Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo Sepak Bola

Bripka AS Itu Siapa? Viral Mahasiswi UMM Tewas di Tangan Kakak Ipar, Komplotan Pelaku Berhasil Diamankan

Laila Zakiya • Jumat, 19 Desember 2025 | 18:49 WIB

 

Ilustrasi mayat - Feni ditemukan tinggal kerangka setelah menghilang sejak Januari 2024.
Ilustrasi mayat - Feni ditemukan tinggal kerangka setelah menghilang sejak Januari 2024.

SOLOBALAPAN.COM - Kasus kematian tragis FAN (21), mahasiswi Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), terus menjadi sorotan publik.

Korban ditemukan tewas di wilayah Pasuruan dan belakangan terungkap bahwa pelaku utama adalah Bripka AS, anggota Polsek Krucil, Kabupaten Probolinggo, yang tak lain merupakan kakak ipar korban sendiri.

Pertanyaan publik pun mengerucut: Bripka AS itu siapa sebenarnya?

Sosok Bripka AS Terungkap

Bripka AS merupakan anggota Provost Polsek Krucil dan diketahui memiliki latar belakang cukup panjang di kepolisian.

Berdasarkan keterangan orang terdekat korban, Bripka AS menikah dengan HS, kakak kandung FAN.

Felani (32), sopir pribadi keluarga korban, mengungkap fakta mengejutkan terkait kehidupan pribadi pelaku.

“Pelaku nikah dengan kakak korban ini sudah duda tiga kali. Menikah (dengan HS) yang masih perawan,” kata Felani, Kamis (18/12/2025).

Sebelum bertugas di Polsek Krucil, Bripka AS sempat berdinas di Polsek Tiris.

“Setahu saya, sebelum dipindah ke Polsek Krucil, dia tugas di Polsek Tiris. Tidak tahu karena masalah apa,” imbuhnya.

Di lingkungan internal kepolisian, Bripka AS juga disebut sebagai mantan anggota Brimob dan dikenal memiliki karakter keras serta kerap memicu konflik sosial.

Kehidupan Keluarga dan Dukungan Mertua

Menurut keterangan keluarga korban, Bripka AS telah menikah hampir empat tahun dan memiliki satu anak. Bahkan, sang istri dikabarkan tengah hamil.

“Kalau tidak salah sudah hampir empat tahun menikah. Bripka AS ini asal Kelurahan Patokan, Kecamatan Kraksaan,” kata Agus, kerabat korban.

Felani juga menyebut pelaku selama ini mendapatkan banyak dukungan fasilitas dari keluarga istrinya.

“Abah mertua di desa dikenal orang berada. Usahanya banyak, mulai dari sembako, material bangunan, travel, truk, sampai jual beli tanah,” ujarnya.

Resmi Jadi Tersangka Pembunuhan

Polda Jawa Timur resmi menetapkan Bripka AS sebagai tersangka pembunuhan terhadap Faradilah Amalia Najwa.

Penetapan dilakukan setelah penyidik mengantongi alat bukti yang cukup.

“Terpenuhi alat bukti, minimal dua alat bukti yang cukup, yaitu keterangan saksi, alat bukti surat, dan petunjuk maka terduga pelaku AS ditetapkan sebagai tersangka,” kata Jules di Mapolda Jatim, Kamis (18/12) malam.

Sebanyak enam orang saksi telah diperiksa dan sejumlah barang bukti diamankan, termasuk kendaraan, pakaian korban dan tersangka, serta dua unit ponsel milik korban.

“Ditreskrimum Polda Jawa Timur telah melakukan pemeriksaan terhadap enam orang saksi,” ujarnya.

Bripka AS telah ditahan sejak Rabu (17/12/2025) atau 1x24 jam setelah korban ditemukan.

“Sejauh ini untuk penyidik juga masih melakukan pengejaran terhadap pelaku lain," ucapnya.

Komplotan Terbongkar, Pelaku Kedua Ditangkap

Polisi memastikan kasus ini tidak dilakukan seorang diri. Satu pelaku lain yang diduga berkomplot dengan Bripka AS berhasil diamankan di Pamekasan, Madura, setelah buron selama empat hari.

“Tadi pagi di Pamekasan. Ini masih diinterogasi. Perkembangan lebih lanjut akan disampaikan,” ujar Arbaridi saat dikonfirmasi, Jumat (19/12/2025).

Saat ini, pelaku kedua masih menjalani pemeriksaan intensif untuk mengungkap peran masing-masing dalam pembunuhan tersebut.

Proses Hukum Berlapis Menanti

Polda Jatim menegaskan Bripka AS akan menjalani proses pidana terlebih dahulu sebelum masuk ke ranah etik sebagai anggota Polri.

“Yang bersangkutan akan dikenakan proses pidana, kemudian setelah itu proses kode etik,” pungkas Jules.

Hingga kini, penyidik masih mendalami hasil autopsi korban serta rekaman CCTV yang berkaitan dengan peristiwa tragis ini.

Kasus pembunuhan mahasiswi UMM tersebut menjadi perhatian serius publik, mengingat pelaku utama merupakan aparat penegak hukum dan memiliki hubungan keluarga dekat dengan korban. (lz)

Editor : Laila Zakiya
#mahasiswi umm #Bripka AS #kasus pembunuhan