Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo

Ini Dia Profil Kardinal Suharyo, Wakil Indonesia di Konklaf Pemilihan Paus 2025

Damianus Bram • Selasa, 6 Mei 2025 | 19:00 WIB
Uskup Agung Jakarta Ignatius Kardinal Suharyo Hardjoatmodjo sebelum memasuki Aula Paulus VI.
Uskup Agung Jakarta Ignatius Kardinal Suharyo Hardjoatmodjo sebelum memasuki Aula Paulus VI.

SOLOBALAPAN.COM – Uskup Agung Jakarta, Kardinal Ignatius Suharyo Hardjoatmodjo, menjadi satu-satunya wakil Indonesia yang ikut dalam konklaf pemilihan Paus baru di Vatikan tahun 2025.

Kini berusia 74 tahun, Kardinal Suharyo masih memenuhi syarat sebagai kardinal elektor, yakni kardinal yang berusia di bawah 80 tahun dan memiliki hak memilih dalam konklaf.

Kardinal Suharyo lahir di Sedayu, Yogyakarta, pada 9 Juli 1950. Ia memulai formasi imamat di Seminari Menengah Mertoyudan, lalu melanjutkan studi filsafat dan teologi di Seminari Tinggi Santo Paulus, Yogyakarta. Ia ditahbiskan menjadi imam pada 26 Januari 1976.

Ia kemudian melanjutkan studi di Pontificia Universitas Urbaniana, Roma, dan meraih gelar doktor teologi.

Sekembalinya ke Indonesia, Suharyo dikenal sebagai dosen dan sempat menjabat sebagai rektor seminari tinggi.

Langkahnya ke jenjang kepemimpinan dimulai pada 1997, saat Paus Yohanes Paulus II mengangkatnya sebagai Uskup Agung Semarang.

Pada 2009, ia ditunjuk sebagai uskup koajutor Keuskupan Agung Jakarta, dan resmi menggantikan Kardinal Julius Darmaatmadja sebagai Uskup Agung Jakarta pada 2010. Ia juga menjabat sebagai Ordinarius Militer Indonesia sejak 2006.

Di tingkat nasional, Kardinal Suharyo pernah memimpin Konferensi Waligereja Indonesia (KWI) selama dua periode, dari 2012 hingga 2022.

Secara internasional, ia aktif dalam Kongregasi untuk Evangelisasi Bangsa-Bangsa dan Dewan Kepausan untuk Dialog Antaragama di Vatikan.

Namanya mencuat di kancah global ketika Paus Fransiskus mengangkatnya sebagai kardinal pada 1 September 2019. Dalam konsistori 5 Oktober 2019, ia menerima gelar Kardinal Imam dari Gereja Spirito Santo alla Ferratella, Roma.

Kardinal Suharyo kini berada di Roma dan akan bergabung bersama para kardinal dari seluruh dunia dalam konklaf pemilihan Paus baru yang akan dimulai pada Selasa, 7 Mei 2025 di Kapel Sistina.

Kehadirannya menjadi simbol penting representasi Gereja Katolik Indonesia dalam proses pemilihan pemimpin tertinggi Gereja Katolik sedunia.

Editor : Damianus Bram
#vatikan #uskup agung jakarta #pemilihan paus #Kardinal Ignatius Suharyo