Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo Sepak Bola

Viral Kisah Pilu Mandala Risky, Siswa SMK di Samarinda yang Meninggal Dunia Usai Tahan Sakit Pakai Sepatu Kekecilan

Didi Agung Eko Purnomo • Rabu, 6 Mei 2026 | 17:16 WIB
 Foto mendiang Mandala Rizky Syahputra, siswa SMKN 4 Samarinda.
Foto mendiang Mandala Rizky Syahputra, siswa SMKN 4 Samarinda.

SOLOBALAPAN, SAMARINDA — Dunia pendidikan Indonesia kembali berduka. Setelah tragedi di NTT, kini publik dikejutkan dengan kabar meninggalnya Mandala Rizky Syahputra, seorang siswa kelas XI jurusan pemasaran di SMKN 4 Samarinda, Kalimantan Timur.

Mandala mengembuskan napas terakhir pada Jumat, 24 April 2026, di usia 16 tahun.

Kabar ini menjadi viral setelah beredar informasi bahwa Mandala meninggal dunia akibat infeksi luka di kaki karena terpaksa menggunakan sepatu yang ukurannya jauh lebih kecil dari ukuran aslinya.

Tahan Sakit demi Sekolah dan Magang

Ibu kandung Mandala, Ratnasari (40), mengungkapkan bahwa putranya memiliki ukuran kaki 44, namun karena keterbatasan ekonomi, ia terpaksa mengenakan sepatu ukuran 40.

Untuk mengurangi rasa sakit, Mandala sering menyelipkan pembungkus buah di dalam sepatunya.

Baca Juga: Rico Leonard Susanto Anak Siapa? Remaja yang Viral Usai Berucap Rasis ke YouTuber Kanada KShowtime, Berakhir Minta Maaf

Kondisi Mandala dilaporkan semakin memburuk saat ia menjalani masa magang di sebuah pusat perbelanjaan.

Tuntutan untuk berdiri dalam waktu lama memperparah bengkak dan infeksi di kakinya. Selain sakit fisik, nafsu makan Mandala menurun drastis hingga tubuhnya terlihat sangat kurus.

Ratnasari mengenang percakapan memilukan saat Mandala meminta sepatu baru:

“Dia bilang, ‘Bu, bisa tidak belikan Mandala sepatu?’ Saya bilang nanti dulu. Dia jawab, ‘Mandala lupa kalau Mandala anak yatim,’” tutur Ratnasari sambil menahan tangis.

Penjelasan Resmi SMKN 4 Samarinda

Menanggapi simpang siur penyebab kematian siswanya, pihak SMKN 4 Samarinda mengeluarkan keterangan tertulis melalui akun Instagram resmi mereka pada 4 Mei 2026. Pihak sekolah menegaskan beberapa poin penting:

Pelajaran Berharga bagi Semua

Tragedi ini menjadi pengingat keras tentang masih adanya celah besar dalam akses pemenuhan kebutuhan dasar siswa dari keluarga kurang mampu.

Meskipun sekolah telah berupaya memberikan bantuan, hambatan komunikasi dan rasa enggan untuk mengeluh sering kali membuat bantuan datang terlambat.

Pihak SMKN 4 Samarinda menyampaikan rasa duka yang mendalam dan berharap kejadian ini menjadi pelajaran bagi masyarakat agar lebih terbuka dalam menjalin komunikasi antara wali murid dan instansi pendidikan.

(did)

Editor : Didi Agung Eko Purnomo
#Mandala Risky #Sepatu Kekecilan #viral #meninggal dunia #smk