Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo Sepak Bola

Presiden Prabowo Sindir Erick Thohir Usai Timnas Indonesia Gagal Tembus Piala Dunia: Terus Terang Saya Resah!

Didi Agung Eko Purnomo • Jumat, 10 Juli 2026 | 16:22 WIB
Presiden Prabowo Subianto membuka Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah 2026 di Sentul International Convention Center (SICC), Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Senin (2/2).
Presiden Prabowo Subianto.

SOLOBALAPAN, OLAHRAGA — Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, secara terbuka mengungkapkan keresahan mendalam terkait performa Timnas Indonesia yang masih kesulitan menembus panggung tertinggi sepak bola sejagat, Piala Dunia.

Ungkapan hati tersebut disampaikan di sela-sela agenda peluncuran bahan bakar minyak (BBM) baru jenis Biodiesel B50 di Rest Area KM 57, Cikampek, Karawang, Jawa Barat, pada Kamis (9/7/2026).

Bagi sang Kepala Negara, keberhasilan Indonesia memproduksi massal teknologi energi terbarukan mandiri seperti B50 terasa masih kurang lengkap jika tidak dibarengi dengan prestasi mentereng Skuad Garuda di kancah internasional.

Kelakar Presiden Colek Erick Thohir dan Menteri Keuangan

Dalam pidatonya, Presiden Prabowo mengaku belum merasa puas sepenuhnya dengan pencapaian olahraga tanah air.

Baca Juga: Erick Thohir Targetkan Timnas Indonesia Tembus 100 Besar Dunia, PSSI Minta Skuad Garuda Tetap Membumi

Ia mempertanyakan apa yang draf menjadi kendala utama sehingga negara sebesar Indonesia belum mampu mengirimkan tim sepak bolanya ke ajang World Cup.

Presiden kemudian secara spontan mencari keberadaan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) yang juga menjabat sebagai Ketua Umum PSSI, Erick Thohir.

Karena Erick absen dalam acara tersebut, Prabowo lantas melemparkan kelakar kepada kakak kandung Erick, yakni pengusaha nasional Garibaldi 'Boy' Thohir, yang kebetulan turut hadir di lokasi acara.

"Bagaimana caranya (Indonesia) masuk Piala Dunia. Saudara-saudara jangan anggap enteng, sepak bola itu kehormatan ya. Siapa bertanggung jawab? Mana, Erick Thohir mana Erick Thohir. Boy, kasih tahu adikmu ya," seloroh Presiden Prabowo seraya disambut tawa riuh para hadirin.

Tidak berhenti sampai di situ, Presiden Prabowo juga menyenggol Menteri Keuangan, Purbaya, untuk menanyakan kalkulasi anggaran serta fasilitas apa saja yang sekiranya diperlukan oleh negara demi menyokong target besar membawa Indonesia lolos ke putaran final Piala Dunia di masa mendatang.

Tabel Pemetaan Keresahan Presiden Prabowo Terhadap Sektor Sepak Bola

Guna memberikan rangkuman informasi yang rapi, sistematis, dan mudah dipahami mengenai inti dari jalannya pidato kepresidenan tersebut, berikut adalah rincian datanya:

Komponen Berita Rincian Fakta Lapangan Catatan & Konteks Tambahan
Agenda Utama Peluncuran Biodiesel B50 Dilangsungkan di Rest Area KM 57, Cikampek, Karawang (9 Juli 2026).
Subjek Keresahan Timnas Sepak Bola Indonesia Prabowo menggarisbawahi bahwa sepak bola adalah lambang kehormatan bangsa.
Pihak yang Disentil Erick Thohir (Menpora/Ketum PSSI) & Menkeu Purbaya Erick disorot selaku pemegang otoritas sepak bola tertinggi hingga 2027.
Perantara Pesan Garibaldi 'Boy' Thohir (Pengusaha) Diminta langsung oleh Presiden untuk menegur adiknya secara interpersonal.
Status Kompetisi Gagal ke Piala Dunia 2026 Perjalanan Skuad Garuda terhenti di fase babak keempat Kualifikasi Zona Asia.

Kilas Balik Perjuangan Skuad Garuda di Kualifikasi Zona Asia

Aksi "senggol" yang dilakukan Presiden Prabowo terhadap Erick Thohir dinilai sangat beralasan oleh publik.

Selain mengemban amanah sebagai Menpora, Erick Thohir memiliki tanggung jawab ganda sebagai Ketua Umum PSSI hingga periode tahun 2027, menjadikannya nahkoda utama dalam merumuskan cetak biru sepak bola modern Indonesia.

Timnas Indonesia sendiri sejatinya sempat membuka asa lebar dan nyaris mengamankan tiket menuju putaran final Piala Dunia 2026. Performa apik anak asuh timnas berhasil membawa mereka melaju jauh.

Sayangnya, langkah spartan Skuad Garuda terpaksa harus terhenti di fase babak keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia.

Perolehan poin Indonesia kalah bersaing dalam perebutan posisi klasemen dengan dua tim raksasa Timur Tengah, yakni Arab Saudi dan Irak.

Kendati demikian, sinyal keresahan dari Presiden Prabowo ini diharapkan menjadi pelecut semangat sekaligus komitmen politik anggaran bagi kemajuan pembinaan usia dini dan prestasi sepak bola nasional ke depan.

(did)

Editor : Didi Agung Eko Purnomo
#erick thohir #timnas indonesia #Presiden Prabowo #piala dunia