Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo

Siapa Abu Janda alias Permadi Arya? Profil Sosok yang Diusir Aiman Witjaksono di Acara Televisi, Punya Rekam Jejak Kontroversi

Didi Agung Eko Purnomo • Rabu, 11 Maret 2026 | 19:05 WIB

Abu Janda/
Abu Janda/

SOLOBALAPAN, JAKARTA - Nama influencer Permadi Arya atau yang lebih dikenal sebagai Abu Janda kembali menjadi perbincangan hangat di media sosial setelah terlibat insiden memalukan di layar kaca.

Dalam program "Rakyat Bersuara" yang dipandu oleh Aiman Witjaksono pada Selasa (10/3/2026), Abu Janda terpaksa diusir keluar dari studio karena sikapnya yang dianggap tidak tertib.

Ketegangan memuncak saat ia beradu argumen dengan Pakar Hukum Tata Negara, Feri Amsari, mengenai sejarah hubungan Indonesia dan Palestina dalam konteks kemerdekaan.

Sikap kontroversialnya yang memotong pembicaraan narasumber lain dengan nada tinggi memicu kemarahan publik yang menonton acara tersebut secara langsung maupun melalui potongan video yang viral.

Kronologi Pengusiran di Program Rakyat Bersuara

Insiden pengusiran tersebut bermula ketika diskusi membahas tema "Perang AS-Israel Vs Iran Meluas, Kita Harus Bagaimana?".

Abu Janda yang berada di posisi pro-pemerintah mendukung langkah Presiden Prabowo Subianto, mengeluarkan pernyataan sensitif mengenai keamanan Israel sebagai syarat perdamaian.

Situasi memanas saat Feri Amsari mengingatkan tentang jasa rakyat Palestina terhadap kemerdekaan Indonesia, yang langsung dibantah keras oleh Abu Janda dengan menyebut Indonesia tidak memiliki utang budi apa pun.

Baca Juga: Abu Janda Tuai Kecaman Usai Maki Prof Ikrar Nusa Bhakti di iNews TV, Jhon Sitorus Nilai Sikapnya Mencederai Etika Diskusi

Aksi saling teriak tak terhindarkan hingga Feri Amsari menegur Aiman Witjaksono mengenai pelanggaran etika yang dilakukan Abu Janda.

Aiman yang juga menjabat sebagai Pemimpin Redaksi iNews, awalnya berusaha menengahi, namun akhirnya kehilangan kesabaran karena perilaku Abu Janda yang sulit dikendalikan.

"Kalau Anda tidak bisa tertib, keluar!" tegas Aiman dengan nada tinggi sebelum akhirnya benar-benar mengusir sang influencer dari jalannya bincang-bincang tersebut.

Profil dan Latar Belakang Pendidikan Permadi Arya

Permadi Arya lahir di Cianjur, Jawa Barat, pada 14 Desember 1973.

Sebelum dikenal sebagai pegiat media sosial yang vokal terhadap isu intoleransi dan radikalisme, ia memiliki latar belakang pendidikan yang cukup mentereng di bidang teknologi dan bisnis.

Abu Janda tercatat pernah menempuh pendidikan Diploma Ilmu Komputer di Informatic IT School Singapura pada tahun 1997 dan meraih gelar di bidang Business & Finance dari University of Wolverhampton, Inggris, pada tahun 1999.

Sepulang dari luar negeri, ia sempat berkarier di berbagai sektor industri selama belasan tahun, mulai dari perbankan swasta hingga perusahaan tambang batu bara.

Namun, namanya baru benar-benar mencuat ke permukaan publik saat Pilpres 2019, ketika ia bergabung sebagai salah satu influencer dalam tim pendukung Joko Widodo.

Sejak saat itu, aktivitas digitalnya semakin intens dan ia sering menjadi ujung tombak dalam menanggapi berbagai kasus viral yang berkaitan dengan kelompok minoritas di Indonesia.

Baca Juga: Siapa Ikrar Nusa Bhakti? Dapet Kata Kasar dari Abu Janda saat Debat soal Amerika di TV, Ternyata Punya Jabatan Ini

Deretan Kontroversi yang Menghebohkan Publik

Eksistensi Abu Janda di ruang publik digital hampir selalu diiringi dengan kontroversi besar.

Salah satu kasus yang paling membekas adalah pernyataannya mengenai "Islam Arogan" pada tahun 2021 yang berujung pada laporan ke Bareskrim Polri atas dugaan ujaran kebencian.

Selain itu, ia juga pernah terseret kasus dugaan rasisme terhadap tokoh Papua, Natalius Pigai, serta pernyataan-pernyataan tajamnya yang sering mendeskreditkan kelompok Islam konservatif.

Kehadirannya di berbagai platform media sosial sering kali membelah opini publik; di satu sisi ia dianggap sebagai pembela keberagaman, namun di sisi lain sering dicap sebagai "buzzer politik" yang provokatif.

Hingga awal tahun 2026 ini, keterlibatannya dalam diskusi mengenai konflik global Israel-Palestina membuktikan bahwa Abu Janda masih menjadi sosok yang konsisten memicu polemik lewat pernyataan-pernyataan yang melawan arus utama opini masyarakat Indonesia. (did)

Editor : Didi Agung Eko Purnomo
#aiman witjaksono #permadi arya #rekam jejak #abu janda #kontroversi