SOLOBALAPAN.COM, BANDUNG BARAT – Penemuan jasad siswa SMP di kawasan wisata terbengkalai Kampung Gajah, Bandung Barat, menyisakan duka mendalam dan misteri yang perlahan terkuak.
Korban yang diketahui bernama Zain Ahmad Abdul Qudus (13) ternyata sempat mengirimkan pesan terakhir yang memilukan kepada temannya sebelum dinyatakan hilang dan ditemukan tak bernyawa.
Isu penculikan pun mencuat setelah tangkapan layar percakapan WhatsApp yang diduga berasal dari ponsel korban beredar luas di media sosial TikTok.
Isi Chat Bikin Merinding
Dalam unggahan akun TikTok @updates_id pada (14/2/2026), terlihat sebuah pesan yang dikirimkan Zain pada pukul 19.26 WIB, tepat di hari ia dilaporkan hilang usai pulang sekolah, Senin (9/2/2026).
Isi pesan tersebut menyiratkan kepanikan dan permohonan maaf, di mana korban mengaku dibawa paksa oleh dua orang pria.
"Ki aku diculik sama Aa dua orang pas pulang bawa uang, aku gak tahu di mana ini Ki. Kalau saya gak ada kabar maaf Ki," tulis pesan tersebut.
Telat Dibalas Teman
Tragisnya, pesan tersebut baru terbalas oleh temannya sekitar 30 menit kemudian.
Namun, saat itu Zain sudah tidak lagi merespons dan ponselnya diduga sudah tidak aktif.
Seorang netizen dengan akun @wawa memberikan kesaksian di kolom komentar bahwa sosok teman yang dihubungi korban adalah adiknya.
"Iya itu chattan sama teman adik aku namanya Iki Beton," tulisnya.
Unggahan ini sontak memicu simpati warganet yang merasa terpukul dengan nasib malang yang menimpa siswa kelas VI SMPN 26 Bandung tersebut.
"Zain anak baik, semoga pelaku cepat ketangkap, tolong teman-teman bantu kawal kasusnya ya," tulis lainnya.
Diketahui sebelumnya, jasad Zain baru ditemukan lima hari kemudian oleh dua orang konten kreator yang tengah melakukan penelusuran di area eks wisata Kampung Gajah pada Jumat (13/2/2026) malam. (did)
Editor : Didi Agung Eko Purnomo