SOLOBALAPAN.COM - Sejarah baru terukir dalam kabinet Indonesia.
Mochamad Irfan Yusuf, atau yang akrab disapa Gus Irfan, secara resmi dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto menjadi Menteri Haji dan Umrah pertama di Indonesia.
Penunjukan ini menandai era baru dalam tata kelola haji dan umrah nasional.
Sosok Gus Irfan bukanlah nama asing, terutama di kalangan Nahdlatul Ulama (NU).
Ia adalah cucu langsung dari pendiri NU, KH Hasyim Asy’ari, dan memiliki rekam jejak panjang yang memadukan dunia pesantren, bisnis, dan politik.
Profil dan Latar Belakang Keluarga
-
Nama Lengkap: Mochamad Irfan Yusuf
-
Asal: Jombang, Jawa Timur
-
Keluarga: Cucu dari KH Hasyim Asy’ari (pendiri NU) dan putra dari KH Yusuf Hasyim (tokoh besar Pesantren Tebuireng).
Ia juga merupakan sepupu dari Presiden ke-4 RI, Abdurrahman Wahid (Gus Dur).
-
Pendidikan:
-
S1 & S2 di Universitas Brawijaya, Malang.
-
S3 (Doktor) Manajemen Pendidikan Islam di UIN Maulana Malik Ibrahim, Malang (Lulus 2025).
-
Jejak Karier: dari Pesantren, Bisnis, hingga Politik
Perjalanan karier Gus Irfan sangat beragam dan mengakar kuat di berbagai sektor:
-
Dunia Pesantren: Pernah menjabat sebagai Sekretaris Umum Pondok Pesantren Tebuireng (1989–2006) dan kini mengasuh Pesantren Al-Farros.
-
Bisnis: Menjabat sebagai Komisaris Utama PT BPR Tebuireng selama 20 tahun (1996–2016).
-
Organisasi NU: Aktif di berbagai lembaga NU, termasuk sebagai Wakil Ketua Lembaga Perekonomian NU (LPNU).
-
Politik:
-
Juru bicara pasangan Prabowo–Sandiaga pada Pemilu 2019.
-
Terpilih sebagai Anggota DPR RI dari Partai Gerindra pada Pileg 2024.
-
Transformasi dari Kepala Badan Menjadi Menteri
Sebelum dilantik sebagai menteri, Gus Irfan telah lebih dulu ditunjuk oleh Presiden Prabowo sebagai Kepala Badan Penyelenggara Haji dan Umrah (BP Haji) pada 22 Oktober 2024.
Lembaga baru ini dibentuk untuk memisahkan urusan haji dari Kementerian Agama agar pengelolaannya lebih fokus.
Setelah DPR mengesahkan revisi undang-undang, BP Haji secara resmi bertransformasi menjadi Kementerian Haji dan Umrah.
Penunjukan Gus Irfan untuk memimpin kementerian baru ini telah disinyalkan sebelumnya oleh Ketua Komisi VIII DPR, Marwan Dasopang.
Tumpuan Harapan Tata Kelola Haji yang Lebih Baik
Dengan latar belakangnya yang sangat kuat di dunia pesantren, pengalaman di organisasi keumatan, pemahaman bisnis, serta jejaring politiknya, Irfan Yusuf dinilai sebagai sosok yang paling tepat untuk menakhodai kementerian baru ini.
Publik kini menaruh harapan besar di pundaknya untuk mewujudkan tata kelola haji dan umrah yang lebih profesional, transparan, dan berorientasi pada pelayanan jemaah. (did)
Editor : Didi Agung Eko Purnomo