Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo

Wakil Walikota Surabaya Armuji Pansos? Jan Hwa Diana Blak-blakan Sebut Cak Muji Penipu usai Bongkar Dugaan Penahanan Ijazah Sentosa Seal!

Laila Zakiya • Minggu, 13 April 2025 - 22:08 WIB
Han Jwa Diana dan Wakil Wali Kota Surabaya, Armuji.
Han Jwa Diana dan Wakil Wali Kota Surabaya, Armuji.

SOLOBALAPAN.COM - Kabar mengenai Wakil Walikota Surabaya Armuji yang melakukan inspeksi mendadak ke perusahaan milik Jan Hwa Diana, yaitu CV Sentosa Seal, kini semakin memanas.

Pasalnya, setelah sidak tersebut, Jan Hwa Diana, pemilik CV Sentosa Seal, melaporkan Armuji ke pihak kepolisian dan menuduhnya sebagai penipu.

Tuduhan ini muncul setelah Armuji mencoba membantu karyawan yang ijazahnya diduga ditahan oleh perusahaan tersebut.

Menurut pengakuan Jan Hwa Diana, saat Armuji meneleponnya untuk membahas masalah penahanan ijazah, dia merasa tidak diperkenalkan dengan jelas.

Hal inilah yang membuat Diana marah dan menyebut Armuji sebagai penipu.

Diana beralasan bahwa pada saat itu dia sedang berada di luar kota, dan banyak penipuan yang terjadi melalui telepon, sehingga dia merasa perlu berhati-hati.

Diana mengatakan, "Bapak merasa terkenal ya, dengan hanya menelepon saya tahu bapak siapa?"

Ia juga menjelaskan bahwa dirinya menganggap Armuji sebagai penipu karena menerima telepon dari nomor yang tidak dikenal.

"Saya menganggap dan bilang bapak penipu karena saya menerima telepon dari nomor tidak dikenal, dan pada saat itu saya berada di luar kota. Mengingat banyaknya penipuan melalui telepon," ungkapnya.

Setelah viral, Jan Hwa Diana memutuskan untuk memberikan klarifikasi dalam sebuah video yang dibagikan melalui akun X @gojekmilitan.

Dalam video berdurasi 1:07 menit tersebut, Diana menjelaskan bahwa sebelum melakukan sidak, seharusnya pemerintah memverifikasi terlebih dahulu kebenaran informasi mengenai perusahaannya.

"Tapi harusnya pemerintah itu lebih wise, harusnya kan menyelidiki. Betul nggak saya pemilik perusahaan itu? Suratnya sampai nggak? Apa bukti-buktinya? Apa benar alamat perusahaannya?" ucap Diana.

Diana juga mengaku siap dituntut jika terbukti menahan ijazah karyawannya.

Namun, dia menekankan bahwa perusahaan tersebut sebenarnya milik keluarganya, bukan dirinya secara pribadi.

"Saya gak mau menampilkan perusahaan saya, karena ini kan perusahaan keluarga. Kalau sampean punya bukti, kalau saya seperti yang dituduhkan sampean bisa tuntut saya ke pengadilan," jelasnya.

Klarifikasi yang diberikan oleh Jan Hwa Diana tak hanya memicu reaksi dari publik, tetapi juga mengundang perdebatan sengit di media sosial.

Beberapa pengguna media sosial merasa bahwa sikap Diana saat ditelepon oleh Armuji terkesan galak dan tidak kooperatif.

“Lah jadi lemes, kemarin waktu ditelepon galak,” ujar akun @gojekmilitan.

Selain itu, ada juga yang menyarankan bahwa jika memang alamat perusahaan salah, maka ini bisa menjadi alasan kuat untuk memeriksa lebih lanjut mengenai status hukum perusahaan tersebut.

Sejumlah netizen lainnya juga mengkritik pengaduan yang dilakukan Diana terhadap Armuji, dengan menyebutkan bahwa sidak dilakukan sesuai dengan prosedur dan demi kepentingan karyawan.

"Kan sudah jelas mengenalkan diri terus saat ditelepon kamu ngomong apa dah, jelas saya Wakil Wali Kota kamu ngomong nggak kenal aku itu ngeles apa ngeples ya nanya loh mbak Jan jangan dilaporin ya," tegas akun @silasal2000 terkait keterangan Jan Hwa Diana yang viral tersebut.

Meski begitu, Armuji tetap teguh pada pendiriannya dan memastikan bahwa dirinya akan menghadapi proses hukum yang ada.

"Saya menganggap bahwa semua langkah saya sah sesuai dengan tugas saya sebagai Wakil Wali Kota," tegas Armuji dalam beberapa kesempatan. (lz)

 

Editor : Laila Zakiya
#viral #Wakil Walikota Surabaya Armuji #Jan Hwa Diana #Cak Muji