SOLOBALAPAN.COM - Drama asal Malaysia berjudul Bidaah tengah menjadi perbincangan hangat di media sosial, baik di Malaysia maupun Indonesia.
Serial ini ramai diperbincangkan karena mengangkat tema sekte sesat yang dibungkus dengan nuansa religius, membuat warganet penasaran sekaligus tergelitik dengan jalan ceritanya yang nyeleneh.
Salah satu tokoh yang jadi sorotan adalah Walid Muhammad, sang pemimpin ajaran sesat dalam cerita tersebut.
Sosok Walid mendadak viral di platform seperti TikTok dan Instagram, bahkan wajah serta karakternya mulai diparodikan oleh banyak kreator konten dari Indonesia.
Nama “Walid” sendiri kini sudah melekat sebagai simbol pemimpin sekte fiktif dalam drama Bidaah.
Baca Juga: Walid yang Sedang Viral di TikTok itu Siapa? Viral Gara-gara 'Bayangkan Muka Walid'!
Dalam alur ceritanya, Walid digambarkan sebagai sosok yang lihai memanipulasi orang-orang dengan kedok dakwah dan ajakan taat kepada Allah dan Rasulullah SAW, padahal ia menjalankan ajaran sesat yang menyimpang jauh dari syariat.
Salah satu adegan yang menuai kecaman sekaligus rasa tak percaya adalah ketika para murid Walid diminta meminum air bekas cucian kakinya demi dianggap memperoleh “berkah”.
Tokoh Walid Muhammad diperankan oleh aktor senior Faizal Hussein, yang ternyata bukan sosok baru di dunia hiburan Malaysia.
Profil Faizal Hussein
Aktor bernama lengkap Mohd Faizal bin Hussein ini lahir di Gombak, Selangor, Malaysia pada tanggal 31 Mei 1967.
Ia memulai debutnya di dunia film sejak usia lima tahun, dalam sebuah film berjudul Darah Panglima yang dirilis pada tahun 1972.
Nama Faizal semakin dikenal luas berkat perannya dalam beberapa film populer Malaysia seperti Crazy Teens, Bunohan, dan MX3.
Dengan karier panjang dan jam terbang tinggi, akting Faizal Hussein dalam Bidaah sukses mencuri perhatian, bahkan membuat karakter Walid terasa sangat meyakinkan sekaligus mengerikan.
Kepiawaian Faizal Hussein dalam membawakan karakter pemimpin sekte dalam Bidaah tak hanya menambah nilai artistik drama tersebut, tapi juga memicu diskusi serius tentang pentingnya literasi agama dan bahaya penyesatan berkedok keagamaan.
Di tengah maraknya konten viral, drama ini seolah menjadi pengingat bahwa tidak semua yang tampak religius selalu benar, dan masyarakat harus tetap kritis dalam menyikapi ajaran-ajaran yang menyimpang.
Kalau kamu penasaran kelanjutannya, pantengin terus update dramanya—dan hati-hati kalau ketemu "Walid" di dunia nyata! (did)
Editor : Didi Agung Eko Purnomo