Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo Sepak Bola

Buntut Kasus Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas yang Mangkir dari Tanggung Jawab, LPDP Bakal Cantumkan Nama Alumni Nakal di Website

Damianus Bram • Jumat, 27 Februari 2026 | 12:31 WIB

Plt Direktur Utama LPDP Sudarto.
Plt Direktur Utama LPDP Sudarto.

SOLOBALAPAN.COM – Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) akhirnya kehilangan kesabaran terhadap para alumni penerima beasiswa yang dinilai tidak tahu terima kasih.

Sebagai bentuk hukuman sosial, LPDP berencana akan mengumumkan nama-nama alumni yang tidak patuh terhadap kewajiban secara terbuka di laman resmi mereka.

Langkah berani ini diambil sebagai buntut dari kegaduhan yang diciptakan oleh pasangan alumni LPDP, Arya Iwantoro dan Dwi Sasetyaningtyas (Tyas), yang dinilai mangkir dari tanggung jawab moral dan melukai perasaan bangsa.

"Dinding Malu" Digital bagi Penerima Beasiswa Nakal

Plt Direktur Utama LPDP, Sudarto, menegaskan bahwa kebijakan ini sedang dikaji secara serius.

Menurutnya, alumni harus sadar bahwa dana yang mereka gunakan untuk menempuh pendidikan di luar negeri adalah dana publik yang bersumber dari pajak rakyat.

“Ini sedang kami pikirkan, teman-teman alumni harus waspada juga. Kami mempertimbangkan untuk menaruh nama-nama penerima yang tidak patuh di website LPDP. Sekali lagi, ini kan pakai duit pajak,” ujar Sudarto dalam Media Briefing di Jakarta, dikutip dari JawaPos.com, Jumat (27/2/2026).

Blacklist Permanen dari Lingkungan Pemerintah

Tak hanya hukuman sosial di dunia maya, sanksi administratif yang jauh lebih berat pun telah menanti.

Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, memberikan peringatan keras bahwa penerima beasiswa yang terbukti menghina negara akan masuk dalam daftar hitam (blacklist).

Dampaknya fatal, dimana mereka tidak akan pernah bisa bekerja di lingkungan pemerintahan seumur hidup.

“Nanti akan saya blacklist dia, di seluruh pemerintahan enggak akan bisa masuk. Jadi jangan menghina negara Anda sendiri,” tegas Menkeu Purbaya.

Momentum Evaluasi Total LPDP

Kasus viralnya Tyas dan Arya menjadi "pintu masuk" bagi LPDP untuk melakukan perbaikan internal secara masif.

Sudarto menyebut pihaknya tengah melakukan penguatan pengawasan, penegasan kewajiban pengabdian, hingga pembenahan sistem pelaporan alumni.

LPDP ingin memastikan bahwa investasi besar negara melalui APBN untuk pemberdayaan SDM menghasilkan output yang baik dan memberikan kontribusi nyata bagi Indonesia, bukan justru melahirkan individu yang kehilangan rasa nasionalismenya.

Hukuman tegas ini diharapkan menjadi efek jera bagi para awardee aktif maupun alumni agar senantiasa menjaga etika dan menghormati kontribusi rakyat Indonesia yang telah membiayai mimpi mereka. (dam)

Editor : Damianus Bram
#beasiswa lpdp #lpdp #Dwi Sasetyaningtyas #Arya Iwantoro #alumni lpdp