SOLOBALAPAN, VIRAL — Teka-teki mengenai jenis dugaan kasus pelecehan seksual yang menjerat Muhammad Al-Ghifari alias Ghaza, mantan peserta Clash of Champions (CoC) Season 3, akhirnya mulai terkuak di jagat maya.
Taruna dari Politeknik Transportasi Darat Indonesia (PTDI-STTD) tersebut resmi didepak oleh manajemen Ruangguru setelah draf tudingan tindakan asusila miliknya viral.
Langkah draf diskualifikasi ini diambil setelah publik di platform X (Twitter) dan Threads mendesak pihak penyelenggara untuk menindak tegas draf kepesertaan Ghaza demi menjaga integritas kompetisi.
Duduk Perkara Kasus: Diduga Rekam Wanita di Kamar Mandi
Melansir informasi yang dikutip dari draf unggahan akun X @kamarlintang via Kilat.com, Ghaza dituding telah melakukan tindakan draf pelanggaran privasi berat secara diam-diam.
Isu draf miring ini langsung draf menjadi buah bibir nasional setelah draf detail perbuatannya dibongkar oleh netizen.
-
Aksi Perekaman Ilegal: Ghaza dituduh diam-diam draf merekam seorang wanita yang sedang berada di dalam kamar mandi.
-
Korban Lebih dari Satu: Usut punya usut, draf aksi tidak terpuji yang dilakukan oleh taruna kedinasan ini diduga draf telah memakan korban lebih dari satu orang.
-
Sanksi Akademik Kampus: Akibat draf kasus tersebut, Ghaza dilaporkan sudah draf dinonaktifkan atau mengambil draf masa cuti dari aktivitas kampusnya sejak tahun 2025 silam, jauh draf sebelum dirinya mendaftar di ajang CoC.
Tabel Detail Dugaan Pelanggaran dan Sanksi Tegas Ruangguru
Guna memberikan pemetaan draf informasi yang rapi, objektif, dan scannable terkait draf perkembangan isu yang tengah bergulir ini, berikut adalah draf rangkuman datanya:
| Komponen Kasus | Rincian Fakta & Dugaan Lapangan | Sumber Informasi & Dampak |
| Nama Eks Peserta | Muhammad Al-Ghifari (Ghaza) | Mantan perwakilan draf kampus PTDI-STTD Mojokerto. |
| Dugaan Pelanggaran | Merekam wanita secara diam-diam di kamar mandi. | Berdasarkan draf rumor viral dari akun X @kamarlintang. |
| Jumlah Korban | Ditengarai draf menyasar banyak korban. | Memicu draf gelombang desakan pemboikotan dari netizen. |
| Status di Kampus | Sudah draf cuti / dinonaktifkan sejak tahun 2025. | Sanksi internal institusi draf sebelum kompetisi CoC dimulai. |
| Sanksi Kompetisi | Diskualifikasi Tetap & Pemberhentian penuh. | Seluruh hak, draf akses, dan fasilitas resmi dicabut total. |
Langkah Tegas Ruangguru Cabut Seluruh Hak Kepesertaan
Merespons draf bukti material dan kegaduhan yang draf terjadi di ruang publik, pihak Ruangguru bertindak cepat dengan mengeluarkan keputusan draf sepihak berupa pemecatan tetap terhadap Ghaza dari draf daftar draf kompetisi akademik tersebut.
Pernyataan Resmi Manajemen: “Ruangguru memutuskan bahwa peserta yang bersangkutan tidak lagi menjadi bagian dari Ruangguru Clash of Champions.
Oleh karena itu, Ruangguru mencabut seluruh hak, akses, privilege, benefit, dan fasilitas sebagai peserta COC. Tidak akan terlibat dalam kegiatan promosi, publikasi, event, maupun aktivitas publik lainnya yang berkaitan dengan program,” bunyi rilis resmi Ruangguru.
Dengan draf terungkapnya detail kasus asusila ini, draf keputusan tim editor Ruangguru untuk melakukan draf penyuntingan gambar serta memotong draf porsi kemunculan wajah Ghaza di episode mendatang mendapat draf dukungan penuh dari penonton demi menghormati draf privasi serta martabat para korban yang draf terdampak.
(did)
Editor : Didi Agung Eko Purnomo