SOLOBALAPAN.COM - Jagat maya internasional kembali dihebohkan dengan rumor mengenai kondisi Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu.
Isu ini bahkan berkembang menjadi teori konspirasi setelah muncul video yang diklaim menampilkan Netanyahu dengan enam jari, sehingga memicu spekulasi bahwa sang pemimpin telah meninggal dan digantikan teknologi kecerdasan buatan.
Namun sebelum video tersebut viral, rumor mengenai kematian Netanyahu sebenarnya sudah lebih dulu beredar di berbagai platform digital dan media internasional.
Awal Mula Rumor Netanyahu Meninggal
Spekulasi mengenai kondisi Netanyahu pertama kali ramai setelah laporan media Iran, Tasnim News Agency, yang menyinggung kemungkinan sang perdana menteri terluka atau bahkan tewas akibat serangan balasan Iran.
Laporan tersebut memicu perhatian global karena muncul di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah.
Rumor semakin cepat menyebar karena beberapa indikator yang dianggap tidak biasa terkait aktivitas publik Netanyahu.
Tasnim menyebut setidaknya ada sejumlah faktor yang memicu kecurigaan publik internasional, mulai dari ketidakhadiran Netanyahu di ruang publik hingga minimnya unggahan video terbaru dari dirinya.
Menurut laporan tersebut, hampir tiga hari sejak video terakhir Netanyahu diunggah di kanal pribadinya, dan hampir empat hari sejak foto terbarunya dipublikasikan.
Kondisi ini dinilai tidak lazim karena Netanyahu dikenal sangat aktif membagikan pesan video hampir setiap hari.
Selain itu, spekulasi juga diperkuat oleh laporan peningkatan keamanan di sekitar kediamannya di Yerusalem pada 8 Maret 2026.
Langkah tersebut disebut sebagai antisipasi terhadap ancaman drone bunuh diri.
Kecurigaan publik juga semakin besar setelah adanya pembatalan kunjungan mendadak dua tokoh Amerika Serikat, yakni Jared Kushner dan Steve Witkoff, ke Israel.
Baca Juga: Panduan Lengkap Buat Logo AI dan Menggunakan Pembuat Logo Online untuk Desain Profesional
Klarifikasi Media Israel
Rumor yang semakin meluas kemudian mendapat tanggapan dari media Israel, The Jerusalem Post.
Media tersebut menyebut laporan dari Tasnim sebagai klaim yang belum terverifikasi dan menilai narasi kematian pemimpin negara kerap digunakan sebagai bagian dari perang informasi.
“Kantor Perdana Menteri menegaskan bahwa Netanyahu tetap menjalankan tugas negara seperti biasa. Beliau tercatat mengunjungi lokasi serangan di Beersheba pada 6 Maret serta melakukan komunikasi diplomatik dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron,” tulis laporan JPost guna meredam kepanikan publik.
Menurut laporan tersebut, rumor kematian pemimpin negara bukan hal baru dalam situasi konflik.
Informasi semacam itu sering digunakan untuk menciptakan kekacauan psikologis dan melemahkan moral pihak lawan.
Aktivitas Terakhir Netanyahu
Pemerintah Israel terakhir mengunggah kegiatan Netanyahu saat melakukan kunjungan ke Pusat Komando Kesehatan Nasional pada 9 Maret 2026.
Dalam kesempatan itu, Netanyahu juga memberikan pernyataan terkait konflik dengan Iran.
“Aspirasi kami adalah untuk memungkinkan rakyat Iran melepaskan diri dari belenggu tirani; pada akhirnya, itu terserah mereka. Tetapi tidak diragukan lagi bahwa melalui tindakan yang telah dilakukan sejauh ini, kami sedang menghancurkan tulang-tulang mereka dan masih akan ada lagi yang akan datang,” tegas Netanyahu.
Ia juga menambahkan pernyataan mengenai perubahan posisi Israel di panggung global.
“Jika kita berhasil bersama rakyat Iran, kita akan mengakhiri secara permanen sejauh mana hal-hal seperti itu ada dalam kehidupan bangsa-bangsa. Kita akan membawa perubahan, dan kita sudah membawa perubahan besar dalam kedudukan internasional Israel,” lanjutnya.
Laporan Media Internasional
Sementara itu, laporan dari media internasional seperti The Economic Times menyebut bahwa Netanyahu masih hidup dan tetap menjalankan tugasnya.
“Ya, Benjamin Netanyahu masih hidup,” tulis laporan itu.
Media tersebut juga melaporkan bahwa Netanyahu sempat terlihat mengunjungi lokasi yang rusak akibat serangan di Tel Aviv dan menghadiri sejumlah agenda resmi pemerintahan.
Selain itu, ia juga dilaporkan terlihat di Pelabuhan Ashdod bersama Menteri Transportasi Israel, Miri Regev, dalam rangka meninjau kelangsungan perdagangan maritim Israel di tengah operasi militer Roaring Lion.
Video Viral Berjari Enam Picu Teori Baru
Di tengah rumor yang belum mereda, kontroversi kembali muncul setelah video pidato Netanyahu viral di media sosial karena dianggap menampilkan anomali visual pada tangannya.
Sebagian pengguna internet mengklaim video tersebut memperlihatkan enam jari, sehingga memicu spekulasi bahwa rekaman tersebut merupakan hasil manipulasi teknologi kecerdasan buatan.
Meski begitu, hingga kini tidak ada bukti resmi yang mendukung klaim bahwa Netanyahu meninggal dunia atau digantikan oleh teknologi AI.
Sejumlah laporan media dan sumber resmi justru menyebut sang perdana menteri masih aktif menjalankan tugas negara, sementara rumor yang beredar di internet dinilai sebagai informasi yang belum terverifikasi. (lz)
Editor : Laila Zakiya