SOLOBALAPAN.COM – Sebuah momen lucu sekaligus canggung terjadi dalam konser Coldplay yang digelar pada 15 Juli 2025 di Gillette Stadium, Foxborough, Massachusetts.
Aksi spontan sang vokalis, Chris Martin, mendadak viral dan menyeret nama seorang CEO perusahaan teknologi raksasa.
Saat menyapa penonton lewat layar besar, Chris Martin melihat sepasang pria dan wanita yang terlihat saling berpelukan.
Tapi reaksi keduanya justru mencuri perhatian: si wanita buru-buru menutupi wajah, dan si pria langsung menunduk menghindari kamera.
“Ooh, lihat nih pasangan ini,” celetuk Chris sambil bercanda. “Wah, oke! Mereka ini kayaknya lagi selingkuh... atau mungkin cuma pemalu.”
Penonton tertawa, tapi suasana jadi makin kikuk ketika kamera tetap menyorot pasangan itu.
Si wanita membalikkan badan menjauh dari kamera, dan Chris melanjutkan, “Aku jadi enggak tahu harus ngapain sekarang.”
Tanpa basa-basi, kamera pun langsung berpindah ke dua fans lain yang tampil lucu dengan kostum pisang kembar.
Sosok di Balik Momen Viral
Momen tersebut hanya berlangsung beberapa detik, namun videonya langsung meledak di TikTok dan X (Twitter), ditonton jutaan kali.
Warganet dengan cepat mengidentifikasi pasangan misterius itu sebagai Andy Byron, CEO perusahaan teknologi Astronomer, dan Kristin Cabot, kepala HR di perusahaannya.
Astronomer sendiri merupakan perusahaan rintisan infrastruktur data yang berstatus unicorn sejak 2022, dengan valuasi lebih dari 1 miliar dolar AS. Baru-baru ini mereka memindahkan kantor pusat ke New York City.
Profil Andy Byron dan Dugaan Perselingkuhan
Andy Byron bukan sosok asing di dunia teknologi. Ia pernah menduduki posisi penting di berbagai perusahaan besar, termasuk President & Advisor di Lacework, Chief Revenue Officer di Cybereason, hingga COO di Fuze.
Namun insiden di konser Coldplay jadi titik balik dalam karier dan citranya. Andy terlihat berpelukan mesra dengan Kristin di hadapan ribuan penonton, padahal ia diketahui sudah menikah dengan Megan Kerrigan Byron.
Spekulasi makin liar setelah Megan menghapus nama belakang "Byron" dari akun media sosialnya.
Walau belum ada pernyataan resmi dari Astronomer maupun Andy Byron, beredar pesan yang diklaim sebagai permintaan maaf darinya.
Reputasi Terancam
Skandal ini memicu perdebatan. Banyak netizen mengecam tindakan Andy dan mempertanyakan integritasnya sebagai pemimpin.
Beberapa karyawan Astronomer bahkan dikabarkan mulai ragu dengan arah kepemimpinan perusahaan.
Meski ada juga yang beranggapan ini adalah masalah pribadi, dampaknya terhadap reputasi profesional Andy Byron dan citra Astronomer sebagai perusahaan teknologi tengah naik daun tampaknya tidak bisa dianggap sepele. (dam)
Editor : Damianus Bram