
Pilu Febiola siswi korban MBG di Karo diduga terpapar racun jamur/bakteri. Alami hilang ingatan 70% dan dipindah ke 5 RS! (ISTIMEWA)

 

SOLOBALAPAN.COM — Kondisi kesehatan Febiola Purba, siswi asal Berastagi, Kabupaten Karo, Sumatra Utara yang diduga menjadi korban keracunan masif program Makan Bergizi Gratis (MBG), dilaporkan kian kritis dan mengkhawatirkan.

Dilansir dari JawaPos.com, Selasa (8/9/2026), setelah sebelumnya mengalami penurunan fungsi kognitif dan hilangnya ingatan hingga 70 persen, remaja tersebut kini mulai mengalami gejala kejang-kejang berulang.

Tim medis yang menangani menduga Febiola mengalami gangguan saraf berat akibat dua kemungkinan utama: infeksi bakteri berbahaya atau paparan racun jamur (mikotoksin) dari olahan makanan yang dikonsumsinya.

Sejak pertengahan Agustus 2026, Febiola terpaksa menjalani perawatan maraton dan harus berpindah-pindah di lima rumah sakit berbeda demi mendapatkan penanganan yang tepat.

Humas RSUP H. Adam Malik Medan, Rosario Dorothy Simanjuntak, mengonfirmasi bahwa Febiola kini tengah menjalani skema rawat jalan dan pemantauan ketat di RSUP Adam Malik.

"Pasien melakukan rawat jalan dan sudah tiga kali kunjungan berobat di RS Adam Malik. Pertama 31 Agustus 2026, lalu 7 September, dan hari ini (Selasa)," terang Rosario, Selasa (8/9/2026).

Baca Juga: Kondisi Pilu Febiola! Diduga Keracunan MBG di Karo Berpindah 5 Rumah Sakit hingga Hilang Ingatan 70 Persen

Ditangani Dokter Spesialis Saraf Anak dan Jalani Tes EEG

Guna mengusut penanganan medis kerusakannya, pihak rumah sakit telah menerjunkan tim dokter lintas spesialis, khususnya dokter spesialis Gastro Anak dan Neurologi (saraf) Anak.

Febiola juga dilaporkan telah menjalani prosedur pemeriksaan Elektroensefalografi (EEG) untuk merekam serta mengukur aktivitas listrik di otaknya.

"Dokternya belum bersedia memberikan keterangan secara terperinci. Nanti kalau sudah ada hasil resminya, akan segera kami rilis," tambah Rosario.

Dapur SPPG Kodim Diduga Jadi Pemicu Keracunan 265 Siswa

Kasus yang menimpa Febiola merupakan bagian dari tragedi keracunan massal yang melanda ratusan pelajar di Kabupaten Karo pertengahan Agustus lalu.

Makanan MBG yang disajikan diduga kuat diproduksi oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dapur milik Kodim setempat.

Data mencatat sedikitnya 265 murid dari lima sekolah berbeda roboh akibat keracunan massal tersebut.

Rinciannya meliputi 202 siswa SMAN 1 Berastagi, 25 siswa SMA Swasta Bersama, 38 siswa SMK Swasta Bersama, serta puluhan pelajar dari SMP Negeri 3 Kabanjahe dan SMP Swasta Bersama.

Hingga kini, publik dan keluarga korban terus mendesak transparansi penanganan serta evaluasi total dari Badan Gizi Nasional (BGN) atas insiden tersebut. (dam)

Editor : Damianus Bram
Febiola hilang ingatan kejang keracunan mbg karo