Lebih dari Sekadar Lampu, Mengenal Makna Lightstick dalam Budaya K-Pop

SOLOBALAPAN.COM - Bagi sebagian orang, lightstick mungkin hanya terlihat sebagai lampu yang dibawa penggemar saat konser.
Namun, di balik bentuk dan cahayanya, benda ini memiliki makna yang jauh lebih dalam bagi budaya K-pop.
Lightstick merupakan tongkat cahaya resmi yang dirancang khusus untuk setiap grup idol. Setiap desain dibuat berbeda dan mencerminkan identitas grup, mulai dari warna, logo, hingga filosofi yang ingin disampaikan kepada penggemar.
Awalnya, budaya mendukung idol di Korea Selatan dilakukan dengan menggunakan balon berwarna yang mewakili masing-masing grup.
Seiring berkembangnya industri K-pop dan teknologi, balon mulai digantikan oleh lightstick resmi yang kini menjadi simbol dukungan para penggemar.
Tak hanya menjadi identitas fandom, lightstick juga berfungsi sebagai media komunikasi antara artis dan penggemarnya.
Baca Juga: Cetak Sejarah! Lisa BLACKPINK Jadi Idol K-Pop Perempuan Pertama di Opening Piala Dunia 2026
Saat konser berlangsung, ribuan lightstick akan menyala bersamaan dan menciptakan lautan cahaya yang menjadi salah satu ciri khas konser K-pop.
Teknologi yang digunakan pada lightstick pun terus berkembang. Banyak lightstick generasi terbaru telah dilengkapi fitur Bluetooth yang memungkinkan warnanya berubah secara otomatis mengikuti lagu, efek panggung, hingga arahan dari sistem konser.
Hasilnya, seluruh penonton dapat menciptakan pertunjukan cahaya yang selaras dengan konsep setiap lagu.
Setiap grup juga memiliki desain lightstick yang unik. Misalnya, NCT menggunakan Meumwonbong, yang dijuluki penggemar sebagai "neobong" karena bentuk kubus hijau neon yang ikonik.



