Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo

Viral Rekaman Diduga dari Rantis Brimob, Terdengar Suara Komando 'Tabrak Aja' Sebelum Lindas Ojol, Benarkah?

Didi Agung Eko Purnomo • Sabtu, 30 Agustus 2025 | 01:39 WIB
Affan Kurniawan tewas usai terlindas mobil rantis Brimob.
Affan Kurniawan tewas usai terlindas mobil rantis Brimob.

SOLOBALAPAN.COM - Babak baru dalam tragedi tewasnya pengemudi ojek online (ojol), Affan Kurniawan, kini bergulir di media sosial.

Sebuah rekaman suara yang diklaim berasal dari dalam kendaraan taktis (rantis) Brimob yang menabrak korban, viral dan memicu kemarahan publik.

Dalam rekaman yang beredar, terdengar suara yang diduga memberikan perintah "tabrak aja" sesaat sebelum insiden maut pada demo 28 Agustus lalu itu terjadi.

Viral dari Unggahan TikTok

Rekaman ini pertama kali menyebar luas melalui unggahan akun TikTok @heymilkteaaa pada Jumat (29/8/2025). Video tersebut memperdengarkan audio yang disebut-sebut sebagai komunikasi internal di dalam mobil rantis saat menghadapi massa demonstran.

"Viral! Rekaman dari dalam mobil Brimob saat menghadapi demonstran," tulis akun tersebut.

Puncaknya adalah ketika terdengar sebuah perintah sesaat setelah bunyi sensor mundur atau peringatan lainnya.

"Setelah bunyi tit tit ada yang ngomong 'tabrak aja'," lanjut keterangan dalam video tersebut.

Perkuat Dugaan Adanya Unsur Kesengajaan

Rekaman suara ini sontak memperkuat dugaan publik bahwa insiden yang menewaskan Affan Kurniawan bukanlah kecelakaan semata, melainkan ada unsur kesengajaan.

Hal ini sejalan dengan analisis warganet terhadap video dari luar, yang menunjukkan mobil rantis sempat berhenti sebelum kembali melaju dan melindas korban.

"Stop buat statement 'tak sengaja' padahal itu mobil sempat berhenti dan setelahnya tetap di gas bahkan dilindas," tulis seorang pengguna X (Twitter) dalam tangkapan layar yang turut diunggah.

Status Rekaman Suara Belum Terverifikasi

Hingga berita ini diturunkan, belum ada konfirmasi resmi dari pihak Kepolisian Republik Indonesia (Polri) mengenai keaslian dari rekaman suara yang viral tersebut.

Pihak berwenang belum memberikan tanggapan apakah audio itu benar-benar berasal dari dalam rantis atau merupakan hasil rekayasa.

Tuntutan Penyelidikan Menyeluruh Semakin Kuat

Meskipun kebenarannya masih dipertanyakan, viralnya rekaman ini semakin meningkatkan tekanan publik terhadap Polri untuk melakukan penyelidikan yang transparan dan menyeluruh.

Publik menuntut agar tidak hanya para anggota di dalam rantis yang diperiksa, tetapi juga siapa pun yang memberikan komando saat itu.

Kasus ini telah bergeser dari tragedi di jalanan menjadi krisis kepercayaan terhadap institusi. (did)

Editor : Didi Agung Eko Purnomo
#viral #ojol #Rantis Brimob #rekaman