Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo

Geger Warga Dipersulit Dapat Bantuan di Posko Bencana Alam, Relawan Sampai Harus Putar Otak Demi Bantu Para Korban!

Laila Zakiya • Selasa, 2 Desember 2025 | 16:06 WIB

 

Geger korban bencana alam dipersulit untuk dapatkan bantuan.
Geger korban bencana alam dipersulit untuk dapatkan bantuan.

SOLOBALAPAN.COM - Laporan mengenai penyaluran bantuan di wilayah bencana di Sumatera kembali memancing perhatian publik.

Pasalnya, sejumlah warga mengaku kesulitan mendapatkan makanan di posko resmi.

Temuan ini muncul setelah beberapa relawan dan penyintas membuka suara melalui media sosial, memperlihatkan situasi yang dianggap tidak wajar di tengah kondisi darurat.

Warga Diperumit dengan Syarat Dokumen

Salah satu suara keras datang dari selebgram Ayu Wisya.

Ia mengunggah video yang menunjukkan warga kesulitan memperoleh makanan hanya karena diminta menunjukkan dokumen pribadi seperti KTP dan KK terlebih dahulu.

Dalam unggahannya, Ayu dengan tegas menyampaikan kekesalannya.

"Saya udah menhaan tidak upload soal rahasia umum ini! Akhirnya pecah! Video ini baru kejadian sore ini, yang saya heran dan kaget kenapa untuk minta makan musti dipersulit. Ada oknum-oknum di posko bantuan yang minta KK, KTP, astagfirullah," ujarnya.

Situasi ini makin ironis karena di saat warga menunggu bantuan, justru banyak makanan yang menumpuk hingga basi.

"Mereka selamat dari bencana tapi tidak selamat dari kelaparan. Donasi makanan ditumpuk-tumpuk dan baru dibagikan malam dan kebanyakan sudah basi. Itupun tidak merata, padahal alasan awalnya 'biar kami yang bagikan biar mereta'. Tapi rata-rata yang terjadi dilapangankan malah sebaliknya," ungkapnya.

Ayu juga mempertanyakan kebijakan posko yang dianggap tidak masuk akal di tengah situasi darurat.

"Jujur saya bingung dengan SOP di posko bencana ini, bukannya posko bencana memudahkan untuk segera sampai ke masyarakat? Keadaan sudah susah malah ditambah susah! Jadi yang gak punya KTP/KK gak bsia dapat bantuan? Semua terdampak disini. Mau kaya, mau miskin semua butuh bantuan. Boro-boro mikirin dokumen saat bencana pak, bu. Mereka selamat aja udah syukur," tandasnya.

Baca Juga: Mengenal Lyfe Oldenstam, Bek Kiri Como 1907 Keturunan Jakarta yang Tertarik Naturalisasi Gara-gara Jay Idzes

 

Relawan Pilih Salurkan Bantuan Jauh dari Posko

Tak hanya warga, relawan di lapangan pun merasakan hambatan yang sama.

Salah satunya adalah Oki Idinata yang juga mengunggah kondisi lapangan melalui Instagram Story.

Dalam videonya, ia menunjukkan bahwa bantuan harus diberikan jauh dari posko karena jika mendekat, bantuan tidak akan sampai ke warga.

"Ngasih bantuan harus menjauh dari posko, biar bsia panggil dan ngasih langsung ke warganya," ujarnya.

Ia juga membenarkan laporan warga bahwa bantuan menumpuk di posko dan tidak didistribusikan.

"Tetap saja semua posko sama! Bantuan bertumpuk! Namun tidak sampai ke warga," ungkapnya.

Dalam video lainnya, Oki memperlihatkan bagaimana ia dan tim berusaha menerobos banjir demi menyalurkan bantuan langsung.

"Caranya itu sekarang biar gak ke posko, kita masuk dulu ke rumah-rumah orang-orang tersebut terus jalan. Ini hari ke 4 masih banjir segini, fix masih dalam dan airnya belum surut. Ini kasihan banget sumah real, masih dalam. Jadi caranya itu biar sampai bantuan ke orang-orang kita survey dulu, kita panggil dulu, dan mobil di depan kita suruh mereka keluar untuk ambil makanannya," tandasnya.

Harapan Warga dan Relawan: Bantuan Harus Tepat Sasaran

Kondisi ini menambah tekanan bagi warga yang sudah terdampak bencana.

Di tengah keterbatasan air bersih, makanan, dan tempat tinggal, warga hanya berharap proses bantuan berjalan tanpa hambatan birokrasi.

Para relawan juga sepakat bahwa penyaluran bantuan harus dilakukan dengan cepat tanpa syarat yang mempersulit.

Mereka meminta agar posko bencana kembali pada fungsinya: memudahkan, bukan menghalangi.

Hingga berita ini diturunkan, warga di Sumatera masih sangat membutuhkan bantuan logistik yang merata dan tepat sasaran di tengah bencana yang belum sepenuhnya mereda. (lz)

Editor : Laila Zakiya
#viral #posko bantuan #bencana alam #sumatera