SOLOBALAPAN.COM - Dunia pendidikan Indonesia kembali dihebohkan dengan isu joki dalam Ujian Tulis Berbasis Komputer Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (UTBK SNBT) 2025.
Dua nama yang tiba-tiba menjadi viral di media sosial adalah Khamila Djibran dan Lucas Valentino Nainggolan, lantaran wajah mereka diduga muncul di banyak kartu peserta UTBK dengan identitas berbeda-beda.
Kabar mencuat setelah akun X (sebelumnya Twitter) @sbmptnfess mengunggah beberapa kartu peserta UTBK yang semuanya memuat foto dengan wajah yang sangat mirip, bahkan identik.
Anehnya, nama dan data peserta berbeda-beda, tetapi wajahnya sama.
Wajah-wajah ini lantas diidentifikasi sebagai Khamila Djibran, seorang mahasiswi aktif Teknik Pertambangan ITB yang dikenal publik sebagai konten kreator pendaki gunung, serta Lucas Valentino Nainggolan, mahasiswa Teknik Elektro ITB.
Berdasarkan data Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDikti), Khamila Djibran tercatat sebagai mahasiswi aktif ITB sejak Agustus 2018 dan masih aktif pada semester genap 2024/2025.
Ia dikenal di media sosial sebagai pendaki gunung perempuan, dengan akun Instagram @khamiladj yang kini tidak aktif atau hilang.
Namun kini ia terseret isu besar karena wajahnya diduga muncul dalam beberapa kartu peserta UTBK SNBT 2025.
Sosok Lucas Valentino Nainggolan juga muncul dengan pola yang sama: wajahnya ditemukan di sejumlah kartu peserta UTBK dengan gaya rambut berbeda-beda.
Lucas juga terdaftar sebagai mahasiswa aktif Teknik Elektro ITB, masuk sejak Agustus 2018 dan masih aktif hingga semester genap tahun ini.
Sampai saat ini, Lucas belum memberikan klarifikasi atau tanggapan apapun terkait isu yang beredar.
Kemunculan wajah yang sama dalam beberapa kartu UTBK ini sontak memunculkan dugaan praktik perjokian dalam seleksi masuk perguruan tinggi.
Publik ramai-ramai menuntut pihak terkait, terutama panitia SNPMB dan institusi pendidikan, untuk mengusut tuntas kasus ini. Bahkan banyak netizen meminta pemblokiran hasil UTBK peserta terkait hingga penyelidikan selesai. (lz)
Editor : Laila Zakiya