Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo

Jalur Pendakian Bukit Mongkrang Resmi Ditutup, Begini Kronologi Pendaki Asal Colomadu Hilang Sejak Minggu Siang

Laila Zakiya • Senin, 19 Januari 2026 | 11:02 WIB

 

Bukit Mongkrang ditutup.
Bukit Mongkrang ditutup.

SOLOBALAPAN.COM - Penutupan jalur pendakian Bukit Mongkrang, Tawangmangu, Karanganyar, resmi diberlakukan mulai 19 Januari 2026.

Keputusan ini diambil di tengah proses pencarian seorang pendaki yang dilaporkan hilang sejak Minggu siang, memicu perhatian luas dari komunitas pendaki hingga masyarakat umum.

Informasi penutupan disampaikan pengelola melalui media sosial resmi, menyebutkan bahwa aktivitas pendakian dihentikan sementara hingga batas waktu yang belum ditentukan demi keselamatan bersama dan kelancaran proses pencarian.

Pendaki Asal Colomadu Dilaporkan Belum Kembali

Kasus ini bermula dari laporan seorang pendaki bernama Yasir (26), warga Kecamatan Colomadu, yang tidak kembali ke basecamp usai melakukan pendakian pada Minggu (18/1) siang.

Yasir diketahui mendaki Bukit Mongkrang bersama tiga rekannya.

Namun hingga rombongan turun, ia tidak kembali bersama yang lain.

Camat Tawangmangu, Eko Joko Widodo, membenarkan laporan tersebut dan menyatakan pencarian langsung dilakukan dengan melibatkan berbagai unsur.

“Benar, ada satu pendaki yang dilaporkan belum kembali ke basecamp. Saat ini kami masih berkoordinasi dengan relawan BPBD serta TNI-Polri untuk proses pencarian, ini saya di lokasi,” ujar Eko.

Kronologi Terpisah di Jalur Pendakian

Berdasarkan laporan posko, informasi awal diterima sekitar pukul 13.50 WIB.

Pelapor bernama Cahya Surya menyampaikan bahwa salah satu rekannya ditunggu sejak pukul 11.30 WIB, namun tidak kunjung turun dari Bukit Mongkrang.

Sekitar pukul 14.15 WIB, petugas basecamp meminta keterangan dari dua rekan korban, Salman dan Riyan.

Dari keterangan tersebut, rombongan berjumlah empat orang diketahui sempat berjalan bersama hingga Pos 3 sebelum akhirnya terpisah.

“Formasi pendakian saat itu Salman berada di depan, disusul Cahya, Yasir, dan Riyan di posisi paling belakang. Saat dilakukan pengecekan, Yasir sudah tidak bersama rombongan,” tertulis dalam laporan posko.

Tim Gabungan Sisir Jalur Hingga Dini Hari

Upaya pencarian awal dilakukan oleh petugas basecamp bersama enam personel dengan menyisir jalur dari puncak hingga Pos Sewu.

Setelah itu, tim kecil kembali diterjunkan ke jalur Candi 1–Candi 2 serta area Sabit Tap.

Memasuki malam hari, seluruh tim kembali ke basecamp untuk evaluasi. Strategi pencarian kemudian diperluas dengan pembagian tiga Search and Rescue Unit (SRU):

* SRU 1 menyisir jalur Mutu Sewu
* SRU 2 melakukan penyisiran jalur Pager Dawuh
* SRU 3 menyisir area Candi 2 dengan bantuan thermal

Namun hingga pukul 01.16 WIB, seluruh SRU kembali ke basecamp tanpa hasil. Pencarian pun dihentikan sementara untuk penyusunan strategi lanjutan.

Jalur Pendakian Ditutup Demi Keselamatan

Di tengah pencarian yang masih berlangsung, pengelola Bukit Mongkrang bersama pihak terkait memutuskan menutup sementara jalur pendakian.

Penutupan ini diberlakukan karena kondisi cuaca yang tidak bersahabat serta adanya pendaki yang masih dinyatakan hilang di lintasan Mongkrang–Jobolarangan.

Melalui pengumuman resmi, masyarakat diimbau untuk mematuhi penutupan dan menunggu informasi pembukaan kembali yang akan disampaikan melalui media sosial resmi pengelola.

Langkah ini diambil sebagai bentuk prioritas keselamatan bagi pendaki lain sekaligus memberi ruang optimal bagi tim gabungan untuk fokus melakukan pencarian.

Hingga berita ini ditulis, proses pencarian terhadap Yasir*masih terus diupayakan dengan melibatkan relawan dan aparat gabungan. D

ukungan dan doa mengalir dari berbagai komunitas pendaki agar korban segera ditemukan dalam kondisi selamat. (rud/lz)

Editor : Laila Zakiya
#pendakian #kronologi #colomadu #bukit mongkrang #ditutup sementara #pendaki hilang