Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo Sepak Bola

Profil Muhammad Suryo: Bos Rokok HS yang Bangun Bisnis dari Nol, Kini Berduka Usai Kecelakaan Moge vs Jupiter MX di Kulon Progo

Damianus Bram • Senin, 2 Maret 2026 | 11:46 WIB

Muhammad Suryo,  Bos rokok HS.
Muhammad Suryo, Bos rokok HS.

SOLOBALAPAN.COM – Nama Muhammad Suryo, CEO Surya Group sekaligus pemilik merek rokok HS, tengah menjadi sorotan nasional.

Namun, sorotan kali ini bukan karena ekspansi bisnisnya yang agresif, melainkan musibah kecelakaan maut yang menimpanya di Kulon Progo, Minggu (1/3/2026).

Insiden yang melibatkan moge Harley Davidson dan Yamaha Jupiter MX tersebut merenggut nyawa istri sang pengusaha di lokasi kejadian, sementara Muhammad Suryo kini tengah berjuang dalam perawatan intensif.

Membangun Kerajaan Bisnis dari Nol

Perjalanan hidup Muhammad Suryo adalah potret nyata kerja kerasnya.

Lahir di Lampung Timur dan besar di Bengkulu, putra dari mantan Wakil Bupati Bengkulu Utara, H. Sumarno ini, memulai usahanya dari titik terbawah.

Usai menyelesaikan studi di Yogyakarta, Suryo tidak langsung terjun ke industri besar. Ia mengawali langkahnya dengan membuka bisnis air isi ulang.

Ketekunannya membuahkan hasil hingga merambah ke sektor konstruksi, properti, minyak dan gas, hingga memiliki maskapai penerbangan komersial, Fly Jaya.

Fenomena Rokok HS: Dari 30 Jadi 3.000 Karyawan

Pada 2024, ia mendirikan pabrik rokok HS di Muntilan, Magelang. Meski awalnya hanya mempekerjakan 30 buruh linting, dalam waktu singkat bisnisnya meledak.

Saat ini, pabrik tersebut mempekerjakan sekitar 3.000 orang dengan kapasitas produksi mencapai 5 juta batang rokok per hari.

Suryo memiliki ambisi besar di tahun 2026 ini untuk merekrut hingga 10.000 karyawan melalui pembangunan tiga pabrik baru di Yogyakarta dan satu pabrik besar di kampung halamannya, Lampung Timur.

Gaya Kepemimpinan Inklusif dan Filantropis

Salah satu hal yang membuat sosok Muhammad Suryo disegani adalah pola rekrutmennya yang sangat inklusif.

Ia tidak memandang ijazah atau pengalaman kerja sebagai syarat utama.

“Yang penting ada kemauan belajar. Saya juga ingin penyandang disabilitas mendapatkan kesempatan yang sama,” ungkap Suryo dalam sebuah kesempatan.

Selain menciptakan lapangan kerja, melalui program CSR Surya Group, ia telah membangun puluhan masjid di Jawa dan Sumatera.

Terbaru, ia melakukan peletakan batu pertama Masjid An Nur di Lampung Timur pada Januari 2026 lalu.

Duka di Tengah Kejayaan

Kejayaan bisnis dan kegiatan sosialnya kini diselimuti duka mendalam. Kegiatan touring yang seharusnya menjadi momen refreshing berakhir tragis di Jalan Nasional Purworejo–Wates.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak keluarga maupun kepolisian masih mendalami kronologi pasti kecelakaan tersebut. (dam)

Editor : Damianus Bram
#muhammad suryo #moge #harley davidson #kulon progo #jupiter mx #kecelakaan #bos rokok hs