SOLOBALAPAN.COM – Kabar baik bagi masyarakat Solo Raya yang berencana melakukan perjalanan mudik melalui jalur darat pada Lebaran 2026 mendatang.
Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo, memberikan jaminan bahwa jalur nasional Pantai Utara (Pantura) Jawa wilayah barat akan bebas dari lubang pada H-10 Idul Fitri 1447 H.
Kepastian ini disampaikan Dody saat meninjau kesiapan infrastruktur di Karawang, Jawa Barat.
Ia menyebut, tim di lapangan terus bekerja keras melakukan penambalan di ribuan titik kerusakan.
Target "Zero Hole" Sebelum Arus Mudik
Berdasarkan data Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) DKI Jakarta-Jawa Barat, awalnya terdeteksi sekitar 7.000 titik lubang di sepanjang Pantura Barat. Namun, jumlah tersebut kini telah menyusut signifikan.
"Sudah berkurang dari yang awal sekitar 7.000 lubang, sekarang tinggal sisa 2.500 lubang. Tapi kita pastikan H-10 sudah tidak ada lubang," tegas Menteri PU Dody Hanggodo, dikutip dari ANTARA, Sabtu (28/2/2026).
Proyek Jangka Panjang: Pengaspalan Ulang 100 Km
Selain penambalan darurat, Kementerian PU juga menyiapkan skema perbaikan permanen berupa pelapisan ulang aspal (overlay) sepanjang 100 kilometer terakhir di perbatasan Brebes.
Proyek ini menggunakan dana Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) dan diprediksi membutuhkan waktu pengerjaan selama dua tahun agar kondisi jalan benar-benar sempurna.
Kesiapan Mudik Lebaran 2026
Tahun ini, diprediksi sebanyak 144 juta orang akan melakukan perjalanan mudik. Untuk mendukung kelancaran arus tersebut, Kementerian PU telah menyiapkan:
- 76 Ruas Jalan Tol sepanjang 3.115,98 km.
- 136 Rest Area (TIP) yang siap beroperasi.
- 189 SPKLU bagi pengguna kendaraan listrik.
- Posko Angkutan Lebaran yang akan aktif pada 13–29 Maret 2026.
Rekayasa Lalu Lintas: One Way hingga Ganjil Genap
Guna mengantisipasi kemacetan parah, Kementerian Perhubungan bersama Korlantas Polri akan menerapkan rekayasa lalu lintas berupa contraflow, sistem satu arah (one way), dan ganjil genap di titik-titik krusial.
Selain itu, operasional angkutan barang sumbu tiga ke atas akan dibatasi selama masa mudik sesuai dengan Surat Keputusan Bersama (SKB) lintas kementerian.
Dengan perbaikan jalan yang dikebut dan skema lalu lintas yang matang, diharapkan perjalanan mudik warga menuju kampung halaman di Solo dan sekitarnya dapat berjalan lebih aman dan nyaman dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. (dam)
Editor : Damianus Bram