Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo

Ozzy Osbourne 'Black Sabbath' Meninggal Dunia di Usia 76 Tahun

Laila Zakiya • Rabu, 23 Juli 2025 | 16:08 WIB

 

Ozzy Osbourne meninggal dunia.
Ozzy Osbourne meninggal dunia.

SOLOBALAPAN.COM – Dunia musik berduka. Ozzy Osbourne, ikon rock dunia sekaligus frontman legendaris band Black Sabbath, meninggal dunia pada usia 76 tahun, Selasa (22/7/2025).

Kabar duka ini dikonfirmasi langsung oleh keluarga Osbourne dalam sebuah pernyataan emosional.

“It is with more sadness than mere words can convey that we have to report that our beloved Ozzy Osbourne has passed away this morning. He was with his family and surrounded by love. We ask everyone to respect our family privacy at this time.” tulis dalam statement resmi keluarga.

[Dengan kesedihan yang tak terlukiskan, kami mengabarkan bahwa Ozzy Osbourne tercinta telah meninggal dunia pagi ini. Beliau bersama keluarganya dan dikelilingi cinta. Kami mohon semua orang untuk menghormati privasi keluarga kami saat ini.]

Kematian Osbourne terjadi kurang dari tiga minggu setelah ia tampil dalam konser perpisahan bertajuk Back to the Beginning bersama personel asli Black Sabbath di Villa Park, Birmingham.

Meski duduk di singgasana berhias kelelawar, ia tetap tampil penuh semangat dan menyapa penonton dengan teriakan khasnya, “I am Iron Man: go fucking crazy!”

Lahir sebagai John Michael Osbourne pada 1948 di Aston, Birmingham, Ozzy tumbuh dalam lingkungan kelas pekerja yang keras. Pengalaman hidupnya yang penuh kekerasan, kemiskinan, dan trauma masa kecil menjadi bahan bakar bagi lahirnya Black Sabbath, band yang dianggap meletakkan dasar bagi genre heavy metal.

Band ini meluncurkan album debut Black Sabbath pada 1970, disusul Paranoid, Master of Reality, dan Sabbath Bloody Sabbath yang kini menjadi pilar musik metal.

Setelah dipecat dari band karena kecanduan alkohol dan narkoba pada 1979, Ozzy memulai karier solo dengan album Blizzard of Ozz yang melambungkan lagu “Crazy Train” dan “Mr Crowley”.

Selama hidupnya, Osbourne menjual lebih dari 100 juta album secara global, baik sebagai solois maupun bersama Black Sabbath.

“Ozzy Osbourne was more than a rock legend - he was a cultural icon who reshaped music and defied expectations,” kata Ana Martinez, produser Hollywood Walk of Fame.

[Ozzy Osbourne lebih dari sekadar legenda rock - dia adalah ikon budaya yang membentuk kembali musik dan menentang ekspektasi]

“His star on the Walk of Fame will now shine even brighter.” (BBC)

[Bintangnya di Walk of Fame kini akan bersinar lebih terang]

Tak hanya dikenal lewat musik dan aksi panggung yang kontroversial – seperti insiden menggigit kepala kelelawar pada 1982 – Osbourne juga menjadi ikon pop global lewat reality show The Osbournes yang tayang dari 2002 hingga 2005.

Sayangnya, kesehatan Osbourne menurun drastis di usia senja. Ia menderita penyakit Parkinson, patah tulang akibat kecelakaan quad bike, hingga harus menjalani operasi tulang belakang.

Dalam sebuah wawancara terakhir pada Mei 2025, ia mengaku sempat mengalami depresi berat karena kondisi tubuhnya yang terus memburuk.

Meski begitu, konser perpisahan yang digelar di kampung halamannya menjadi penutup yang layak untuk karier panjangnya. Acara tersebut juga dihadiri oleh legenda metal seperti Metallica, Guns N' Roses, dan Slayer.

"It’s impossible to put into words what Ozzy Osbourne has meant to Metallica. Hero, icon, pioneer, inspiration, mentor, and, most of all, friend are a few that come to mind," ujar Noah Abrams dan Ross Halfin dari Metallica melalui X (Twitter).

[Sulit untuk mengungkapkan dengan kata-kata betapa berartinya Ozzy Osbourne bagi Metallica. Pahlawan, ikon, pelopor, inspirasi, mentor, dan yang terpenting, sahabat adalah beberapa hal yang terlintas dalam pikiran.]

"Ozzy and Sharon believed in us and transformed our lives and careers."

[Ozzy dan Sharon percaya pada kami dan mengubah hidup dan karier kami]

Pujian juga datang dari Elton John yang menyebutnya sebagai “trailblazer” dan “salah satu orang terlucu yang pernah saya temui”.

Meski telah tiada, warisan Osbourne dalam musik tetap abadi. Lagu-lagu seperti Paranoid, War Pigs, Iron Man, hingga Changes akan terus menggaung dalam sejarah rock dunia. Tak diragukan lagi, Ozzy Osbourne akan selalu dikenang sebagai Sang Pangeran Kegelapan yang membawa heavy metal ke cahaya. (lz)

Editor : Laila Zakiya
#Ozzy Osbourne #black sabbath #meninggal dunia