Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo Sepak Bola

'Celotehan' Dwi Sasetyaningtyas Berbuntut Panjang! Bukan Cuma Sang Suami Arya Iwantoro, Kini Nama Irawati Puteri Juga Ikutan Dikuliti Soal LPDP

Laila Zakiya • Jumat, 27 Februari 2026 | 08:34 WIB

 

Sosok Irawati Puteri yang disebut sebagai penerima beasiswa LPDP.
Sosok Irawati Puteri yang disebut sebagai penerima beasiswa LPDP.

SOLOBALAPAN.COM - Polemik yang bermula dari unggahan Dwi Sasetyaningtyas terus bergulir dan memunculkan efek domino.

Setelah publik menyoroti kewajiban pengembalian dana beasiswa oleh sang suami, Arya Iwantoro, kini perhatian warganet merembet ke nama lain yang juga tercatat sebagai penerima beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP).

Nama yang kini ramai diperbincangkan adalah Irawati Puteri, alumni penerima LPDP untuk studi hukum di Stanford.

Sorotan muncul setelah beredar dugaan bahwa yang bersangkutan belum kembali ke Indonesia untuk menjalankan kewajiban pengabdian pascastudi.

Dugaan Tak Pulang ke Indonesia Sejak 2024

Isu mengenai Irawati Puteri mencuat lewat media sosial.

Disebutkan bahwa ia diduga tidak menjalani kewajiban untuk pulang ke Indonesia setelah menyelesaikan pendidikannya sejak tahun 2024.

Dugaan ini kemudian berkembang setelah seorang pengguna X yang mengaku sebagai seniornya mengungkit persoalan lama yang terjadi jauh sebelum polemik LPDP saat ini.

Hal tersebut diketahui dari unggahan akun Twitter @ranggawidigda pada 26 Februari 2026, yang menyebut adanya persoalan Irawati Puteri di masa lalu saat aktif di Indonesian Law Debating Society (ILDS).

Tuduhan Lama Muncul Kembali: Kasus ILDS

Dalam unggahan lanjutan pada 27 Februari 2026, akun tersebut kembali menyinggung dugaan yang terjadi pada 2017.

Ia menyebut adanya masalah terkait uang anggota ILDS yang belum dikembalikan.

"Gue tadinya gak mau ikutan kasus ini karena lo junior gue @irawatiputeri. Tapi masalahnya gue dapat laporan dari anak-anak ILDS, yang dulu lo tipu di tahun 2017, bahwa duit mereka belom lo balikin sampai sekarang? Ra ini udah mau 9 tahun, tanggung jawab lo di mana?," tulis akun tersebut, dikutip pada Jumat, (27/2/2026).

Akun tersebut juga menjelaskan latar belakang organisasi ILDS serta posisinya sebagai pendiri.

"Sebagai konteks, ILDS adalah organisasi debat hukum yang dulu gue bikin bareng beberapa teman gue pas masih kuliah di FHUI. DI tahun 2017, Irawati sebagai ketua ILDS melakukan penipuan ke anak-anak ILDS yang ikut lomba debat mewakili FHUI. Mau gak mau, dia terpaksa diberhentikan," lanjutnya.

Pernyataan itu diperkuat dengan tangkapan layar keputusan organisasi yang menyebut Irawati Puteri diberhentikan secara tidak hormat dari jabatan Direktur Eksekutif ILDS sejak 4 November 2017.

Rekam Jejak Akademik yang Kontras

Di tengah tuduhan tersebut, rekam jejak akademik Irawati Puteri juga kembali diangkat.

Dalam unggahan Instagram pribadinya @irawatiputeri pada 24 Juni 2024, ia pernah menuliskan pencapaiannya usai lulus dari Stanford Law School dengan penghargaan Pro Bono dan predikat tertinggi.

"Saya mencapai semua ini sambil menerbitkan menerbitkan buku puisi ketiga saya, melatih siswa untuk kompetisi debat internasional, mengelola kelas saya sendiri (termasuk jam 3 pagi untuk menyesuaikan zona waktu kita yang berbeda)," tulisnya.

Kontras antara prestasi akademik dan dugaan pelanggaran masa lalu inilah yang membuat perbincangan semakin panas di media sosial.

Efek Domino dari Kasus Dwi Sasetyaningtyas

Kasus Irawati Puteri disebut sebagai bagian dari efek domino polemik Dwi Sasetyaningtyas.

Warganet mulai menyoroti penerima LPDP lain yang diduga belum kembali ke Indonesia, meski kewajiban pengabdian menjadi syarat utama beasiswa.

Hal ini disinggung akun Twitter @unmagnetism pada 26 Februari 2026.

"Efek domino dari Mba Saset yang lain jadi ikutan. olom komentar IG-nya udah dibatasi btw,"

Seiring ramainya perbincangan, sejumlah komentar warganet ikut bermunculan dan memperkeruh suasana diskusi.

"Apakah mayoritas awardee ini hanya sekumpulan pragmatis yang sebagain besar tujuannya adalah flex, ego, dan rate card's leverage puporse?," komentar @sangsamsan.

"Buka Thread pun aku ngelihat orang bar-bar banget witch huntnya, pantesan banyak awardee yang hapus bio mereka di IG. Sampai di spill linkedIn dll," sambung @aglioeoliopasta.

"Padahal gue lihat dia di LinkedInnya sebelum ke US pernah kerja di top tiew law firm di Gatsu. Harusnya bisa kan ya balikin duit itu kalau ada kemauan," lanjut @natafosca.

Hingga kini, belum ada klarifikasi resmi dari pihak Irawati Puteri terkait tudingan tersebut.

Namun satu hal yang pasti, polemik Dwi Sasetyaningtyas telah membuka kembali diskusi publik soal komitmen penerima beasiswa LPDP. (lz)

Editor : Laila Zakiya
#beasiswa #viral #lpdp #ILDS #Dwi Sasetyaningtyas #Arya Iwantoro #irawati puteri