SOLOBALAPAN, JAKARTA - Media sosial kembali dihebohkan dengan beredarnya video distribusi kendaraan operasional untuk Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
Kendaraan berupa motor listrik tersebut disiapkan oleh Badan Gizi Nasional (BGN) guna mendukung kelancaran program unggulan Makan Bergizi Gratis (MBG).
Video berdurasi 32 detik yang diunggah akun X (Twitter) @independensumatera pada Minggu (5/4/2026), memperlihatkan deretan motor listrik berwarna biru muda dengan logo khusus BGN yang diangkut menggunakan truk merah.
Sorotan Anggaran dan Isu Proyek Baru
Penyaluran fasilitas kendaraan ini memicu perdebatan sengit di kalangan warganet.
Banyak pihak yang mempertanyakan urgensi pengadaan motor listrik di tengah isu kesejahteraan guru honorer yang dinilai masih belum menjadi prioritas utama.
"Untuk MBG apapun disediakan, untuk guru honorer apapun dilepas tangankan. Sudah segila inikah negara ini," tulis akun pengunggah dalam cuitannya yang viral.
Tak hanya soal ketimpangan prioritas anggaran, muncul pula spekulasi mengenai adanya "proyek turunan" di balik pengadaan ini.
Beberapa netizen memprediksi akan ada alokasi anggaran besar baru yang digelontorkan untuk pembangunan infrastruktur pendukung, seperti stasiun pengisian daya (charging station) khusus di berbagai titik SPPG.
Pro dan Kontra di Kolom Komentar
Unggahan tersebut memancing beragam reaksi kritis dari masyarakat.
Beberapa netizen menyoroti sektor pendidikan dan kesehatan yang dianggap kurang mendapat perhatian sebesar program makan gratis ini.
"Makanya bidang pendidikan sama kesehatan gak mau dibenerin. Kalau udah gitu, mereka kan terlihat kayak pahlawan karena memberi makan," ujar salah satu akun dalam kolom komentar.
Di sisi lain, ada juga warganet yang mengkritik algoritma media sosial yang dianggap lebih banyak menampilkan sisi positif kinerja pemerintah, sehingga keluhan masyarakat terkait teknis di lapangan jarang mencuat ke permukaan.
Hingga saat ini, pihak Badan Gizi Nasional belum memberikan rincian detail mengenai jumlah unit motor listrik yang didistribusikan serta total anggaran yang dialokasikan untuk fasilitas penunjang SPPG tersebut di seluruh Indonesia.
(did)
Editor : Didi Agung Eko Purnomo