Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo Sepak Bola

Nggak Cuma Bupatinya, Wakil Bupati Rejang Lebong Bengkulu Juga 'Kompak' Tertangkap KPK!

Laila Zakiya • Selasa, 10 Maret 2026 | 14:42 WIB

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo di gedung KPK, Jakarta.
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo di gedung KPK, Jakarta.

SOLOBALAPAN.COM - Operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Provinsi Bengkulu mengungkap fakta mengejutkan.

Tidak hanya Bupati Rejang Lebong Muhammad Fikri Thobari yang diamankan, tetapi juga Wakil Bupati Hendri.

Penangkapan keduanya terjadi dalam operasi senyap yang digelar KPK pada Senin (9/3/2026).

Kasus ini pun langsung menjadi sorotan publik karena melibatkan dua pimpinan daerah sekaligus.

Bupati dan Wakil Bupati Rejang Lebong Sama-sama Diamankan

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap Bupati Rejang Lebong Muhammad Fikri Thobari dan Wakil Bupati Hendri dalam rangkaian Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Bengkulu, Senin (9/3/2026).

Dalam operasi tersebut, KPK tidak hanya mengamankan dua pejabat daerah itu.

Selain Bupati dan Wabup, KPK juga mengamankan 11 orang sehingga totalnya ada 13 orang.

Sebanyak 13 orang tersebut sempat menjalani pemeriksaan awal di Polres Kepahiang dan Polresta Bengkulu sebelum sebagian dari mereka dibawa ke Jakarta.

“Dari sembilan orang yang dibawa ke Jakarta pagi ini, satu bupati, kemudian wakil bupati. Dan juga, tiga orang lainnya dari ASN di wilayah Pemkab Rejang Lebong. Kemudian, empat orang lainnya adalah pihak swasta,” terang Juru Bicara KPK Budi Prasetyo di Gedung Merah Putih, Jakarta, Selasa (10/3/2026).

Diduga Terkait Suap Proyek

Dalam OTT tersebut, penyidik KPK juga menyita sejumlah barang bukti.

Barang bukti yang diamankan antara lain dokumen, perangkat elektronik, hingga uang tunai yang diduga berkaitan dengan perkara yang tengah diselidiki.

“Juga mengamankan barang bukti, di antaranya dokumen, barang bukti elektronik, dan juga uang tunai,” ungkap Budi Prasetyo.

KPK menduga kasus yang menjerat Bupati dan Wakil Bupati Rejang Lebong berkaitan dengan dugaan praktik suap proyek di lingkungan pemerintah daerah.

“Dalam peristiwa tertangkap tangan ini, diduga terkait dengan suap proyek,” terangnya.

Selain itu, Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto juga mengungkapkan bahwa tim penyidik turut menemukan uang tunai dalam operasi tersebut.

“Ada uang tunai yang diamankan,” jelas Fitroh.

Dibawa ke Jakarta untuk Pemeriksaan

Setelah diamankan di Bengkulu, sejumlah pihak langsung dibawa ke Gedung Merah Putih KPK di Jakarta untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

“Konfirm, tim melakukan kegiatan penyelidikan tertutup di wilayah Bengkulu," ujar Budi, Selasa (10/3/2026).

"Sejumlah pihak diamankan, pagi ini dibawa ke Jakarta untuk pemeriksaan lebih lanjut. Salah satunya Bupati Rejang Lebong," sambungnya.

Saat ini KPK masih melakukan pemeriksaan intensif terhadap para pihak yang terjaring dalam operasi tersebut.

Sesuai aturan hukum, lembaga antirasuah memiliki waktu maksimal 1x24 jam untuk menentukan status hukum para pihak yang diamankan.

"Benar, Bupati Rejang Lebong," ucap Fitroh Rohcahyanto, Selasa (10/3/2026).

Dengan ditangkapnya Bupati dan Wakil Bupati, muncul pertanyaan mengenai siapa yang akan memimpin jalannya pemerintahan di Kabupaten Rejang Lebong.

 

Dikabarkan bahwa untuk sementara waktu Sekretaris Daerah (Sekda) akan menjalankan tugas sehari-hari agar tidak terjadi kekosongan kepemimpinan di daerah tersebut.

Baca Juga: Alasan di Balik Pemanggilan Elkan Baggott Jadi Sorotan Fans, Kembali ke Tanah Air Setelah 2 Tahun Terasingkan

OTT Kedua KPK Selama Ramadan 2026

Operasi tangkap tangan di Bengkulu ini juga tercatat sebagai OTT kedua yang dilakukan KPK selama Ramadan 2026.

Kasus ini sekaligus menambah daftar penindakan terhadap pejabat daerah yang dilakukan lembaga antirasuah sepanjang tahun 2026.

KPK pun menegaskan komitmennya untuk terus menindak praktik korupsi, termasuk yang melibatkan kepala daerah di berbagai wilayah Indonesia. (lz)

Editor : Laila Zakiya
#viral #wakil bupati rejang lebong #bengkulu #ott kpk #Bupati Rejang Lebong #Hendri #fikri thobari