Bocor Rahasia Fitur Baru Google! Watermark Konten AI Kini Bisa Dihapus, Begini Cara Mengaturnya

Damianus Bram • Dipublikasikan Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:07 WIB
Ilustrasi AI. (Pinterest)
Ilustrasi AI. (Pinterest)

 

SOLOBALAPAN.COM – Raksasa teknologi Google mulai memberikan kebebasan baru bagi para penggunanya. Kini, pengguna memiliki opsi untuk menghapus tanda air (watermark) yang terlihat pada konten hasil olahan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), mulai dari gambar, video, hingga musik.

Kendati demikian, Google menegaskan bahwa penghapusan watermark kasat mata tersebut tidak akan mengikis keamanan sistem.

Penanda AI yang bekerja di balik layar—seperti watermark digital SynthID yang tak terlihat serta metadata berbasis standar C2PA—akan tetap melekat erat pada setiap konten.

Vice President Google untuk Artificial Intelligencei, Josh Woodward, mengumumkan perubahan besar ini melalui unggahan di platform X. 

Menurutnya, opsi menonaktifkan watermark yang terlihat akan dihadirkan pada sejumlah model AI unggulan Google, termasuk Nano Banana, Omni, dan Lyria.

Pengaturan anyar ini nantinya dapat diakses secara fleksibel langsung melalui platform Gemini serta editor video buatan Google, Flow. Dukungan untuk integrasi di fitur Penelusuran (Google Search) juga bakal menyusul dalam waktu dekat.

"Kami berupaya menyeimbangkan antara kendali kreatif dan aspek keamanan: meskipun tanda air yang terlihat kini bersifat opsional, tanda air SynthID yang tidak terlihat serta metadata C2PA tetap digunakan demi transparansi. Jadi, Anda tetap bisa menggunakan Gemini atau fitur Penelusuran untuk mengetahui apakah suatu gambar merupakan hasil buatan AI," tulis Woodward melansir dari TechCrunch.

Baca Juga: Google Bukan Dokter, Ini Bahaya Mendiagnosis Penyakit dari Internet

Jawab Kebutuhan Profesional Kreator Konten

Langkah yang diambil Google ini mencerminkan bagaimana industri AI mulai mencari titik temu antara fleksibilitas estetika karya dan transparansi publik.

Meski watermark yang terlihat ampuh membantu masyarakat mengenali konten buatan AI, pada kebutuhan profesional seperti desain grafis dan sinematografi, tanda visual tersebut kerap dianggap merusak tampilan akhir sebuah karya estetis.

Cara Mengaktifkan / Mematikan Watermark AI Google:

  1. Buka aplikasi Gemini atau platform Google AI terkait.
  2. Masuk ke menu Pengaturan (Settings).
  3. Pilih opsi Tanda Air Media (Media Watermark).
  4. Geser tombol untuk menampilkan atau menonaktifkan watermark visual pada hasil karya AI.

Rilis Pustaka Open Source Credentio dan Isu Regulasi AI

Selain pembaruan pada fitur watermark, Google juga memperkenalkan pustaka open source baru bernama Credentio.

Pustaka ini dirancang khusus bagi para pengembang (developer) yang ingin menyematkan sistem validasi keamanan lokal ke dalam aplikasi buatan mereka.

Langkah strategis Google ini hadir di tengah memanasnya perdebatan global mengenai regulasi dan mekanisme penandaan konten buatan AI.

Sebelumnya, pengembang AI Anthropic juga sempat memberlakukan kebijakan penyertaan watermark otomatis pada teks dan berkas buatan model AI Claude demi mematuhi regulasi ketat Uni Eropa. (dam)

Editor : Damianus Bram
watermark konten AI google artificial intelligence