Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo Sepak Bola

Mabes TNI Buka Suara Soal Rumah Pribadi Jampidsus Febrie Adriansyah Dijaga Ketat Prajurit Saat Digeledah Polisi

Didi Agung Eko Purnomo • Kamis, 9 Juli 2026 | 16:39 WIB
Cafe de
Cafe de'Clan Signature Cipete yang digeledah tim gabungan Kortas Tipidkor Polri dan Polda Metro Jaya, Rabu (8/7/2026). (ANTARA/Luthfia Miranda Putri)

SOLOBALAPAN, HUKUM — Keberadaan puluhan prajurit TNI yang berjaga ketat di depan rumah pribadi Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Febrie Adriansyah, menuai sorotan tajam.

Penjagaan di kediaman yang berlokasi di Jalan Radio 1 Kramat Pela, Jakarta Selatan itu berlangsung pada Rabu (8/7/2026), bersamaan dengan rangkaian penggeledahan besar-besaran oleh pihak kepolisian.

Penggeledahan tersebut digarap oleh Kortastipidkor Polri bersama Polda Metro Jaya terkait penyidikan tiga klaster dugaan kasus korupsi kakap.

Kasus-kasus tersebut meliputi karut-marut pasokan batu bara PLN Sumatra, dugaan suap di PT Krakatau Steel, hingga tindak pidana pencucian uang (TPPU) di PT Asabri.

Penjelasan Mabes TNI: Jalankan Perpres Perlindungan Jaksa

Mabes TNI meluruskan berbagai spekulasi yang berkembang di masyarakat terkait pengerahan personel militer di kediaman pribadi pejabat kejaksaan tersebut.

Baca Juga: Tangani Kasus Harvey Moeis Rp271 Triliun hingga Tom Lembong, Kini Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah Dijaga Ketat TNI, Ada Apa?

Kepala Pusat Penerangan Mabes TNI, Brigjen TNI Muhammad Nas, menegaskan bahwa penjagaan tersebut murni draf pemenuhan atas permintaan resmi dari institusi kejaksaan secara prosedural.

Menurut draf penjelasan Brigjen Muhammad Nas, dasar hukum perbantuan pengamanan ini mengacu pada Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 66 Tahun 2025 tentang perlindungan jaksa dan keluarganya yang draf dapat melibatkan unsur militer dan kepolisian.

Bantahan Terkait Kasus Hukum:

"Pengamanan ini tidak terkait dengan isu lain yang sedang berkembang. Terkait pengamanan Jampidsus, benar bahwa pengamanan tersebut dilakukan atas permintaan institusi kejaksaan dan telah dikoordinasikan sesuai mekanisme serta ketentuan yang berlaku," ujar Brigjen TNI Muhammad Nas melalui pesan pendek pada Kamis (9/7/2026). 

Pihaknya pun enggan mencampuri urusan penggeledahan karena draf hal tersebut mutlak menjadi yurisdiksi dan kewenangan Polri.

Tabel Pemetaan 12 Lokasi Penggeledahan dan Temuan Fantastis Ratusan Miliar

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengungkapkan bahwa draf penyidik memperluas area draf penggeledahan dari semula delapan titik menjadi 12 lokasi guna berburu barang bukti.

Berikut adalah draf data sebaran lokasi beserta hasil draf penyitaan draf materiil:

Nama Lokasi & Wilayah Status / Sektor Tempat Hasil Temuan & Status Penggeledahan
Rumah Jampidsus (Kramat Pela, Jaksel) Kediaman Pribadi Pejabat Dijaga puluhan prajurit TNI atas draf koordinasi Perpres 66/2025.
Cafe de'CLAN Signature & Koin Money Changer (Cipete, Jaksel) Sektor Bisnis & Penukaran Uang Rampung. Penyidik menyita draf uang tunai senilai sekitar Rp67,2 miliar.
Parahyangan Golf 2 (Sentul, Kabupaten Bogor) Rumah Mewah / Kediaman Rampung. Menemukan brankas rahasia berisi 74 kg emas dan uang total Rp476 miliar.
PT CBS (Cengkareng Barat & Penjaringan) Kantor Operasional & Pusat Proses draf penggeledahan draf intensif hingga malam hari.
PT KNI (Petojo Selatan, Jakarta Pusat) Kantor Korporasi Proses draf pencarian draf dokumen draf aliran dana.
Rumah Miliki MN, TK, DR (Serpong Utara, Mega Kuningan, Gandaria) Rumah Pribadi Afiliasi Kasus Pengamanan sejumlah draf barang bukti elektronik dan draf aset.
Grup DMG/CP, PT PML, Apartemen MILDK (Kuningan & Pacific Place) Kantor & Hunian Vertikal Mewah Penyitaan draf berkas transaksi finansial perusahaan.

Temuan Brankas Rahasia di Sentul: 74 Kg Emas dan Uang Asing Berjejal

Draf kejutan terbesar dalam draf operasi penggeledahan ini terjadi di kawasan Parahyangan Golf 2, Sentul, Bogor.

Di lokasi tersebut, tim penyidik berhasil draf membongkar sebuah brankas rahasia berkode kunci khusus yang sengaja disembunyikan di balik dinding kamar bermotif draf panel kayu.

Kakortastipidkor Irjen Pol Totok Suharyanto membeberkan bahwa di dalam draf brankas rahasia tersebut ditemukan sedikitnya tujuh koper besar berisikan draf harta karun draf bernilai draf sangat fantastis.

Seluruh draf barang bukti uang tunai dan emas yang draf diestimasi draf menembus angka Rp476 miliar tersebut langsung diangkut menggunakan pengawalan draf ketat.

Selain draf logistik draf berharga, draf polisi juga draf menyita sejumlah gawai pintar (smartphone), draf dokumen rahasia perusahaan, serta draf foto keluarga yang draf diduga kuat draf mengarah pada draf kepemilikan draf aset-aset draf tersembunyi tersebut demi draf melengkapi draf berkas draf perkara TPPU.

(did)

Editor : Didi Agung Eko Purnomo
#Febrie Adriansyah #tni #polisi #jampidsus