SOLOBALAPAN.COM - Media sosial dihebohkan dengan beredarnya video drone yang menangkap pemandangan tak biasa di kawasan Bromo Tengger Semeru (TNBTS).
Drone yang diterbangkan di kawasan Gunung Bromo ternyata tak sengaja mengungkap keberadaan ladang ganja yang diduga ditanam di area tersebut.
Dalam video yang viral, warganet menyoroti bahwa menerbangkan drone di Bromo memang tidak murah.
Beberapa bahkan menyebutkan bahwa biaya penerbangan drone bisa mencapai Rp2 juta.
Namun, kali ini biaya tersebut seakan terbayar dengan terungkapnya lokasi yang diduga sebagai ladang ganja tersembunyi.
Unggahan yang diunggah akun @fgbromo di TikTok langsung dibanjiri komentar dari warganet.
Beberapa menilai bahwa larangan menerbangkan drone di Bromo bukan tanpa alasan, mengingat adanya rahasia yang selama ini tersembunyi.
Baca Juga: Yamaha Fazzio Hybrid Vs Honda Scoopy 2024, Pilih Mana? Ini Perbandingan Spesifikasi dan Harganya!
Beberapa komentar warganet yang mencuri perhatian di antaranya:
"Ngga rugi ngedrone bayar dua juta untuk mengungkap kebenaran film dhot design." tulis @fgbromo.
"Kenapa 2 juta? Pasti yang mau nerbangin drone jadi mikir-mikir dan gak jadi... Itu yang nanem daun singkong bisa aja." ungkap @azmiamrullah1.
"Di balik kata ‘Dilarang’ di situ lah ada rahasia yang sangat luar binasaah." komentar @enjuned21.arif.
Baca Juga: Kendala Lokasi, Tarawih Keliling Pemkot Solo di Masjid Sriwedari Ditunda
Kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) memang memiliki aturan ketat terkait penerbangan drone.
Salah satu alasannya adalah untuk melindungi ekosistem dan menghindari gangguan terhadap lingkungan.
Namun, dengan terungkapnya kasus ladang ganja ini, warganet justru semakin penasaran dengan alasan lain di balik larangan tersebut.
Belum ada pernyataan resmi dari pihak berwenang terkait video ini. Jika benar adanya ladang ganja yang ditemukan, maka kasus ini bisa menjadi perhatian serius bagi pihak keamanan untuk melakukan investigasi lebih lanjut.
Apakah kamu setuju bahwa drone seharusnya diperbolehkan untuk membantu mengungkap fakta tersembunyi? Bagikan pendapatmu!
Editor : Nindia Aprilia