SOLOBALAPAN.COM, JAKARTA – Momen canggung terjadi saat peresmian megaproyek Refinery Development Master Plan (RDMP) Balikpapan, Senin (12/1/2026).
Presiden Prabowo Subianto menegur jajaran kabinetnya yang tidak hadir, salah satunya Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu.
"Wakil Menteri Investasi Todotua Pasaribu. Coba dicatat tidak hadir," tegas Prabowo saat mengabsen jajarannya.
Ketidakhadiran ini langsung menjadi sorotan publik, mengingat Todotua memegang peran strategis sebagai Wakil Kepala BKPM sekaligus Wakil Komisaris Utama PT Pertamina (Persero).
Harta Kekayaan Tembus Rp 175 Miliar
Di balik insiden teguran tersebut, sorotan juga mengarah pada profil kekayaan Todotua.
Sebagai pengusaha berlatar belakang CEO Bomba Group yang bergerak di sektor energi dan logistik, Todotua memiliki aset yang luar biasa.
Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) per Oktober 2024, total kekayaannya mencapai Rp 175,61 miliar.
Aset terbesarnya berasal dari tanah dan bangunan yang tersebar di Jakarta Selatan dan Tangerang Selatan.
Selain itu, isi garasinya juga tak kalah mentereng dengan deretan mobil mewah seperti Land Rover Defender hingga Range Rover terbaru.
Berikut adalah rincian lengkap harta kekayaan Todotua Pasaribu:
Rincian Harta Kekayaan (LHKPN 2024)
| Kategori Aset | Detail Singkat | Nilai (Rp) |
| Tanah & Bangunan | 6 Bidang (Jaksel & Tangsel) | 55.000.000.000 |
| Alat Transportasi | 8 Unit Kendaraan | 14.726.000.000 |
| Harta Bergerak Lain | - | 19.015.920.500 |
| Surat Berharga | - | 50.026.682.800 |
| Kas & Setara Kas | - | 41.645.657.450 |
| Harta Lainnya | - | 3.380.000.000 |
| Sub Total | - | 183.794.260.750 |
| Utang | - | (8.176.954.309) |
| TOTAL KEKAYAAN | Bersih | 175.617.306.441 |
Koleksi Kendaraan Mewah
Salah satu yang mencolok dari laporan tersebut adalah koleksi kendaraannya.
Todotua tercatat memiliki mobil Land Rover Range Rover 3.0 Tahun 2024 senilai Rp 6,4 miliar dan Land Rover Defender 110 senilai Rp 3,2 miliar.
Insiden teguran dari Presiden ini menjadi pengingat keras bagi jajaran kabinet, terlepas dari latar belakang profil maupun kekayaan yang dimiliki, kedisiplinan dan kehadiran dalam agenda kenegaraan tetap menjadi prioritas utama Prabowo Subianto.
Publik kini menanti klarifikasi atau perbaikan kinerja dari sang Wakil Menteri pasca kejadian ini. (did)
Editor : Didi Agung Eko Purnomo