Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo Sepak Bola

ERHA Group Bertindak Cepat! dr. Ayu Kusumaningrum Resmi Dibebastugaskan Usai Diduga Body Shaming Amanda Zahra

Laila Zakiya • Senin, 13 Juli 2026 | 13:30 WIB
Selebgram Amanda Zahra. (Instagram)
Selebgram Amanda Zahra. (Instagram)

 

SOLOBALAPAN.COM - Kasus dugaan body shaming terhadap selebgram Amanda Zahra berbuntut panjang. Tak hanya memicu gelombang kritik dari publik, polemik tersebut juga mendorong ERHA Group mengambil langkah cepat dengan membebastugaskan sementara dr. Ayu Kusumaningrum dari seluruh kegiatan praktik.

Keputusan tersebut diumumkan melalui pernyataan resmi perusahaan setelah unggahan Amanda Zahra mengenai pengalaman tidak menyenangkan yang diduga dialaminya viral di media sosial. 

Baca Juga: Resmi Bertahan! Eky Taufik dan Dodi Alexvan Djin Jadi Fondasi Kebangkitan Persis Solo di Championship 2026/2027

ERHA Group Ambil Langkah Tegas

Polemik bermula ketika Amanda Zahra mengunggah curahan hatinya melalui Instagram Stories. Ia mengaku kecewa setelah mengetahui ada dokter di klinik kecantikan yang pernah dikunjunginya diduga melontarkan komentar bernada merendahkan mengenai penampilannya di media sosial.

"Sebagai pasien dan customer pasti nggak nyaman banget kan mau treatment di klinik kecantikan biar lebih cantik, terus ternyata dokternya suka publicly shaming orang yang treatment dan dikatain ‘muka unoriginal’ di akun publik yang bahkan di bio dan foto profilnya jelas bekerja di mana," tulis Amanda.

Unggahan tersebut dengan cepat menyebar ke berbagai platform media sosial dan memicu reaksi keras dari warganet. Banyak yang mempertanyakan profesionalisme tenaga medis, terutama karena komentar tersebut diduga berasal dari seseorang yang bekerja di bidang estetika.

Menanggapi ramainya polemik, ERHA Group akhirnya mengeluarkan pernyataan resmi.

Manajemen menyampaikan permohonan maaf kepada Amanda Zahra beserta keluarga, sekaligus kepada masyarakat atas kegaduhan yang terjadi.

Tak hanya itu, perusahaan juga mengungkapkan telah menjalin komunikasi langsung dengan Amanda untuk menyelesaikan persoalan secara baik.

Langkah paling tegas yang diumumkan ialah keputusan membebastugaskan sementara dr. Ayu Kusumaningrum dari seluruh aktivitas praktik sejak Jumat, 10 Juli 2026, sembari menunggu proses evaluasi dan investigasi internal selesai dilakukan.

Selain mengambil tindakan terhadap tenaga medis yang bersangkutan, ERHA juga kembali mengingatkan seluruh tenaga medis maupun nonmedis di lingkungan perusahaan agar senantiasa menjunjung tinggi etika profesi, komunikasi yang baik, serta pelayanan yang menghormati setiap pasien.

Baca Juga: Persis Solo Resmikan Asep Berlian, Tinggal Hasim Kipuw yang Belum Diumumkan dari Daftar Rumor Transfer

Berawal dari Curhatan Amanda Zahra

Kasus ini bermula setelah Amanda Zahra mengungkapkan rasa kecewanya melalui media sosial.

Dalam unggahannya, Amanda menilai komentar yang diduga dibuat oleh dr. Ayu Kusumaningrum bukan sekadar kritik, melainkan telah mengarah pada tindakan mempermalukan perempuan yang menjalani prosedur estetika.

Dalam salah satu unggahan yang beredar luas, terdapat kalimat bernada merendahkan.

“Maaf nih ya sekali lagi maaf, para pemuja AZ. Kalau dia foto dari tampak bawah dan memamerkan pabrik susunya hanya untuk menjadi tontonan khalayak ramai, dengan muka full unoriginal, dan masih dipuja dan disanjung, padahal kita semua tahu ‘arahnya perempuan ini ke mana’. Pada kebuka nggak sih mata kalian?”

Amanda mengaku sebenarnya sudah lama terbiasa menghadapi komentar negatif mengenai penampilannya. Namun kali ini ia merasa persoalannya berbeda karena komentar tersebut diduga datang dari seorang dokter yang bekerja di bidang kecantikan.

“Poin lainnya aku nggak terlalu peduli. Aku sudah berurusan dengan objektifikasi dan pelecehan sepanjang hidupku. Meskipun hal-hal tersebut jelas tidak dapat diterima, itu bukan hal baru bagi saya. Tetapi bekerja di bidang kedokteran estetika dan mempermalukan wanita di depan umum karena memilih perawatan estetika yang dianggap mereka jalani adalah hal yang paling tidak ironis,” ungkap Amanda.

Amanda juga mengaku tidak lagi merasa nyaman untuk kembali menjalani perawatan di klinik tersebut meskipun sebelumnya ia mengaku puas terhadap pelayanan yang diterima.

“Aku pribadi nggak bakal betah balik ke sana. Walaupun aku suka kliniknya, treatment-nya, bahkan dokter yang menangani aku pun nggak bermasalah, tapi nggak banget mau cantik malah dijulidin sama dokternya,” tambahnya.

Di akhir pernyataannya, Amanda menegaskan bahwa setiap perempuan berhak merasa aman ketika menentukan pilihan terhadap penampilannya.

“Aku nggak pernah banget yapping di akun utama begini, tapi aku percaya wanita berhak merasa aman dan tidak malu atas pilihan yang mereka ambil, terutama oleh dokter yang justru menyediakan jasa tersebut,” pungkas Amanda.

Baca Juga: Nama Terseret Isu Febrie Adriansyah, Celine Evangelista Unggah Quotes Hadis di Instagram Story

Jejak Digital Komentar Dokter Viral

Berdasarkan kronologi yang beredar, polemik bermula ketika Amanda Zahra mengunggah sebuah foto di media sosial.

Unggahan tersebut kemudian mendapat komentar dari akun yang diduga milik dr. Ayu Kusumaningrum.

Komentar tersebut menyinggung penampilan Amanda, termasuk dugaan prosedur estetika yang dijalaninya.

Jejak digital itu kemudian menyebar luas setelah sejumlah warganet membagikan tangkapan layar ke berbagai platform media sosial.

Tak berhenti di situ, sejumlah unggahan lain yang diduga berasal dari akun yang sama juga ikut menjadi sorotan karena dinilai mengandung penghinaan terhadap Amanda Zahra.

Gelombang kritik pun terus mengalir hingga nama dr. Ayu Kusumaningrum menjadi perbincangan nasional.

dr. Ayu Kusumaningrum Akui Kesalahan dan Minta Maaf

Di tengah besarnya perhatian publik, dr. Ayu Kusumaningrum akhirnya menyampaikan klarifikasi melalui video yang diunggah di akun Instagram pribadinya.

Dalam video tersebut, ia meminta maaf kepada Amanda Zahra, keluarga, rekan sejawat, manajemen ERHA, hingga masyarakat.

"Saya, dr. Ayu Kusumaningrum, ingin menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya atas kegaduhan dan keresahan yang telah saya timbulkan melalui unggahan dan komentar yang saya tuliskan di media sosial kepada Saudari Amanda Zahra," kata dr. Ayu.

Ia mengakui seluruh komentar yang dibuat merupakan bentuk luapan emosi dan asumsi pribadi.

"Saya mengakui bahwa seluruh pernyataan, termasuk kata-kata kasar maupun ujaran kebencian yang merendahkan penampilan perempuan lain maupun perempuan yang menjalani perawatan kecantikan, semua ini didasari oleh asumsi dan emosi saya pribadi," ujarnya.

dr. Ayu juga menegaskan bahwa tindakannya tidak mewakili profesi kedokteran maupun tempatnya bekerja.

"Seluruh tindakan tersebut saya lakukan atas kesadaran saya sendiri dan sama sekali tidak mewakili maupun berkaitan dengan nilai-nilai profesi kedokteran, tempat saya bekerja, organisasi profesi, maupun pihak lain mana pun," tegasnya.

Baca Juga: Akhir Era Para Legenda, 6 Pemain Top Ini Resmi Pensiun dari Timnas Usai Gugur di Piala Dunia 2026

Ia menyatakan memahami bahwa tindakannya tidak sesuai dengan kode etik profesi.

"Saya memahami bahwa apa yang saya lakukan sangat, sangat, sangat tidak pantas dan tidak sesuai dengan kode etik serta nilai-nilai yang harus saya junjung sebagai seorang dokter. Oleh karena itu, saya menerima bahwa seluruh konsekuensi atas tindakan tersebut merupakan tanggung jawab saya secara pribadi," ungkapnya.

dr. Ayu juga berjanji akan lebih bijaksana menggunakan media sosial.

"Melalui video klarifikasi ini, saya berjanji menjadikan peristiwa ini sebagai pelajaran berharga dan tidak mengulangi perbuatan serupa serta akan lebih bijaksana, bertanggung jawab, dan berhati-hati dalam menggunakan media sosial di masa mendatang," katanya.

Ia turut meminta masyarakat menghentikan serangan terhadap rekan kerja maupun keluarganya.

"Saya juga memohon kepada seluruh masyarakat untuk menghentikan komentar maupun serangan negatif yang ditujukan kepada rekan-rekan sejawat saya di RH, manajemen RH beserta afiliasinya, maupun keluarga saya karena mereka tidak memiliki keterlibatan sedikit pun dalam permasalahan ini," pungkasnya. (lz)

Editor : Laila Zakiya
#Amanda Zahra #viral #klinik kecantikan #body shaming